
Bola.net - Ganda campuran unggulan pertama Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir mendekati gelar kedua dalam dua pekan setelah mencapai semifinal Swiss Terbuka Grand Prix Gold, Sabtu pagi.
Pasangan yang pekan lalu menjadi juara All England tersebut mencapai babak empat besar di St. Jakobshalle Basel, Swiss, setelah melalui pertandingan ketat saat melawan pasangan ganda campuran dari Malaysia Chan Peng Soon-Goh Liu Ying 21-19, 18-21, 25-23.
Game penentuan menjadi saat-saat menegangkan ketika pasangan peringkat empat dunia, Tontowi-Liliyana, yang sudah memimpin 15-8 dan 16-13 terkejar oleh lawan mereka dan kedudukan berbalik menjadi tertinggal 16-18 hingga 18-20.
Namun, mereka mampu bertahan hingga kedudukan 23-23 sebelum merebut dua poin terakhir untuk meraih kemenangan dalam waktu 52 menit.
"Kami banyak melakukan kesalahan sendiri," ujar Liliyana mengenai permainan pada saat game ketiga.
Selanjunya, mereka akan memperebutkan satu tempat di final turnamen yang total hadiahnya 125.000 dolar AS tersebut dengan pasangan Chris Adcock (Inggris) dan Imogen Bankier (Skotlandia) yang mengalahkan pasangan Jepang Kenichi Hayakawa-Misaki Matsumoto 21-9, 21-19.
"Menghadapi pasangan Inggris Raya itu yang penting tetap fokus saja," tambah Liliyana, peraih medali perak Olimpiade Beijing dan dua kali juara dunia bersama pasangan lamanya Nova Widianto.
Bagaimanakah prediksi anda akankah pasangan ganda campuran Indonesia mampu mengawinkan gelar juara All England dengan gelar juara Swiss Terbuka? (ant/syp)
Pasangan yang pekan lalu menjadi juara All England tersebut mencapai babak empat besar di St. Jakobshalle Basel, Swiss, setelah melalui pertandingan ketat saat melawan pasangan ganda campuran dari Malaysia Chan Peng Soon-Goh Liu Ying 21-19, 18-21, 25-23.
Game penentuan menjadi saat-saat menegangkan ketika pasangan peringkat empat dunia, Tontowi-Liliyana, yang sudah memimpin 15-8 dan 16-13 terkejar oleh lawan mereka dan kedudukan berbalik menjadi tertinggal 16-18 hingga 18-20.
Namun, mereka mampu bertahan hingga kedudukan 23-23 sebelum merebut dua poin terakhir untuk meraih kemenangan dalam waktu 52 menit.
"Kami banyak melakukan kesalahan sendiri," ujar Liliyana mengenai permainan pada saat game ketiga.
Selanjunya, mereka akan memperebutkan satu tempat di final turnamen yang total hadiahnya 125.000 dolar AS tersebut dengan pasangan Chris Adcock (Inggris) dan Imogen Bankier (Skotlandia) yang mengalahkan pasangan Jepang Kenichi Hayakawa-Misaki Matsumoto 21-9, 21-19.
"Menghadapi pasangan Inggris Raya itu yang penting tetap fokus saja," tambah Liliyana, peraih medali perak Olimpiade Beijing dan dua kali juara dunia bersama pasangan lamanya Nova Widianto.
Bagaimanakah prediksi anda akankah pasangan ganda campuran Indonesia mampu mengawinkan gelar juara All England dengan gelar juara Swiss Terbuka? (ant/syp)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 8 Maret 2026 14:54 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 14:23 -
Liga Italia 8 Maret 2026 13:59 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:34 -
Liga Italia 8 Maret 2026 13:22 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:20
BERITA LAINNYA
-
bulutangkis 8 Maret 2026 09:11 -
bulutangkis 7 Maret 2026 11:30 -
bulutangkis 7 Maret 2026 11:12 -
bulutangkis 7 Maret 2026 08:25 -
bulutangkis 7 Maret 2026 08:25 -
bulutangkis 6 Maret 2026 09:22
MOST VIEWED
- Hasil Lengkap Pertandingan Pebulu Tangkis Indonesia di All England 2026
- Nonton Live Streaming Babak Permpat Final All England 2026 di Vidio Hari Ini, 6 Maret 2026
- Nonton Live Streaming Babak Semifinal All England 2026 di Vidio Hari Ini, 7 Maret 2026
- Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Ogah Terbebani Jadi Wakil Tunggal Indonesia di Semifinal All England 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192610/original/075951700_1745188702-MADRID_BILBAO_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524385/original/061264000_1772944251-ClipDown.com_551256479_18525425173022238_7948439602243380320_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524438/original/084882300_1772947426-Banjir_di_Cipinang_Melayu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400733/original/020747600_1762146027-ClipDown.com_571045026_18531746140022238_5678456159712626039_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3650051/original/018473900_1638382189-WhatsApp_Image_2021-12-02_at_1.02.57_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524296/original/000488600_1772933206-Lokasi_penemuan_mayat_perempuan_di_Depok.jpg)
