
Bola.net - Arema Indonesia IPL tak mampu mempertahankan keunggulannya di babak pertama dan harus puas dengan skor akhir 1-1 ketika menjamu Ayeyawady United di laga pertama penyisihan grup AFC Cup di Stadion Gajayana Malang, Rabu (07/3).
Laga yang dipimpin wasit Ibrahim Mubarak Al-Hosni ini sempat berjalan lambat di menit-menit awal. Selain masih sama-sama menakar kekuatan dan kelemahan lawan, kedua tim berkali-kali melancarkan protes pada kepemimpinan wasit.
Menit ketiga, Arema sempat memiliki peluang emas. Sayang sundulan Putut Waringin Jati masih jatuh tepat di pelukan kiper Ayeyawady, Thiha Si Thu.
Sepuluh menit kemudian, giliran tim tamu yang dua kali memiliki peluang emas melalui Nanda Lin Kyaw Chit dan Miroslav Latiak. Namun, tendangan mereka masih jauh dari gawang Deniss Romanovs.
Menit 18, Putut kembali memiliki peluang emas. Namun, kali ini dia gagal menyundul dengan sempurna umpan silang Roman Chmelo. Dua menit kemudian, Talaohu Abdul Mushafry sukses mencetak gol. Namun, wasit menganulirnya karena Mushafry telah lebih dulu terjebak offside.
Chmleo Roma akhirnya memecah kebuntuan serangan Arema. Sundulan pemain asal Slovakia di menit ke-27, memanfaatkan umpan Musyafry sukses menjebol gawang Ayeyawady.
Hingga babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan 1-0 bagi keunggulan Arema.
Sayang, keunggulan ini harus dibayar mahal. Arema harus bermain dengan 10 orang pemain sejak menit 41. Bek andalan mereka, Gunawan Dwi Cahyo diusir wasit akibat kartu merah setelah melanggar dengan keras penyerang Ayeyawady, Jupiter Yves Ngangue.
Di babak kedua dan bermain dengan 10 orang, pelatih Arema, Dejan Antonic menarik mundur Marko Krasic ke belakang untuk dijadikan pemain bertahan. Namun meski minus satu pemain, serangan Arema cukup menggigit di awal babak kedua ketika Putut mendapat peluang di depan gawang Ayeyawady. Sayang usahanya tak membuahkan hasil, bahkan dirinya harus digantikan Eka Hera di menit ke-55 karena cedera.
Tim tamu perlahan bangkit lewat sundulan Jupiter Yves di menit ke-61. Tetapi usaha Ayeyawady belum bisa memberikan ancaman berarti ke gawang Deniss Romanovs.
Dalam keadaan tertekan petaka datang menghampiri Arema. Berupaya menghalau bola dari kontrol Jupiter, bek muda Fariz Bagus Dhinata malah membuat bola menggelinding melewati garis gawang sendiri. Akibatnya kedudukan kembali imbang 1-1.
Arema bahkan hampir saja tertinggal di menit ke-75, ketika Jupiter berhasil menyundul bola rebound hasil antisipasi Romanovs. Beruntung bagi tuan rumah, sundulan striker bernomor punggung 21 itu masih melambung di atas mistar gawang.
Di menit ke-78, melalui skema serangan balik, Arema berhasil mendapatkan hadiah tendangan bebas dekat dengan kotak penalti lawan, buntut pelanggaran kepada Roman Chmelo. Sayang tendangan bebas Marko Krasic masih sedikit melambung di atas mistar gawang.
Di sisa waktu normal kedua tim berusaha mencari tambahan gol, namun skor imbang 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. (mac/end)
Laga yang dipimpin wasit Ibrahim Mubarak Al-Hosni ini sempat berjalan lambat di menit-menit awal. Selain masih sama-sama menakar kekuatan dan kelemahan lawan, kedua tim berkali-kali melancarkan protes pada kepemimpinan wasit.
Menit ketiga, Arema sempat memiliki peluang emas. Sayang sundulan Putut Waringin Jati masih jatuh tepat di pelukan kiper Ayeyawady, Thiha Si Thu.
