
Bola.net - Ganda campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil melangkah ke babak semifinal Djarum Indonesia Open Super Series Premier (DIOSSP) 2012, usai mengalahkan Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth, Istora Senayan, Jakarta, Jumat (15/6).
Tontowi/Liliyana berhasil menang di game pertama dengan 21-15, tetapi di game kedua mereka seperti kehilangan irama pertandingan dan banyak melakukan kesalahan sendiri, hingga harus mengakui keunggulan pasangan kakak beradik tersebut dengan 15-21.
Game ketiga, Tontowi/Liliyana berhasil kembali ke bentuk permainan semula. Mereka pun meraih tiket ke babak semifinal dengan skor 21-11.
“Seperti saya jelaskan sebelumnya, kalau melawan teman sendiri pasti lebih susah. Buktinya, di game kedua kami terbawa permainan Kido yang memiliki pukulan-pukulan menyulitkan. Tapi di game ketiga kami berhasil kembali ke bentuk permainan kami,” kata Liliyana kepada Bola.net setelah pertandingan.
Di babak semifinal, Tontowi/Liliyana akan ditantang oleh pasangan nomor dua dunia Chen Xu/Ma Jin. Mereka melangkah ke semifinal setelah mengalahkan rekan senegaranya, Tao Jiaming/Xia Huan dengan 21-11 dan 21-12.
Kedua pasangan tersebut sudah berjumpa empat kali, tiga pertemuan terakhir selalu dimenangkan oleh ganda China. Terakhir, keduanya bersua di semifinal Malaysia Open 2012 dengan 17-21 dan 14-21. Sedangkan Tontowi/Liliyana mengalahkan pasangan tersebut dalam pertemuan perdana tahun lalu. Kala itu, mereka bersua di Singapura Super Series 2011 dengan 21-14 dan 21-10.
“Terakhir memang kalah, tetapi kami ingin bisa menunjukkan permainan terbaik. Apalagi di Istora pendukungnya juga banyak. Mudah-mudahan kami bisa mengatasi pemain China. Ditambah lagi, permainan kami sekarang berbeda dengan sebelumnya karena sudah lama tidak bertemu,” sambungnya.
Semifinal lainnya, akan mempertemukan dua pembunuh unggulan. Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam berhasil menjungkalkan unggulan pertama Zhang Nan/Zhao Yunlei dengan 18-21, 21-18 dan 21-17. Pasangan tersebut akan berhadapan dengan ganda Korea, Ko Sung Hyun/Eom Hye Won yang juga menjungkalkan unggulan empat asal Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, 21-15, 14-21 dan 21-16.
Sementara tunggal Indonesia lain, Sony Dwi Kuncoro harus terhenti di tangan Du Peng Yu. Meskipun Sony berhasil membuat Du jatuh bangun mengejar shuttlecock, ia gagal memenangkan laga ini dan harus menyerah 14-21 dan 15-21. (esa/kny)
Tontowi/Liliyana berhasil menang di game pertama dengan 21-15, tetapi di game kedua mereka seperti kehilangan irama pertandingan dan banyak melakukan kesalahan sendiri, hingga harus mengakui keunggulan pasangan kakak beradik tersebut dengan 15-21.
Game ketiga, Tontowi/Liliyana berhasil kembali ke bentuk permainan semula. Mereka pun meraih tiket ke babak semifinal dengan skor 21-11.
“Seperti saya jelaskan sebelumnya, kalau melawan teman sendiri pasti lebih susah. Buktinya, di game kedua kami terbawa permainan Kido yang memiliki pukulan-pukulan menyulitkan. Tapi di game ketiga kami berhasil kembali ke bentuk permainan kami,” kata Liliyana kepada Bola.net setelah pertandingan.
Di babak semifinal, Tontowi/Liliyana akan ditantang oleh pasangan nomor dua dunia Chen Xu/Ma Jin. Mereka melangkah ke semifinal setelah mengalahkan rekan senegaranya, Tao Jiaming/Xia Huan dengan 21-11 dan 21-12.
Kedua pasangan tersebut sudah berjumpa empat kali, tiga pertemuan terakhir selalu dimenangkan oleh ganda China. Terakhir, keduanya bersua di semifinal Malaysia Open 2012 dengan 17-21 dan 14-21. Sedangkan Tontowi/Liliyana mengalahkan pasangan tersebut dalam pertemuan perdana tahun lalu. Kala itu, mereka bersua di Singapura Super Series 2011 dengan 21-14 dan 21-10.
“Terakhir memang kalah, tetapi kami ingin bisa menunjukkan permainan terbaik. Apalagi di Istora pendukungnya juga banyak. Mudah-mudahan kami bisa mengatasi pemain China. Ditambah lagi, permainan kami sekarang berbeda dengan sebelumnya karena sudah lama tidak bertemu,” sambungnya.
Semifinal lainnya, akan mempertemukan dua pembunuh unggulan. Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam berhasil menjungkalkan unggulan pertama Zhang Nan/Zhao Yunlei dengan 18-21, 21-18 dan 21-17. Pasangan tersebut akan berhadapan dengan ganda Korea, Ko Sung Hyun/Eom Hye Won yang juga menjungkalkan unggulan empat asal Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, 21-15, 14-21 dan 21-16.
Sementara tunggal Indonesia lain, Sony Dwi Kuncoro harus terhenti di tangan Du Peng Yu. Meskipun Sony berhasil membuat Du jatuh bangun mengejar shuttlecock, ia gagal memenangkan laga ini dan harus menyerah 14-21 dan 15-21. (esa/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bulu Tangkis 12 Juni 2026 16:08Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
-
Bulu Tangkis 12 Juni 2026 16:08Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
LATEST UPDATE
-
Otomotif 13 Juni 2026 18:53Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
BERITA LAINNYA
-
bulutangkis 12 Juni 2026 16:08Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
-
bulutangkis 12 Juni 2026 16:08Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
-
bulutangkis 9 Juni 2026 14:41Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 14:31Prabowo Terima Menhan Jepang, Ini Sejumlah Kerja Sama yang Dibahas
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
MOST VIEWED
5 Wakil Indonesia Sukses Amankan Tiket ke Babak Semifinal Australia Open 2026
Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
Nonton Siaran Langsung Quarterfinal Australian Badminton Open 2026 di Vidio
Alwi Farhan Sebut 'Vibes' Nyaman di Sydney Bikin Mulus Langkah ke Semifinal Australia Open 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258322/original/049274100_1781335745-bb91c9ba-4984-46a9-bfd0-3b4006ce3c1a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477733/original/026803200_1687446881-Snapinsta.app_355411731_240141972102411_4417550151096548066_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258126/original/033474700_1781320271-063_2281315144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257912/original/040358800_1781261861-maha7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258061/original/061426400_1781310647-1000289781.jpg)
