
Bola.net - Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rexy Mainaky, mengatakan persiapan Indonesia sudah hampir 100 persen jelang Kejuaraan Piala Sudirman tanggal 19-26 Mei, di Putra Stadium, Bukit Jalil, Kuala lumpur, Malaysia.
"Persiapan sudah di atas 90 persen, nyaris 100 persen. Harapannya dalam beberapa hari ini sebelum berangkat sudah 100 persen," kata Rexy saat acara pengukuhan Tim Sudirman Indonesia di Pelatnas PBSI, di Jakarta, Rabu (8/5).
Menjelang kejuaraan beregu campuran dua tahunan itu, PBSI telah menerapkan program persiapan untuk 28 atlet yang masuk dalam tim bayangan seperti latihan khusus, team building serta suntikan motivasi yang diberikan khusus oleh Ketua Umum PBSI Gita Wirjawan dan mantan atlet.
Kemudian jumlah pemain mengerucut menjadi 19 pemain yang diumumkan pada Senin (6/5) lalu, yang menurut Rexy dipilih dari pemain yang paling siap. Mereka akan berhadapan dengan tim India dan China pada babak penyisihan grup.
"Kita lihat di sektor mana yang kuat, itu yang harus diantisipasi. Masing-masing pelatih dan manajer melihat kekuatan lawan dengan adanya SWOT (kekuatan, kelemahan, kesempatan, ancaman)," jelas Rexy yang juga menjabat sebagai Manajer Tim Indonesia.
Kejuaraan Piala Sudirman merupakan salah satu dari target utama PBSI. Namun dari hasil drawing, Indonesia berada dalam grup neraka bersama India dan juara bertahan China. Menurut Rexy, peluang Indonesia menjadi juara memang cukup berat karena China memiliki pemain yang kuat dalam segala sektor.
"Secara realistis ya melihatnya di nomor dua, semua negara juga begitu karena China kuat dalam segala sektor. Indonesia kalau sudah sampai final itu lebih baik lagi, tetapi kalau target maunya juara," ujar Rexy.
Sejak juara pada perhelatan pertama Piala Sudirman tahun 1989, Indonesia tidak pernah lagi berhasil merebut gelar kejuaraan dunia beregu campuran itu. Melihat peluang yang ada, Ketua Umum PBSI Gita Wirjawan pun hanya menargetkan Indonesia mencapai babak semifinal.
"Piala Sudirman ini milestone PBSI yang kedua. Tetapi bisa masuk semifinal saja sudah bagus, itu target kita. Namun kita melihatnya ke depan, trend sudah kelihatan yang muda diberikan kesempatan, ini proses dua hingga tiga tahun ke arah yang benar," kata Gita.
Tim Sudirman Indonesia dikukuhkan bersamaan dengan perayaan ulang tahun PBSI yang ke-62. Pada acara tersebut dilakukan potong tumpeng, pemberian santunan kepada anak yatim piatu secara simbolik, serta simulasi pertandingan. (ant/kny)
"Persiapan sudah di atas 90 persen, nyaris 100 persen. Harapannya dalam beberapa hari ini sebelum berangkat sudah 100 persen," kata Rexy saat acara pengukuhan Tim Sudirman Indonesia di Pelatnas PBSI, di Jakarta, Rabu (8/5).
Menjelang kejuaraan beregu campuran dua tahunan itu, PBSI telah menerapkan program persiapan untuk 28 atlet yang masuk dalam tim bayangan seperti latihan khusus, team building serta suntikan motivasi yang diberikan khusus oleh Ketua Umum PBSI Gita Wirjawan dan mantan atlet.
Kemudian jumlah pemain mengerucut menjadi 19 pemain yang diumumkan pada Senin (6/5) lalu, yang menurut Rexy dipilih dari pemain yang paling siap. Mereka akan berhadapan dengan tim India dan China pada babak penyisihan grup.
"Kita lihat di sektor mana yang kuat, itu yang harus diantisipasi. Masing-masing pelatih dan manajer melihat kekuatan lawan dengan adanya SWOT (kekuatan, kelemahan, kesempatan, ancaman)," jelas Rexy yang juga menjabat sebagai Manajer Tim Indonesia.
Kejuaraan Piala Sudirman merupakan salah satu dari target utama PBSI. Namun dari hasil drawing, Indonesia berada dalam grup neraka bersama India dan juara bertahan China. Menurut Rexy, peluang Indonesia menjadi juara memang cukup berat karena China memiliki pemain yang kuat dalam segala sektor.
"Secara realistis ya melihatnya di nomor dua, semua negara juga begitu karena China kuat dalam segala sektor. Indonesia kalau sudah sampai final itu lebih baik lagi, tetapi kalau target maunya juara," ujar Rexy.
Sejak juara pada perhelatan pertama Piala Sudirman tahun 1989, Indonesia tidak pernah lagi berhasil merebut gelar kejuaraan dunia beregu campuran itu. Melihat peluang yang ada, Ketua Umum PBSI Gita Wirjawan pun hanya menargetkan Indonesia mencapai babak semifinal.
"Piala Sudirman ini milestone PBSI yang kedua. Tetapi bisa masuk semifinal saja sudah bagus, itu target kita. Namun kita melihatnya ke depan, trend sudah kelihatan yang muda diberikan kesempatan, ini proses dua hingga tiga tahun ke arah yang benar," kata Gita.
Tim Sudirman Indonesia dikukuhkan bersamaan dengan perayaan ulang tahun PBSI yang ke-62. Pada acara tersebut dilakukan potong tumpeng, pemberian santunan kepada anak yatim piatu secara simbolik, serta simulasi pertandingan. (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bulu Tangkis 9 Juni 2026 14:41Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 01:10Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
BERITA LAINNYA
-
bulutangkis 9 Juni 2026 14:41Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 23:51Chatib Basri: Pelemahan Rupiah Dapat Picu Kenaikan Harga
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:20Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Lampung Barat Besok
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:00KPK dan Polri Investigasi Bersama Kasus Korupsi, Ini Alasannya
MOST VIEWED
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Nonton Live Streaming Pertandingan Babak Semifinal Indonesia Open 2026 Hari Ini, 6 Juni 2026
Gelar Juara Indonesia Open 2026 Lepas dari Genggaman, Raymond/Joaquin Dapat Pelajaran Berharga
Nonton Live Streaming Pertandingan Babak Final Indonesia Open 2026 Hari Ini, 7 Juni 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8170070/original/040886200_1781025604-138792.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136481/original/050452400_1739862534-WhatsApp_Image_2025-02-18_at_12.19.46_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8163339/original/069222900_1781018082-1000927478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5095099/original/035419100_1736914807-Screenshot_20250115_094031_YouTube.jpg)

