WNBL Indonesia Digelar Maret 2012
21-02-2012 19:15
Azrul Ananda, komisioner NBL dan WNBL Indonesia © Sportiplus
Bola.net - Lima tim dipastikan turun pada kompetisi Women National Basketball League (WNBL) Indonesia yang pelaksanaannya akan digabung dengan kompetisi National Basketball League (NBL) Indonesia yang rencananya digelar di Surabaya, 14 Maret mendatang.
Tim yang memastikan dirinya turun pada kompetisi yang sebelumnya bernama Kobanita dan telah vakum sejak 2008 itu adalah Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta, Surabaya Fever, Sritex Dragons Solo, Sahabat Semarang dan Rajawali-Tunas Mojang Jawa Barat.
"Sejak kami mengambil alih NBL, banyak pihak termasuk PB Perbasi menginginkan agar kami mengelola liga perempuan yang sebelumnya vakum. Dan saat inilah kesempatan itu hadir," kata Direktur PT. DBL Indonesia serta komisioner NBL dan WNBL, Azrul Ananda.
Menurutnya untuk mencari tim yang akan turun dinilai tidak begitu mudah karena sebelumnya banyak yang vakum dan hanya bertanding di kompetisi lokal. Namun dengan tekad dan kesiapan dan pemilik tim akhirnya WNBL Indonesia resmi bisa digelar.
Semua tim yang turun pada WNBL Indonesia pernah turun di Kobanita dan Divisi I. Namun khusus untuk pemain selain dari binaan langsung masing-masing klub juga berasal dari pemain yang turun di kompetisi DBL maupun dari Libamanas.
"Setiap tahun ribuan pemain putri bertanding di DBL. Sebagian dari jumlah itu layak masuk kompetisi tertinggi. Kami berharap dengan kembali digelarnya kompetisi banyak pemain muda potensial," tambah Azrul.
Ia menjelaskan, WNBL Indonesia akan bertanding di dua seri dan satu championship series. Untuk seri reguler dilakukan di Surabaya, 14-18 Maret, seri di Jakarta dan championship di Yogyakarta, 28 April mendatang.
Selama babak reguler, satu tim akan bermain dua kali. Sedangkan peringkat satu dan dua akan menjalani pertandingan final satu hari sebelum champions series NBL 2011/2012.
Bergulirnya WNBL Indonesia disambut baik oleh pemilik klub yang akan turun di kompetisi tertinggi di Indonesia itu. Selama ini beberapa klub yang ada hanya terus berlatih dan jarang melakukan pertandingan yang levelnya lebih tinggi.
"Selama ini kami hanya bertanding di Divisi I DKI Jakarta. Lingkupnya sangat kecil. Dengan adanya kompetisi ini jelas sangat menguntungkan bagi tim maupun pembinaan," kata pemilik tim Tomang Sakti, Hasan Gozali.
Hal yang sama dikatakan pemilik tim Sahabat Semarang, Poa Seng Goeng. Menurutnya digelarnya kembali sebuah liga basket wanita merupakan angin segar bagi pemain yang selama ini terus berlatih merasakan iklim kompetisi tertinggi.
"Selama ini mereka hanya bermain di kompetisi pelajar dan Libamanas. Dengan adanya WNBL, jelas iklim kompetisinya akan berbeda," tuturnya usai peresmian WNBL Indonesia di Jakarta. (ant/kny)
Tim yang memastikan dirinya turun pada kompetisi yang sebelumnya bernama Kobanita dan telah vakum sejak 2008 itu adalah Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta, Surabaya Fever, Sritex Dragons Solo, Sahabat Semarang dan Rajawali-Tunas Mojang Jawa Barat.
"Sejak kami mengambil alih NBL, banyak pihak termasuk PB Perbasi menginginkan agar kami mengelola liga perempuan yang sebelumnya vakum. Dan saat inilah kesempatan itu hadir," kata Direktur PT. DBL Indonesia serta komisioner NBL dan WNBL, Azrul Ananda.
Menurutnya untuk mencari tim yang akan turun dinilai tidak begitu mudah karena sebelumnya banyak yang vakum dan hanya bertanding di kompetisi lokal. Namun dengan tekad dan kesiapan dan pemilik tim akhirnya WNBL Indonesia resmi bisa digelar.
Semua tim yang turun pada WNBL Indonesia pernah turun di Kobanita dan Divisi I. Namun khusus untuk pemain selain dari binaan langsung masing-masing klub juga berasal dari pemain yang turun di kompetisi DBL maupun dari Libamanas.
"Setiap tahun ribuan pemain putri bertanding di DBL. Sebagian dari jumlah itu layak masuk kompetisi tertinggi. Kami berharap dengan kembali digelarnya kompetisi banyak pemain muda potensial," tambah Azrul.
Ia menjelaskan, WNBL Indonesia akan bertanding di dua seri dan satu championship series. Untuk seri reguler dilakukan di Surabaya, 14-18 Maret, seri di Jakarta dan championship di Yogyakarta, 28 April mendatang.
Selama babak reguler, satu tim akan bermain dua kali. Sedangkan peringkat satu dan dua akan menjalani pertandingan final satu hari sebelum champions series NBL 2011/2012.
Bergulirnya WNBL Indonesia disambut baik oleh pemilik klub yang akan turun di kompetisi tertinggi di Indonesia itu. Selama ini beberapa klub yang ada hanya terus berlatih dan jarang melakukan pertandingan yang levelnya lebih tinggi.
"Selama ini kami hanya bertanding di Divisi I DKI Jakarta. Lingkupnya sangat kecil. Dengan adanya kompetisi ini jelas sangat menguntungkan bagi tim maupun pembinaan," kata pemilik tim Tomang Sakti, Hasan Gozali.
Hal yang sama dikatakan pemilik tim Sahabat Semarang, Poa Seng Goeng. Menurutnya digelarnya kembali sebuah liga basket wanita merupakan angin segar bagi pemain yang selama ini terus berlatih merasakan iklim kompetisi tertinggi.
"Selama ini mereka hanya bermain di kompetisi pelajar dan Libamanas. Dengan adanya WNBL, jelas iklim kompetisinya akan berbeda," tuturnya usai peresmian WNBL Indonesia di Jakarta. (ant/kny)
Akses Bola.net melalui
http://m.bola.net
pada browser ponsel Anda.

PERISTIWA | DUNIA
- PPATK: Ada 20 transaksi pencucian uang Nazaruddin
- Sidang pembelaan dalang bom buku ditunda
- Pria ini tetap hidup meski dua bulan terbenam salju
- Rapat kerja Komisi III dengan PPATK sepi peminat
- Cak Imin bantah minta jatah lebaran ke Dharnawati
- Muhaimin tebar senyum di Pengadilan Tipikor
- Umar Patek bantah ikut rencanakan bom Bali
- John Kei resmi laporkan 3 Perwira ke Propam Polri
- Gempa 5,3 goyang Tapanuli Selatan
- Menpora bantah minta jatah 8% proyek Wisma Atlet