Sepuluh menit kemudian, giliran tim tamu yang dua kali memiliki peluang emas melalui Nanda Lin Kyaw Chit dan Miroslav Latiak. Namun, tendangan mereka masih jauh dari gawang Deniss Romanovs.
Menit 18, Putut kembali memiliki peluang emas. Namun, kali ini dia gagal menyundul dengan sempurna umpan silang Roman Chmelo. Dua menit kemudian, Talaohu Abdul Mushafry sukses mencetak gol. Namun, wasit menganulirnya karena Mushafry telah lebih dulu terjebak offside.
Chmleo Roma akhirnya memecah kebuntuan serangan Arema. Sundulan pemain asal Slovakia di menit ke-27, memanfaatkan umpan Musyafry sukses menjebol gawang Ayeyawady.
Hingga babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan 1-0 bagi keunggulan Arema.
Sayang, keunggulan ini harus dibayar mahal. Arema harus bermain dengan 10 orang pemain sejak menit 41. Bek andalan mereka, Gunawan Dwi Cahyo diusir wasit akibat kartu merah setelah melanggar dengan keras penyerang Ayeyawady, Jupiter Yves Ngangue.
Di babak kedua dan bermain dengan 10 orang, pelatih Arema, Dejan Antonic menarik mundur Marko Krasic ke belakang untuk dijadikan pemain bertahan. Namun meski minus satu pemain, serangan Arema cukup menggigit di awal babak kedua ketika Putut mendapat peluang di depan gawang Ayeyawady. Sayang usahanya tak membuahkan hasil, bahkan dirinya harus digantikan Eka Hera di menit ke-55 karena cedera.
Tim tamu perlahan bangkit lewat sundulan Jupiter Yves di menit ke-61. Tetapi usaha Ayeyawady belum bisa memberikan ancaman berarti ke gawang Deniss Romanovs.
Dalam keadaan tertekan petaka datang menghampiri Arema. Berupaya menghalau bola dari kontrol Jupiter, bek muda Fariz Bagus Dhinata malah membuat bola menggelinding melewati garis gawang sendiri. Akibatnya kedudukan kembali imbang 1-1.
Arema bahkan hampir saja tertinggal di menit ke-75, ketika Jupiter berhasil menyundul bola rebound hasil antisipasi Romanovs. Beruntung bagi tuan rumah, sundulan striker bernomor punggung 21 itu masih melambung di atas mistar gawang.
Di menit ke-78, melalui skema serangan balik, Arema berhasil mendapatkan hadiah tendangan bebas dekat dengan kotak penalti lawan, buntut pelanggaran kepada Roman Chmelo. Sayang tendangan bebas Marko Krasic masih sedikit melambung di atas mistar gawang.
Di sisa waktu normal kedua tim berusaha mencari tambahan gol, namun skor imbang 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. (mac/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 18:53Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik Hari Ini
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 18:40Pembagian Grup Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
asia 8 Juni 2026 08:52Cristiano Ronaldo: Fakta-fakta Menarik sang Ikon Sepak Bola Dunia
-
asia 22 Mei 2026 11:35Berapa Koleksi Trofi Cristiano Ronaldo? Ini Daftar Lengkapnya
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 18:18Dasco Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Luhut dan Chatib Basri
-
Liputan6 9 Juni 2026 18:13Jaksa Sebut Program Chromebook Nadiem Salah Sasaran, Ini Alasannya
-
Liputan6 9 Juni 2026 18:00Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri Dipanggil Prabowo
-
Liputan6 9 Juni 2026 17:13Total 17 Dubes Negara Sahabat Serahkan Surat Kepercayaan ke Prabowo
-
Liputan6 9 Juni 2026 17:06Diam Seribu Bahasa, Bupati Muara Enim Dijebloskan ke Tahanan KPK
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:24Menkes Dukung 4 Langkah BGN Tata Ulang Program MBG
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562060/original/009001600_1776775002-IMG_2194.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5763398/original/043311900_1778666345-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5123354/original/056083200_1738810137-ASY_9717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8147456/original/007172100_1781000534-IMG-20260609-WA0044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8146662/original/076035800_1780999594-35836.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7592122/original/028029900_1780374636-budi_gunadi__3_.jpeg)
