
Ketika Final Piala Asia 2011 dipanggungkan, Jepang dan Australia sama-sama ngotot untuk menorehkan sejarah, maka tak heran jalannya laga langsung bertempo cepat setelah wasit meniup peluit kick off.
Australia melakukan gebrakan cepat, Harry Kewell langsung menjadi pemain pertama yang melakukan shoot on goal ketika tembakan keras dari luar kotak penaltinya masih mampu diamankan oleh kiper Jepang, Kawashima.
McKay kembali menghadirkan ancaman bagi pertahanan Jepang ketika ia menemukan ruang yang cukup terbuka di samping kiri, namun tembakannya masih melebar saja.
Jepang kemudian balik memegang kendali, serunya laga mulai terasa ketika Samurai Biru bisa mengimbangi dengan juga sering menebar serangan, dan akhirnya kedua belah tim pun mampu saling jual beli serangan.
Mulai dari Endo dan Keisuke Honda beberapa kali kerap merepotkan pertahanan dari Australia, sayangnya ketika wasit meniup peluit tanda interval 45 menit babak pertama tetap saja skor masing 0-0.
Babak kedua kembali dimulai sesaat kemudian Australia kian trengginas demi ambisi menjadi juara Piala Asia untukn kali perdananya, Kewell dan Cahill menjadi tokoh utama dengan peluang-peluang mereka.
Gelandang Australia, Wilkshire, melepaskan umpan silang yang membahayakan kiper Jepang dan menghadirkan situasi kemelut di garis gawang, bola sempat diklaim pemain Aussie telah melewati garis, namun wasit tak bergeming.
Tak patah arang dengan hal itu, pasukan negeri kanguru terus tancap gas, Jepang sempat tertekan, namun sesekali juga melakukan serangan balik, salah satunya tembakan jarak jauh Honda yang masih bisa ditepis Schwarzer.
Kiper Jepang Kawashima nampaknya layak dijadikan sebagai kandidat man of the match laga ini, tercatat dua kali ia mengagalkan peluang yang begitu matang dari Harry Kewell, mantan pemain Leeds tersebut sempat menyerobot bola pendek bek Jepang, namun sang kiper menggagalkan aksinya.
90 menit laga berakhir waktu normal, skor masih tetap 0-0 tak pelak wasit memberikan babak tambahan ekstra, di 15 menit babak tambahan pertama Jepang bisa dibilang begitu beruntung.
Dua kali penyelamatan kiper Kawashima yang terbilang luar biasa membuat mereka selamat, dan belum terjebol gawangnya oleh Australia.
Robbie Kruse yang baru saja masuk sebagai pengganti Kewell menanduk bola crossing Bret Emerton, namun Kawashima mampu meninju bola yang 90 persen harusnya sudah mengarah masuk.
Gol akhirnya tercipta di babak kedua waktu tambahan, sebuah skenario serangan balik Jepang dari sisi kiri lapangan, membuat Yuto Nagatomo mampu mengirimkan umpan silang ke kotak penalti.
Pemain pengganti Tadanari Lee yang berdiri bebas dan tak terkawal, menyambut bola crossing tersebut dengan sebuah sepakan first time yang cantik, bola menembus gawang Scwarzer yang hanya bisa terkesima.
Ketika wasit meniup peluit panjang, para pemain Samurai Biru langsung berhamburan merayakan kemenangan mereka, Jepang bersama Alberto Zaccheroni berhasil menorehkan sejarah baru, Jepang menjadi negara yang paling banyak mengoleksi gelar juara Piala Asia yakni sebanyak 4 kali. (bola/lex)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 23 Agustus 2026 19:00Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
-
Liga Italia 23 Agustus 2026 18:30Mantap! Como Segera Datangkan Mantan Bek Manchester United
-
Liga Inggris 23 Agustus 2026 18:00Absen Lawan Hull City, Seberapa Parah Cedera Amad Diallo?
-
Liga Spanyol 23 Agustus 2026 17:30Bawa Real Madrid Bekuk Espanyol, Jose Mourinho Sanjung Habis Carlos Espi
-
Liga Inggris 23 Agustus 2026 17:00Gabung MU, Ini Nomor Punggung yang Bisa Dikenakan Carlos Baleba
-
Liga Inggris 23 Agustus 2026 16:37Kabar Baik MU! Carlos Baleba Sudah Lolos Tes Medis dan Teken Kontrak!
BERITA LAINNYA
-
bola dunia lainnya 22 Agustus 2026 12:24Lionel Messi Didenda MLS karena Menampar Pemain Philadelphia Union
-
bola dunia lainnya 17 Agustus 2026 07:19Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun: Ini Mungkin Tahun Terakhir Saya
-
bola dunia lainnya 13 Agustus 2026 16:17Pertandingan Pertama Lionel Messi Setelah Sang Ayah Wafat
-
bola dunia lainnya 13 Agustus 2026 10:38Ayah Lionel Messi Meninggal, Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Penuh Dukungan
-
bola dunia lainnya 13 Agustus 2026 09:59Paul Pogba Menuju MLS? Deretan Klub Ini Punya Alasan untuk Merekrutnya
SOROT
-
Liputan6 23 Agustus 2026 17:16Prabowo Segera Tinjau Korban Gempa NTT
-
Liputan6 23 Agustus 2026 14:12Momen Haru Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
-
Liputan6 23 Agustus 2026 11:00Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
-
Liputan6 23 Agustus 2026 06:27Prabowo Minta Aturan Pembukaan Lahan Direvisi dan Perbanyak Alat Berat
-
Liputan6 23 Agustus 2026 00:49Kronologi Kebakaran Desa Adat Sade, Api Hanguskan Ratusan Rumah Suku Sasak
-
Liputan6 22 Agustus 2026 23:37Seskab Teddy: 4 Heli Water Bombing Ditambah untuk Kebakaran Hutan Kalteng
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327404/original/034015600_1787108386-ntt4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330999/original/078626100_1787469154-L1000229.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330895/original/072294000_1787458543-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_11.01.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330620/original/098096700_1787393601-WhatsApp_Image_2026-08-22_at_16.33.17__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330741/original/041673200_1787421185-1005824714.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330482/original/071249500_1787382815-WhatsApp_Image_2026-08-22_at_13.55.00.jpeg)
