
Bola.net - Kelompok pecinta lingkungan Korea Selatan meminta bintang Manchester united, Park Ji-Sung, untuk membantu mereka melindungi kodok dari lonjakan konsumsi manusia. Sebelumnya memang Park sering mengatakan jika dirinya meminum jus rebusan kodok untuk membangun fisiknya dan menjaga staminanya.
Kelompok yang bernama 'Kawan-kawan kodok' mengatakan bahwa konsumsi jus kodok telah meningkat sejak otobiografi Park pada 2006 diluncurkan, di mana ia mengatakan bahwa dirinya meminum jus tersebut sebagai tonik. Kelompok tersebut lantas mengatakan jika mereka akan melobi bintang Liga Premier Inggris tersebut untuk bergabung dengan kampanye mereka.
"Saya tidak tahu apakah itu hanya kebetulan, namun setelah hal itu dinyatakan... bahwa Park memakan kodok untuk membantu membangun staminanya, jumlah perburuan kodok dan katak ilegal di gunung-gunung meningkat," demikian disampaikan panitia kampanye, Park Man-Hee, seperti dikutip kantor berita Yonhap pada Senin (05/3).
Sejak dibentuk pada 2007, Kawan-kawan Kodok telah meluncurkan kampanye untuk menghentikan warga Korsel membunuh binatang amfibi tersebut, demi keseimbangan ekosistem. Park merupakan pemain sepak bola paling terkenal di Korsel, dan pernah mengatakan bahwa ayahnya sering memberinya jus kodok untuk meningkatkan staminanya.
"Jika Park bergabung dengan kampanye kami untuk menghentikan kegiatan itu, itu akan membetulkan salah persepsi orang-orang tentang memakan kodok, yang meyakini bahwa hal itu akan mendongkrak stamina mereka," ucap kelompok itu. (reu/mac)
Kelompok yang bernama 'Kawan-kawan kodok' mengatakan bahwa konsumsi jus kodok telah meningkat sejak otobiografi Park pada 2006 diluncurkan, di mana ia mengatakan bahwa dirinya meminum jus tersebut sebagai tonik. Kelompok tersebut lantas mengatakan jika mereka akan melobi bintang Liga Premier Inggris tersebut untuk bergabung dengan kampanye mereka.
"Saya tidak tahu apakah itu hanya kebetulan, namun setelah hal itu dinyatakan... bahwa Park memakan kodok untuk membantu membangun staminanya, jumlah perburuan kodok dan katak ilegal di gunung-gunung meningkat," demikian disampaikan panitia kampanye, Park Man-Hee, seperti dikutip kantor berita Yonhap pada Senin (05/3).
Sejak dibentuk pada 2007, Kawan-kawan Kodok telah meluncurkan kampanye untuk menghentikan warga Korsel membunuh binatang amfibi tersebut, demi keseimbangan ekosistem. Park merupakan pemain sepak bola paling terkenal di Korsel, dan pernah mengatakan bahwa ayahnya sering memberinya jus kodok untuk meningkatkan staminanya.
"Jika Park bergabung dengan kampanye kami untuk menghentikan kegiatan itu, itu akan membetulkan salah persepsi orang-orang tentang memakan kodok, yang meyakini bahwa hal itu akan mendongkrak stamina mereka," ucap kelompok itu. (reu/mac)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 27 Juni 2026 00:50Tempat Menonton Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026, 27 Juni 2026
-
Piala Dunia 27 Juni 2026 00:45Tempat Menonton Norwegia vs Prancis di Piala Dunia 2026, 27 Juni 2026
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 23:45Link Streaming Piala Dunia 2026: Senegal vs Irak, 27 Juni 2026
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 23:30Link Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Prancis, 27 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 26 Juni 2026 20:16Prabowo: Saya Libatkan Profesor di Setiap Bidang Pemerintahan
-
Liputan6 26 Juni 2026 19:38Tak Perlu Lagi ke ATM, Semua Transaksi dalam Genggaman
-
Liputan6 26 Juni 2026 19:34Prabowo: Kemajuan Bangsa Selalu Berasal dari Pemikir-Pemikir Terbaik
-
Liputan6 26 Juni 2026 18:38Prabowo: Kenapa Indonesia Sudah 81 Tahun Tak Bisa Bikin Mobil Sendiri?
-
Liputan6 26 Juni 2026 18:22Daftar 4 Nama Peserta SPPI Meninggal saat Latihan Militer
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8541099/original/093711400_1782478511-Jepretan_Layar_2026-06-23_pukul_19.52.31.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8540535/original/035193100_1782477533-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_19.36.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8540352/original/073465000_1782477289-Prabss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5080101/original/064595300_1736158589-20250106-Dapur_MBG-MER_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5592383/original/095089200_1778149812-IMG-20260507-WA0029.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261884/original/074420100_1781761634-IMG-20260220-WA0039.jpg)
