Tampil Gemilang, Lin Gagal Pimpin Knicks Kalahkan Hornets

Tampil Gemilang, Lin Gagal Pimpin Knicks Kalahkan Hornets
Jeremy Lin (kiri) gagal menangkan Knicks © AFP
Bola.net - Meski tampil cemerlang dengan menyumbang 26 angka, Jeremy Lin kali ini gagal mengantar kemenangan tuan rumah New York Knicks setelah dikalahkan New Orleans Hornett 85-89 dalam lanjutan kompetisi basket NBA, Jumat (Sabtu WIB).

Kekalahan tersebut mengakhiri rangkaian tujuh kali kemenangan beruntun Knicks.

Lin, pemain keturunan Taiwan yang mendadak menjadi idola baru setelah sukses mengantar kemenangan beruntun Knicks, kembali tampil sebagai penyumbang angka terbanyak, yaitu 26 angka, sama dengan angka yang raih rekan satu timnya Amare Stoudemire.

Meski menyumbang angka tertinggi, sebaliknya Lin juga membuat paling banyak kesalahan, yaitu sembilan kali.

"Saya tampil agak tegang dan sembrono saat menguasai bola," kata Lin usai pertandingan.

"Sekarang saya harus berjuang agar bisa tampil lebih sabar," katanya.

Lin tampil sebagai idola baru setelah namanya mencuat ke permukaan berkat penampilan gemilangnya yang membuat Knicks mencatat enam kemenangan secara beruntun.

Padahal sebelumnya, Lin tidak banyak dilirik dan lebih sering duduk di bangku cadangan.

Selain mencetak angka terbanyak, pemain dengan posisi point guard yang kedua orang tuanya berasal dari Taiwan itu, juga menyumbang lima assist dan empat "steal".

"Semua orang memberi pujian kepada saya dalam tujuh pertandingan terakhir dan saya merasa bahwa pada pertandingan ini, saya kembali harus mampu mengantar kemenangan tim," kata Lin.

"Tapi kali ini kami mencatat hasil mengecewakan karena kami seharusnya bisa meraih kemenangan karena tampil baik," katanya menambahkan.

Dalam enam pertandingan terakhir, Lin mulai menarik perhatian dunia karena selalu menjadi pencetak angka tertinggi untuk Knicks dan juga menjadi penentu kemenangan timnya, termasuk ketika lemparan tiga angkanya pada detik-detik terakhir, memastikan kemenangan atas Toronto.

Ia juga memberikan andil besar dengan melakukan mencatat 13 assist sehingga tujuh rekannya mampu mencetak angka diatas sepuluh angka saat menang telak atas Sacramento.

Pelatih Knicks, Mike D'Antoni menolak anggapan bahwa kekalahan tersebut akan menjadi akhir dari penampilan gemilang Lin yang dijuluki dengan plesetan "Lin-sanity" (Kegilaan Lin).

"Saya tidak yakin kalau kekalahan ini akan mengubah segalanya. Ia (Lin) adalah pemain yang cerdas dan tahu yang dilakukan. Saya juga tidak yakin kalau ia berharap bisa memenangi setiap pertandingan," kata D'Antoni.

Menurut Lin, jika pemain andalan Knicks Carmelo Anthony sudah pulih dari cedera dan bergabungnya J.R Smith, hal itu tidak akan mengubah semangat juangnya, tapi perlu dilakukan penyesuaian dalam strategi pertandingan.

"Saya akan tampil dengan semangat juang yang sama untuk tampil menyerang dan agresif. Saya berharap bisa tampil lebih efisien. Adalah hal yang bagus jika Anda punya banyak senjata dan lebih banyak pengatur serangan," katanya.

Meski rangkaian kemenangann Knicks terhenti, fenomena "Lin-sanity" justru semakin tidak terbendung setelah para penggemar melihat bahwa tim mereka yang biasanya hanya tim papan tengah, mendadak tampil sebagai kekuatan yang ditakuti setelah secara gemilang menghentikan rangkaian kemenangan Los Angeles Lakers.

Fokus perhatian para penggemar basket NBA mulai terarah kepada Lin dan Knicks setiap kali mereka bertanding. (ant/row)

Berita Terkait