Indonesia Warriors Waspadai Trisula Impor Saigon Heat

23-04-2013 13:10


Indonesia Warriors Waspadai Trisula Impor Saigon Heat
Asean Basketball League. ABL

Bola.net - Pelatih Indonesia Warriors, John Todd Purves, mengaku mewaspadai pemain-pemain impor Saigon Heat, saat kedua tim berhadapan dalam laga lanjutan Liga Bola Basket ASEAN (ABL) 2013 di Tan Binh Stadium, Ho Chi Minh, Vietnam, Rabu (24/4).

"Para pemain impor yang ada di kubu Heat, perlu diwaspadai," kata Purves saat dihubungi Antara dari Jakarta, Selasa.

Pemain impor yang dimaksud Purves adalah Dior Lowhorn dan David Palmer yang merupakan penghuni tiga besar daftar pemain dengan rata-rata poin per pertandingan tertinggi di ABL musim ini.

Lowhorn yang berposisi "power forward" merupakan pemain yang memiliki rata-rata poin tertinggi, dengan catatan 26,67 angka per pertandingan.

Palmer menorehkan catatan 18,46 poin per pertandingan, hanya terpaut 0,47 poin dari center andalan Sports Rev Thailand Slammers, Christien Charles, yang memiliki catatan 18,93 per laga.

Selain di area mencetak angka, Palmer boleh dibilang tergolong pemain yang cukup lengkap karena juga berada di papan atas daftar pengoleksi rebounds terbanyak dengan rata-rata 12,69 kali "rebounds" per laga atau di posisi keempat dan akurasi tembakan tiga angka yang mencapai 43,06 persen.

Selain dua pemain impor berasal dari Amerika Serikat tersebut, Heat juga diperkuat oleh seorang pemain Filipina yang kerap menyajikan umpan-umpan cantik dan matang kepada rekan-rekannya, yaitu Jose Antonio 'Jai' Reyes.

Pemain berusia 25 tahun tersebut, saat ini di peringkat kedua daftar pengirim assists terbanyak ABL dengan catatan 6,14 kali per laga dan menempati posisi kelima dalam hal mempimpin turnovers dengan catatan 3,07 kali per pertandingan dan memiliki rata-rata mencetak 12,43 setiap laga.

Meski demikian, Purves mengaku tak banyak menyiapkan strategi khusus untuk para pemain impor tersebut.

Selain itu, Purves juga mengaku tidak terlalu ambil pusing soal rendahnya akurasi tembakan para pemainnya, yang menjadi salah satu penyebab kekalahan mereka dalam laga terakhir melawan Dragons di Kuala Lumpur pada 12 April 2013.

"Kami membangun tim ini lebih banyak pada pertahanan dan persoalan fisik, maka tidak kaget apabila urusan akurasi menembak cukup rendah, meski demikian kami tetap harus meningkatkan kemampuan di wilayah tersebut," kata dia.

Indonesia Warriors, saat ini di posisi kedua klasemen sementara ABL dengan catatan 12 kali menang dan empat kali kalah (75 persen), tertinggal dari pemuncak San Miguel Beermen yang berhasil merebut 13 kemenangan dari 16 kali bertanding (81 persen).

Heat, meskipun memiliki beberapa pemain dengan kemampuan individual yang menawan, secara tim mereka harus puas di peringkat juru kunci klasemen sementara akibat baru memenangi tiga dari 15 kali laga (20 persen). (ant/opw)

Akses Bola.net melalui http://m.bola.net pada browser ponsel Anda.





Lihat Berita Basket

- - -