Mata Tak Terima Spanyol Pulang Lebih Awal
31-07-2012 11:40
| Juan Mata
Juan Mata © AFP
Bola.net - Juan Mata masih belum bisa menerima kenyataan Spanyol tersingkir dari perebutan medali emas Olimpiade. Menurut Mata, Spanyol bisa lebih baik dari sekedar menelan dua kekalahan di laga awal.
Menjadi salah satu kandidat kuat untuk meraih medali emas, Spanyol malah harus mengepak koper lebih awal. Dua kekalahan beruntun dari Jepang dan Honduras memupuskan harapan La Roja meraih emas.
Mata menyayangkan kegagalan Spanyol tetapi tak lupa berterima kasih kepada fans yang setia memberikan dukungan. Melalui akun Twitter miliknya, gelandang Chelsea ini juga berharap Spanyol bisa memetik pelajaran dari kegagalan ini.
"Sayang sekali, saya percaya jika tim ini layak mendapatkan yang lebih baik. Kami harus memetik pelajaran dan bangkit dari kekalahan," kicau Mata lewat akun Twitter miliknya.
Mata yang turut andil saat Spanyol meraih trofi Euro lalu juga meminta timnya tetap profesional di laga berikutnya. Laga terakhir melawan Maroko di grup D, Rabu (01/8) tidak akan berpengaruh kepada Spanyol yang sudah dipastikan tersingkir. (gl/mac)
Menjadi salah satu kandidat kuat untuk meraih medali emas, Spanyol malah harus mengepak koper lebih awal. Dua kekalahan beruntun dari Jepang dan Honduras memupuskan harapan La Roja meraih emas.
Mata menyayangkan kegagalan Spanyol tetapi tak lupa berterima kasih kepada fans yang setia memberikan dukungan. Melalui akun Twitter miliknya, gelandang Chelsea ini juga berharap Spanyol bisa memetik pelajaran dari kegagalan ini.
"Sayang sekali, saya percaya jika tim ini layak mendapatkan yang lebih baik. Kami harus memetik pelajaran dan bangkit dari kekalahan," kicau Mata lewat akun Twitter miliknya.
Mata yang turut andil saat Spanyol meraih trofi Euro lalu juga meminta timnya tetap profesional di laga berikutnya. Laga terakhir melawan Maroko di grup D, Rabu (01/8) tidak akan berpengaruh kepada Spanyol yang sudah dipastikan tersingkir. (gl/mac)
Akses Bola.net melalui
http://m.bola.net
pada browser ponsel Anda.

PERISTIWA | DUNIA
- Kejagung: Pelaku sudah meninggal, kasus '65 sulit diusut
- JK-Ical hadiri buka puasa bersama Partai Golkar
- Arpan tewas diserempet kereta
- Rieke siap jadi cagub atau cawagub di Jawa Barat
- Tidak bisa berkeringat, bocah ini hidup di depan kipas angin
- SBY: Transfer ke daerah akan lampaui Rp 500 T
- Oesman Sapta bisa jadi tersangka kasus pemukulan
- Pengacara: Amran tidak memeras Hartati Murdaya
- 66 Imigran asal Iran-Irak di Surabaya kabur saat dipindahkan
- Yusril turun tangan dampingi nenek 78 tahun di pengadilan



