
Bola.net - Indonesia hanya menyisakan Simon Santoso di sektor tunggal putra dalam babak final Djarum Indonesia Open Super Series Premier (DIOSSP) 2012, Istora Senayan, Jakarta, Minggu (17/6).
Itu setelah, Simon berhasil memetik kemenangan dari tunggal India, Parupalli Kashyap dengan dua game langsung, Sabtu (16/6).
Kejar mengejar angka terjadi sejak awal pertandingan. Simon sempat tertinggal beberapa kali di paruh game pertama, tetapi ia mampu memimpin tipis 11-10 di interval. Jelang akhir pertandingan, Simon terlihat lebih bisa menguasai jalannya pertandingan. Bahkan, ia pun berhasil menang 21-15. Memasuki game kedua, Simon sempat tertinggal 1-5. Perlahan, ia sanggup menyamakan kedudukan di angka 6. Simon memimpin 15-12, sampai ia kemudian meraih enam angka berturut-turut dan memastikan diri ke babak final.
“Tadi di awal sempat tertinggal karena saya malah buru-buru, dia (Kashyap) yang sabar, tetapi di akhir pertandingan saya bisa kembali lebih sabar,” ujar Simon kepada Bola.net seusai pertandingan.
Kemenangan yang dicatat Simon, sekaligus menjadi yang keempat atas tunggal India berperingkat 26 dunia tersebut. Di babak final, Simon menunggu duel pemenang antara Hu Yun dari Hong Kong yang akan berhadapan dengan Du Pengyu dari China.
“Hu Yun saya sedikit banyak tahu tipe permainan dia. Kalau Du Pengyu, saya belum pernah bertemu, dia tidak terlalu istimewa tapi dia memang ulet,” katanya.
Terakhir, Simon bersua dengan Hu Yun di babak pertama Djarum Indonesia Open tahun 2010 lalu, di tempat yang sama. Kala itu, ia berhasil menang dengan dua game langsung 25-23 dan 21-6. Sedangkan dari Du Pengyu, Simon pernah mencatatkan satu kali kemenangan, tetapi kalah di dua pertemuan terakhir. Perjumpaan terakhir mereka terjadi di Korea Super Series Premier 2012, Simon kalah 16-21 dan 19-21. (esa/kny)
Itu setelah, Simon berhasil memetik kemenangan dari tunggal India, Parupalli Kashyap dengan dua game langsung, Sabtu (16/6).
Kejar mengejar angka terjadi sejak awal pertandingan. Simon sempat tertinggal beberapa kali di paruh game pertama, tetapi ia mampu memimpin tipis 11-10 di interval. Jelang akhir pertandingan, Simon terlihat lebih bisa menguasai jalannya pertandingan. Bahkan, ia pun berhasil menang 21-15. Memasuki game kedua, Simon sempat tertinggal 1-5. Perlahan, ia sanggup menyamakan kedudukan di angka 6. Simon memimpin 15-12, sampai ia kemudian meraih enam angka berturut-turut dan memastikan diri ke babak final.
“Tadi di awal sempat tertinggal karena saya malah buru-buru, dia (Kashyap) yang sabar, tetapi di akhir pertandingan saya bisa kembali lebih sabar,” ujar Simon kepada Bola.net seusai pertandingan.
Kemenangan yang dicatat Simon, sekaligus menjadi yang keempat atas tunggal India berperingkat 26 dunia tersebut. Di babak final, Simon menunggu duel pemenang antara Hu Yun dari Hong Kong yang akan berhadapan dengan Du Pengyu dari China.
“Hu Yun saya sedikit banyak tahu tipe permainan dia. Kalau Du Pengyu, saya belum pernah bertemu, dia tidak terlalu istimewa tapi dia memang ulet,” katanya.
Terakhir, Simon bersua dengan Hu Yun di babak pertama Djarum Indonesia Open tahun 2010 lalu, di tempat yang sama. Kala itu, ia berhasil menang dengan dua game langsung 25-23 dan 21-6. Sedangkan dari Du Pengyu, Simon pernah mencatatkan satu kali kemenangan, tetapi kalah di dua pertemuan terakhir. Perjumpaan terakhir mereka terjadi di Korea Super Series Premier 2012, Simon kalah 16-21 dan 19-21. (esa/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bulu Tangkis 9 Juni 2026 14:41Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 04:57Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 01:10Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
BERITA LAINNYA
-
bulutangkis 9 Juni 2026 14:41Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 23:51Chatib Basri: Pelemahan Rupiah Dapat Picu Kenaikan Harga
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:20Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Lampung Barat Besok
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:00KPK dan Polri Investigasi Bersama Kasus Korupsi, Ini Alasannya
MOST VIEWED
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Nonton Live Streaming Pertandingan Babak Semifinal Indonesia Open 2026 Hari Ini, 6 Juni 2026
Gelar Juara Indonesia Open 2026 Lepas dari Genggaman, Raymond/Joaquin Dapat Pelajaran Berharga
Nonton Live Streaming Pertandingan Babak Final Indonesia Open 2026 Hari Ini, 7 Juni 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8170070/original/040886200_1781025604-138792.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136481/original/050452400_1739862534-WhatsApp_Image_2025-02-18_at_12.19.46_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8163339/original/069222900_1781018082-1000927478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5095099/original/035419100_1736914807-Screenshot_20250115_094031_YouTube.jpg)

