Nehwal Incar Lima Besar Pada 2009

Nehwal Incar Lima Besar Pada 2009
- Saina Nehwal melupakan kekecewaannya tidak mendapatkan medali Olimpiade karena menjadi atlet pertama India yang masuk urutan 10 besar peringkat bulu tangkis dunia Desember lalu dan remaja itu mengincar urutan atas pada 2009.

Nehwal menjadi atlet pertama India yang maju ke putaran perempat final bulu tangkis Olimpiade, Agustus lalu, namun kalah setelah memimpin 11-5 saat berhadapan dengan peraih medali perunggu Maria Kristin Yulianti dari Indonesia.

"Saya kecewa berat ketika itu tetapi saya berbisik kepada diri saya sendiri bahwa saya bisa mengikuti sekali atau dua kali lagi Olimpiade bila saya bermain bagus. Untuk itu saya harus mengalahkan pemain tingkat atas dan saya mencoba melakukannya," katanya.

Nehwal, juara nasional India yang dilatih juara All-England, Pullela Gopichand, naik dari urutan ke-33 dunia pada awal 2008 menjadi ke urutan ke-10 dan ia mendapat perhatian dan dianggap sebagai atlet yang menjanjikan oleh badan olahraga itu, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

"Pelajaran yang saya timba selama ini adalah jangan terlalu menganggap mudah dan jangan terlalu terfokus pada satu hal, apakah ketika sedang memimpin atau sedang kalah dan jangan terlalu merasa takjub," katanya menyinggung ketika ia dikalahkan Maria Kristin di perempat final.

"Bila saya sedang memimpin, saya selalu berpikir tentang semifinal," katanya.

Mahkota Junior

Keikutsertaannya di Olimpiade Beijing merupakan yang pertama dan pemain agresif itu mengalahkan unggulan keempat Wang Chen dari Hongkong dalam pertandingan 16 besar yang menegangkan.

Nehwal tahun itu memenangi pertandingan Grand Prix di Taiwan serta turnamen junior Negara Persemakmuran serta meraih mahkota junior tingkat dunia.

Ia juga maju ke semifinal kejuaraan China Master Super Series pada September dan World Super Series Masters Finals di Kuala Lumpur bulan lalu dan maju ke perempat final di Super Series di Hongkong, Nopember.

"Tahun ini target saya maju ke urutan lima besar dunia," kata Nehwal, yang akan tampil di Malaysia Terbuka, merupakan pertandingan pertama tingkat Super Series 2009, yang akan dimulai Selasa.

Tertolong dengan absennya tim China, yang memiliki empat atlet dalam urutan 10 besar dunia--kini sedang memusatkan pelatihan selama tiga bulan-- Nehwal kelihatannya dapat mewujudkan impiannya maju ke perempat final di Kuala Lumpur dan Korea Selatan minggu berikutnya.

"Saya tahu ini tidak mudah tetapi saya harus memenangkan pertandingan pada turnamen besar," kata Nehwal.

Percaya diri

"Pada pertandingan Super Series Masters Finals saya kalahkan dua pemain top pada hari yang sama. Ini menimbulkan rasa percaya diri saya bahwa saya dapat mengalahkan siapa pun," katanya.

Nehwal mengalahkan pemain nomor tujuh dunia Pi Hongyan dari Perancis dan nomor 11 dunia Wong Mew Choo pada hari yang sama namun tumbang di tangan Wang Chen di semifinal.

"Saya takjub dengan hasil yang saya buat dan itu merupakan puncak permainan saya tahun lalu," kata Nehwal, yang menjadi berita utama di India pada 2006 ketika ia juara Filipina Terbuka ketika usianya masih 16 tahun.

"Tahun ini saya akan fokus pada All-England, Maret, Kejuaraan Dunia 10-16 Agustus dan India Terbuka 24-29 Maret, keduanya diadakan di Hyderabad," katanya.

Kota di sebelah selatan Hyderabad adalah kampung halamannya, yang juga kampung halaman pemain tenis Sania Mirza, yang pada 2005 menjadi petenis putri India pertama yang memenangi event WTA dan masuk ke peringkat 50 besar dunia. (kpl/cax)

Berita Terkait