
Bola.net - Perjalanan panjang NBL Indonesia musim 2011-2012 tinggal menyisakan satu pertandingan lagi, grand final. Mengalahkan Pelita Jaya Esia Jakarta 71-49 dalam laga semi final kedua, Dell Aspac Jakarta memastikan diri bertemu Satria Muda Britama Jakarta di grand final pada hari ini (29/4).
Pertarungan ketat berlangsung di kuarter pertama. Xaverius Prawiro yang turun sebagai starter berhasil memperbaiki kinerja dengan bermain eksplosif. Bermain penuh selama 10 menit, Xaverius memasukkan dua kali tembakan tiga angka untuk membukukan total sembilan angka di kuarter pertama. Aspac unggul tipis 14-13 di akhir kuarter pertama.
Kuarter kedua menjadi kuarter buntu bagi Pelita Jaya. Tidak satupun tembakan Pelita Jaya dari field goals menghasilkan angka. Pelita Jaya hanya mampu menambah tiga angka dari tembakan bebas. Sementara Aspac berhasil mencetak 16 poin. Salah satu kunci kokohnya pertahanan Aspac adalah masuknya Anggi Arizki yang menggantikan Isman Thoyib. Anggi menjadi palang kokoh yang sulit di tembus Fidyan Dini dan kawan-kawan.
Kelly Purwanto dan kawan-kawan berhasil memperbaiki kinerja di kuarter ketiga. Namun demikian, Aspac masih unggul dalam raihan poin, 18-14. Akurasi benar-benar menjadi masalah utama Pelita Jaya. Pelita Jaya hanya mampu memasukkan tujuh dari 45 kali percobaan.
Kuarter terakhir menjadi puncak performa Aspac. Tim asuhan Tjetjep Firmansyah ini sempat unggul hingga 28 angka. Xaverius akhirnya menjadi pencetak angka terbanyak bagi Aspac dengan 27 poin. Pada kubu Pelita Jaya, Eric Sebayang menjadi pengumpul angka terbanyak dengan 13 angka.
Hasil ini juga membawa Pelita Jaya bertemu Garuda Speedy Bandung untuk perebutan tempat ketiga. Laga tersebut akan dihelat sebelum partai grand final berlangsung. (nbl/kny)
Pertarungan ketat berlangsung di kuarter pertama. Xaverius Prawiro yang turun sebagai starter berhasil memperbaiki kinerja dengan bermain eksplosif. Bermain penuh selama 10 menit, Xaverius memasukkan dua kali tembakan tiga angka untuk membukukan total sembilan angka di kuarter pertama. Aspac unggul tipis 14-13 di akhir kuarter pertama.
Kuarter kedua menjadi kuarter buntu bagi Pelita Jaya. Tidak satupun tembakan Pelita Jaya dari field goals menghasilkan angka. Pelita Jaya hanya mampu menambah tiga angka dari tembakan bebas. Sementara Aspac berhasil mencetak 16 poin. Salah satu kunci kokohnya pertahanan Aspac adalah masuknya Anggi Arizki yang menggantikan Isman Thoyib. Anggi menjadi palang kokoh yang sulit di tembus Fidyan Dini dan kawan-kawan.
Kelly Purwanto dan kawan-kawan berhasil memperbaiki kinerja di kuarter ketiga. Namun demikian, Aspac masih unggul dalam raihan poin, 18-14. Akurasi benar-benar menjadi masalah utama Pelita Jaya. Pelita Jaya hanya mampu memasukkan tujuh dari 45 kali percobaan.
Kuarter terakhir menjadi puncak performa Aspac. Tim asuhan Tjetjep Firmansyah ini sempat unggul hingga 28 angka. Xaverius akhirnya menjadi pencetak angka terbanyak bagi Aspac dengan 27 poin. Pada kubu Pelita Jaya, Eric Sebayang menjadi pengumpul angka terbanyak dengan 13 angka.
Hasil ini juga membawa Pelita Jaya bertemu Garuda Speedy Bandung untuk perebutan tempat ketiga. Laga tersebut akan dihelat sebelum partai grand final berlangsung. (nbl/kny)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
basket 23 Januari 2026 09:13Real Madrid Disebut Siap Gabung Proyek NBA Europe
-
basket 8 Januari 2026 22:02Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
-
basket 6 Januari 2026 19:15IBL Indonesia 2026 Dimulai 10 Januari 2026, Total Gelar 137 Pertandingan
-
basket 19 Desember 2025 09:10Jadwal Lengkap Pertandingan Basket SEA Games 2025 Thailand, 13-19 Desember 2025
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 14:31Prabowo Terima Menhan Jepang, Ini Sejumlah Kerja Sama yang Dibahas
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258322/original/049274100_1781335745-bb91c9ba-4984-46a9-bfd0-3b4006ce3c1a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477733/original/026803200_1687446881-Snapinsta.app_355411731_240141972102411_4417550151096548066_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258126/original/033474700_1781320271-063_2281315144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257912/original/040358800_1781261861-maha7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258061/original/061426400_1781310647-1000289781.jpg)
