
Bola.net - Keinginan tim basket Universitas Surabaya (Ubaya) mengawinkan gelar juara Libamanas 2012, gagal terwujud. Keberhasilan tim putri menekuk Universitas Pelita Harapan (UPH) di partai final dengan skor 77-64, tidak berlanjut di sektor putra. Arif Hidayat dan kawan-kawan dipaksa mengakui ketangguhan Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) Bandung dengan skor tipis 74-73 di Hall Basket Senayan, Jakarta, Senin(20/2) malam.
Meski gagal mengawinkan gelar, namun Ubaya tetap mendapatkan juara ganda. Itu setelah Gabriel Sophia dan Arif Hidayat dinobatkan sebagai most valuable player (MVP). Sementara pelatih ITHB, Recky Kurniawan, ditahbiskan sebagai pelatih terbaik. Namun, gelar MVP tersebut tak bisa menutupi kekecewaan Arif. Jebolan kompetisi basket pelajar terbesar di tanah air Honda DBL Indonesia tersebut lebih senang jika timnya mampu mengangkat trofi juara.
“Sejujurnya, saya sangat kecewa. Saya tak masalah tidak bisa menjadi MVP asalkan Ubaya bisa menjadi juara. Rasanya gelar ini sangat percuma karena kami gagal menjadi juara. Kami kurang konsisten di pertandingan tadi (tadi malam),” terang Arif saat ditemui Bola.net setelah pertandingan.
Kemenangan ITHB tentu disambut suka cita para pemain dan ofisial. Pasalnya, mereka memang memetik kemenangan dengan susah payah. Asisten pelatih ITHB, Yosef Pratiknyo menyatakan, anak asuhnya menang di defense. Terutama di kuarter keempat ketika mereka harus bersusah payah membangun keunggulan.
“Sejak awal kami terus menekankan kepada anak-anak untuk lebih disiplin di defense. Kami sudah menduga bahwa Ubaya akan tampil dengan karakter aslinya yang pantang menyerah. Akhirnya, itu terbukti di pertandingan barusan,” tegas Yosef.
Di sisi lain, partai final tersebut mendapat apresiasi dari Menpora, Andi Alifian Mallarangeng. Hadirnya tiga tim dari luar Jakarta di partai final dianggapnya sebagai indikasi meratanya basket di Tanah Air. Jika persaingan antar kampus di Indonesia kian merata, tentu banyak manfaat yang bisa dipetik oleh basket Indonesia secara keseluruhan.
“Di level pelajar, DBL sudah merata Indonesia. Sekarang Libamanas yang menunjukkan persaingan sengit. Bahkan, NBL sekarang juga lebih ketat. Kalau hal itu terus bertahan, tak lama lagi kita bisa menyalip Filipina. Apalagi, sebentar lagi juga akan ada liga basket untuk putri. Ini hal yang sangat bagus untuk kemajuan basket Indonesia,” ucap Andi. (esa/Rev)
Meski gagal mengawinkan gelar, namun Ubaya tetap mendapatkan juara ganda. Itu setelah Gabriel Sophia dan Arif Hidayat dinobatkan sebagai most valuable player (MVP). Sementara pelatih ITHB, Recky Kurniawan, ditahbiskan sebagai pelatih terbaik. Namun, gelar MVP tersebut tak bisa menutupi kekecewaan Arif. Jebolan kompetisi basket pelajar terbesar di tanah air Honda DBL Indonesia tersebut lebih senang jika timnya mampu mengangkat trofi juara.
“Sejujurnya, saya sangat kecewa. Saya tak masalah tidak bisa menjadi MVP asalkan Ubaya bisa menjadi juara. Rasanya gelar ini sangat percuma karena kami gagal menjadi juara. Kami kurang konsisten di pertandingan tadi (tadi malam),” terang Arif saat ditemui Bola.net setelah pertandingan.
Kemenangan ITHB tentu disambut suka cita para pemain dan ofisial. Pasalnya, mereka memang memetik kemenangan dengan susah payah. Asisten pelatih ITHB, Yosef Pratiknyo menyatakan, anak asuhnya menang di defense. Terutama di kuarter keempat ketika mereka harus bersusah payah membangun keunggulan.
“Sejak awal kami terus menekankan kepada anak-anak untuk lebih disiplin di defense. Kami sudah menduga bahwa Ubaya akan tampil dengan karakter aslinya yang pantang menyerah. Akhirnya, itu terbukti di pertandingan barusan,” tegas Yosef.
Di sisi lain, partai final tersebut mendapat apresiasi dari Menpora, Andi Alifian Mallarangeng. Hadirnya tiga tim dari luar Jakarta di partai final dianggapnya sebagai indikasi meratanya basket di Tanah Air. Jika persaingan antar kampus di Indonesia kian merata, tentu banyak manfaat yang bisa dipetik oleh basket Indonesia secara keseluruhan.
“Di level pelajar, DBL sudah merata Indonesia. Sekarang Libamanas yang menunjukkan persaingan sengit. Bahkan, NBL sekarang juga lebih ketat. Kalau hal itu terus bertahan, tak lama lagi kita bisa menyalip Filipina. Apalagi, sebentar lagi juga akan ada liga basket untuk putri. Ini hal yang sangat bagus untuk kemajuan basket Indonesia,” ucap Andi. (esa/Rev)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
basket 23 Januari 2026 09:13Real Madrid Disebut Siap Gabung Proyek NBA Europe
-
basket 8 Januari 2026 22:02Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
-
basket 6 Januari 2026 19:15IBL Indonesia 2026 Dimulai 10 Januari 2026, Total Gelar 137 Pertandingan
-
basket 19 Desember 2025 09:10Jadwal Lengkap Pertandingan Basket SEA Games 2025 Thailand, 13-19 Desember 2025
-
basket 12 Desember 2025 10:02Daftar Pemain Timnas Basket Indonesia di SEA Games 2025 Thailand
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 15:52IHSG Terbang 7% dan Rupiah Sentuh 18.000 terhadap Dolar AS
-
Liputan6 9 Juni 2026 15:34Korban Penipuan Umrah Hanania Group Tembus 687 Orang
-
Liputan6 9 Juni 2026 14:52Korban Curanmor Bisa Ambil Motor Gratis, Cukup Bawa 2 Dokumen ini
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:50IHSG Sesi Kedua Melonjak 4,5%
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:16Wamenkum Ungkap Alasan RUU Polri Dibahas Singkat
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:40Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497595/original/070518800_1770638545-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7180592/original/049571200_1779975633-IMG_9839.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8139323/original/059171500_1780991574-WhatsApp_Image_2026-06-09_at_14.35.50.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8133975/original/022875900_1780985815-IMG_2707.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
