
Bola.net - Mantan pemain bintang NBA yang saat ini tergabung dalam USA Pro Ball Alumni berbagi ilmu dengan sejumlah pebasket muda Indonesia dalam coaching clinic di Arena Basket STC Senayan, Jakarta pada hari Selasa (26/6).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian dari ajang kolaborasi eks bintang NBA dengan para bintang National Basketball League (NBL) Indonesia yang bertajuk Flexi NBL Indonesia All-Star 2012 feat. USA Pro Ball Alumni.
Sekitar 50 pebasket muda Indonesia berkesempatan mendapatkan pelatihan dan pengalaman baru dari empat mantan bintang NBA seperti Jason Williams, Vin Baker, Ricky Pierce dan Duane Causwell.
"Coaching clinic ini sangat seru. Selain mendapat ilmu dan pengalaman baru dari para mantan bintang NBA, kami lebih termotivasi untuk bermain basket," kata pebasket muda, Cristopher.
Pebasket dari tim Aspac Junior tersebut mengaku mendapatkan pelatihan yang berbeda dari kegiatan latihan yang selama ini ia lakukan.
"Kami diajari cara menembak, passing bawah, positioning dan juga dribble. Cara mengajar mereka berbeda. Lebih mendasar," kata pebasket yang mengidolakan Williams tersebut. "Saya dapat latihan dribble dari Jason Williams. Ia pemain yang mempunyai teknik hebat."
Senada dengan Cristopher, pebasket putri dari SMA 116 Ragunan, Christie Apriyani mengaku senang mendapatkan pengalaman berharga dari para mantan bintang NBA tersebut.
"Ini merupakan pengalaman yang bagus karena kami bisa mendapatkan ilmu dan berbagi dengan pemain asing. Belum tentu kami bisa mendapatkan kesempatan seperti ini lagi," kata Christie.
"Mereka memberi pelatihan yang lebih mendasar yang justru sering terlewatkan ketika latihan. Hal itu sebenarnya yang harus dikuasai, jangan sampai terlewatkan," kata pebasket yang bergabung dalam klub Pokeba tersebut.
Sementara itu, pelatih legendaris NBA Lucius Allen, yang ikut serta memberikan pelatihan bersama USA Pro Ball Alumni menyambut baik antusias para pebasket muda Indonesia.
"Mereka mempunyai talenta dan pengendalian bola yang sangat bagus. Untuk level seperti mereka, bukan kemampuan menembak yang utama, namun teknik yang perlu dikuasai. Mereka sangat antusias dan semangat mengikuti pelatihan ini," kata Allen.
Mantan rekan satu tim Kareem Abdul Jabar di Milwaukee Bucks tersebut mengatakan pebasket muda Indonesia harus menikmati permainan, bekerja keras dalam latihan dan berusaha untuk mengembangkan teknik permainan agar bisa menjadi pebasket yang handal.
"Coba lakukan hal yang belum kamu kuasai. Saya dulu kurang bagus menggunakan tangan kiri saya. Namun setelah latihan serius saya bisa menggunakan tangan kiri dengan baik," kata Allen. "Dalam bola basket, jangan coba-coba melakukan gerakan, jika kamu tidak menguasai gerakan tersebut. Kalian harus melatihnya terlebih dulu."
Allen mengaku masih sering bermain bola basket kendati sudah berumur 64 tahun. "Basket adalah olah raga yang hebat. Saya masih sering pergi ke lapangan untuk bermain walaupun lompatan saya sudah tidak bagus lagi. Saya sekarang jauh lebih lambat," canda Allen.
Allen memberi satu saran kepada pebasket Indonesia untuk bisa menguasai gerakan tertentu. "Kalian bisa lihat gerakan para pemain lewat rekaman video. Pelajari gerakan mereka. Pelajari terlebih dahulu satu gerakan dan kemudian kuasai gerakan itu, setelah itu pelajari dan kuasai lagi gerakan yang lain satu per satu," kata Allen.
Bintang USA Pro Ball Alumni tersebut akan berkolaborasi dengan dua tim NBL All-Star di C-Tra Arena Bandung, 27 Juni dan DBL Arena Surabaya 30 Juni mendatang. (ant/kny)
Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian dari ajang kolaborasi eks bintang NBA dengan para bintang National Basketball League (NBL) Indonesia yang bertajuk Flexi NBL Indonesia All-Star 2012 feat. USA Pro Ball Alumni.
Sekitar 50 pebasket muda Indonesia berkesempatan mendapatkan pelatihan dan pengalaman baru dari empat mantan bintang NBA seperti Jason Williams, Vin Baker, Ricky Pierce dan Duane Causwell.
"Coaching clinic ini sangat seru. Selain mendapat ilmu dan pengalaman baru dari para mantan bintang NBA, kami lebih termotivasi untuk bermain basket," kata pebasket muda, Cristopher.
