Review: Mesir Juara Piala Afrika 2010

Review: Mesir Juara Piala Afrika 2010
Kapten Mesir, Ahmed Hassan, mengangkat trofi juara Piala Afrika 2010 (c)ap
- Mesir memenangkan Piala Afrika tiga kali beruntun pada hari Minggu waktu setempat setelah pemain pengganti Mohamed Gedo mencetak gol di menit ke 85 untuk memberikan kemenangan 1-0 atas Ghana di final.

Tendangan melengkung dari pemain yang baru memulai debutnya itu memberikan gelar ketujuh bagi Mesir. Belum ada tim yang bisa memenangkan turnamen 2 tahunan ini secara 3 kali beruntun. Mesir juga telah membuat catatan 19 laga tanpa terkalahkan di Piala Afrika.

Mesir mencetak 15 gol dan hanya kemasukan 2. Dalam perjalanannya menjadi juara, mereka telah mengalahkan 4 kontestan Piala Dunia 2010: Nigeria, Kamerun, Aljazair dan Ghana.

Ghana, yang berharap bisa mendapatkan gelar tingkat benua untuk pertama kali sejak tahun 1982, mendominasi jalannya pertandingan final tetapi selalu gagal memanfaatkan peluang.

Mesir bermain tanpa striker mereka yang mendapat larangan bermain, Mahmoud Fathallah. Sedangkan Ghana tampil dengan kekuatan penuh setelah berhasil mengatasi cedera hamstring-nya.

Bertemu di final untuk pertama kalinya dalam 53 tahun, kedua tim memulai pertandingan dengan berhati-hati. Berjuang untuk menguasai bola di barisan tengah tetapi kesulitan menciptakan peluang.

Pemain bertahan Ghana, Samuel Inkoom, mencoba keberuntungannya dari jarak 30m di menit ke 8. Sedangkan kapten Mesir, Hamed Hassan, peluangnya juga tidak lebih baik karena masih melambung tinggi di atas gawang.

Dengan diisi 4 pemain yang memenangkan gelar Piala Dunia U-20 tahun lalu, Ghana bertahan dengan rapi dan mampu menyerang dengan cepat ke daerah pertahanan Mesir. Akan tetapi Ghana gagal memberikan umpan yang bagus bagi striker-nya.

Dengan mendapat dukungan tambahan dari warga Angola, Ghana punya kesempatan lagi di menit ke 15 tetapi tendangan bebas Agyeman Badu masih melebar karena terpantul keluar.

Andre Ayew, putra dari Abedi Pele, kemudian gagal memanfaatkan kesalahan pertahanan Mesir di menit 20. Sementara tendangan 30m Kwadwo Asamoah langsung mengarah ke tangan kiper Essam El Hadary.

Asamoah Gyan hampir mencetak gol pada menit ke 52 dengan tendangan bebas melengkung yang sempurna tetapi masih berhasil ditepis keluar oleh kiper El Hadary.

Ghana mempertahankan dominasi mereka dengan Ayew melakukan tendangan rendah yang masih melebar. Sedangkan Mesir dipaksa melakukan banyak pelanggaran untuk mengatasi kecepatan dari lawan.

Gyan menjadi ancaman lagi pada menit 74 tetapi gagal lagi menciptakan gol dari sebuah serangan balik yang cepat karena masih ditepis oleh kiper El Hadary.

Mesir akhirnya memecah kebuntuan ketika Gedo, top scorer turnamen dengan 5 gol, secara sempurna membangun serangan dari sisi kiri dengan permainan satu-dua. Sebelum akhirnya menciptakan gol dengan melewati kiper Kingson dengan tendangan melengkungnya.

Pemain dan staf Mesir langsung menyerbu masuk lapangan saat peluit panjang akhir pertandingan dibunyikan dan para fans menyalakan kembang api. Striker Mohamed Zidan dicegah oleh petugas keamanan agar tidak masuk ke tribun sehingga dia tidak bisa bergabung dengan fans Mesir untuk merayakan kemenangan.

Kesuksesan tim ini dirayakan dengan meriah di Cairo. Para warga membunyikan drum, bel angin dan menyalakan kembang api. Seorang pria membalutkan bendera Mesir ke badannya. (ap/cax)

Berita Terkait