Pebasket dari tim Aspac Junior tersebut mengaku mendapatkan pelatihan yang berbeda dari kegiatan latihan yang selama ini ia lakukan.
"Kami diajari cara menembak, passing bawah, positioning dan juga dribble. Cara mengajar mereka berbeda. Lebih mendasar," kata pebasket yang mengidolakan Williams tersebut. "Saya dapat latihan dribble dari Jason Williams. Ia pemain yang mempunyai teknik hebat."
Senada dengan Cristopher, pebasket putri dari SMA 116 Ragunan, Christie Apriyani mengaku senang mendapatkan pengalaman berharga dari para mantan bintang NBA tersebut.
"Ini merupakan pengalaman yang bagus karena kami bisa mendapatkan ilmu dan berbagi dengan pemain asing. Belum tentu kami bisa mendapatkan kesempatan seperti ini lagi," kata Christie.
"Mereka memberi pelatihan yang lebih mendasar yang justru sering terlewatkan ketika latihan. Hal itu sebenarnya yang harus dikuasai, jangan sampai terlewatkan," kata pebasket yang bergabung dalam klub Pokeba tersebut.
Sementara itu, pelatih legendaris NBA Lucius Allen, yang ikut serta memberikan pelatihan bersama USA Pro Ball Alumni menyambut baik antusias para pebasket muda Indonesia.
"Mereka mempunyai talenta dan pengendalian bola yang sangat bagus. Untuk level seperti mereka, bukan kemampuan menembak yang utama, namun teknik yang perlu dikuasai. Mereka sangat antusias dan semangat mengikuti pelatihan ini," kata Allen.
Mantan rekan satu tim Kareem Abdul Jabar di Milwaukee Bucks tersebut mengatakan pebasket muda Indonesia harus menikmati permainan, bekerja keras dalam latihan dan berusaha untuk mengembangkan teknik permainan agar bisa menjadi pebasket yang handal.
"Coba lakukan hal yang belum kamu kuasai. Saya dulu kurang bagus menggunakan tangan kiri saya. Namun setelah latihan serius saya bisa menggunakan tangan kiri dengan baik," kata Allen. "Dalam bola basket, jangan coba-coba melakukan gerakan, jika kamu tidak menguasai gerakan tersebut. Kalian harus melatihnya terlebih dulu."
Allen mengaku masih sering bermain bola basket kendati sudah berumur 64 tahun. "Basket adalah olah raga yang hebat. Saya masih sering pergi ke lapangan untuk bermain walaupun lompatan saya sudah tidak bagus lagi. Saya sekarang jauh lebih lambat," canda Allen.
Allen memberi satu saran kepada pebasket Indonesia untuk bisa menguasai gerakan tertentu. "Kalian bisa lihat gerakan para pemain lewat rekaman video. Pelajari gerakan mereka. Pelajari terlebih dahulu satu gerakan dan kemudian kuasai gerakan itu, setelah itu pelajari dan kuasai lagi gerakan yang lain satu per satu," kata Allen.
Bintang USA Pro Ball Alumni tersebut akan berkolaborasi dengan dua tim NBL All-Star di C-Tra Arena Bandung, 27 Juni dan DBL Arena Surabaya 30 Juni mendatang. (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Basket 23 Januari 2026 09:13Real Madrid Disebut Siap Gabung Proyek NBA Europe
-
Basket 13 Juni 2025 17:07Jadwal dan Link Streaming NBA Finals 2025: Thunder vs Pacers di Vidio
-
Basket 10 Juni 2025 12:28Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 23:21Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
BERITA LAINNYA
-
basket 23 Januari 2026 09:13Real Madrid Disebut Siap Gabung Proyek NBA Europe
-
basket 8 Januari 2026 22:02Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
-
basket 6 Januari 2026 19:15IBL Indonesia 2026 Dimulai 10 Januari 2026, Total Gelar 137 Pertandingan
-
basket 19 Desember 2025 09:10Jadwal Lengkap Pertandingan Basket SEA Games 2025 Thailand, 13-19 Desember 2025
-
basket 12 Desember 2025 10:02Daftar Pemain Timnas Basket Indonesia di SEA Games 2025 Thailand
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 23:51Chatib Basri: Pelemahan Rupiah Dapat Picu Kenaikan Harga
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:20Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Lampung Barat Besok
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:00KPK dan Polri Investigasi Bersama Kasus Korupsi, Ini Alasannya
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8170070/original/040886200_1781025604-138792.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136481/original/050452400_1739862534-WhatsApp_Image_2025-02-18_at_12.19.46_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8163339/original/069222900_1781018082-1000927478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5095099/original/035419100_1736914807-Screenshot_20250115_094031_YouTube.jpg)
