
Bola.net - Indonesia kembali berhasil meloloskan satu wakil lainnya ke babak final Djarum Indonesia Open Super Series (DIOSSP) 2012.
Setelah sebelumnya Simon Santoso lolos ke final, kini giliran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir memastikan tiketnya untuk bisa berlaga di final, Minggu (16/6).
Menghadapi Xu Chen/Ma Jin, Tontowi/Liliyana sukses mendominasi jalannya game pertama, Sabtu (16/6). Mereka berhasil menekan pasangan nomor dua dunia tersebut, untuk memetik kemenangan di game pertama dengan 21-16. Tetapi di game kedua, mereka balik tertekan. Kendati didukung oleh ribuan orang yang memadati Istora, mereka gagal memenangkan game kedua dan menyerah 15-21.
Game ketiga berlangsung lebih menegangkan, perolehan angka mereka kerap tertinggal di paruh awal game ketiga. Tertinggal 9-11 di interval, andalan Indonesia untuk Olimpiade London tersebut, berhasil menyamakan kedudukan di angka 15, dan balik memimpin 16-15.
Semangat mereka semakin membara kala Istora makin bergemuruh. Setelah keadaan imbang di angka 16, Tontowi/Liliyana meraih lima angka berikutnya dan membuat Istora bersorak dengan skor 21-16.
“Di game pertama, kami berhasil membuat mereka mengikuti permainan.Hasilnya, kami bisa berhasil menang mudah. Keadaan berbalik di game kedua, kami yang terbawa permainan mereka. Kami berterima kasih kepada penonton yang hadir dan menyemangati. Ini menjadi salah satu faktor kami bisa berhasil menang di game ketiga,” ujar Liliyana kepada Bola.net.
Tontowi pun menyebutkan bahwa dukungan penonton justru menambah motivasinya untuk bertanding dan bermain sebaik mungkin.
“Saat tertinggal itu, saya malah termotivasi. Saya tidak ingin mengecewakan banyak orang,” katanya.
Tontowi/Liliyana memang tengah berada di performa terbaiknya. Dalam tiga kejuaraan terakhir, mereka berhasil menjadi juara. Yakni, All England, Swiss Grand Prix Gold dan India Super Series 2012.
“Dengan berhasil menjadi juara di tiga turnamen tersebut, memang menambah rasa percaya diri kami. Mungkin, itu pula yang membuat lawan sedikit gentar. Kami harus mampu menjaga trend permainan yang sedang menanjak. Jangan sampai permainan dan performa kami menurun,” sambung Liliyana.
Di babak final, Tontowi/Liliyana akan menantang Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam yang menang 21-14 dan 21-15 atas Ko Sung Hyun/Eom Hye Won dari Korea.
“Di India kami berhasil mengalahkan mereka, tapi tetap kami harus waspada,” tutup Liliyana.
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir memang memiliki catatan baik jika melawan ganda Thailand itu. Mereka berhasil memenangkan ketiga pertemuan terakhir. Tontowi/Liliyana menang 21-16, 12-21 dan 21-14 di final India Super Series. (esa/kny)
Setelah sebelumnya Simon Santoso lolos ke final, kini giliran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir memastikan tiketnya untuk bisa berlaga di final, Minggu (16/6).
Menghadapi Xu Chen/Ma Jin, Tontowi/Liliyana sukses mendominasi jalannya game pertama, Sabtu (16/6). Mereka berhasil menekan pasangan nomor dua dunia tersebut, untuk memetik kemenangan di game pertama dengan 21-16. Tetapi di game kedua, mereka balik tertekan. Kendati didukung oleh ribuan orang yang memadati Istora, mereka gagal memenangkan game kedua dan menyerah 15-21.
Game ketiga berlangsung lebih menegangkan, perolehan angka mereka kerap tertinggal di paruh awal game ketiga. Tertinggal 9-11 di interval, andalan Indonesia untuk Olimpiade London tersebut, berhasil menyamakan kedudukan di angka 15, dan balik memimpin 16-15.
Semangat mereka semakin membara kala Istora makin bergemuruh. Setelah keadaan imbang di angka 16, Tontowi/Liliyana meraih lima angka berikutnya dan membuat Istora bersorak dengan skor 21-16.
“Di game pertama, kami berhasil membuat mereka mengikuti permainan.Hasilnya, kami bisa berhasil menang mudah. Keadaan berbalik di game kedua, kami yang terbawa permainan mereka. Kami berterima kasih kepada penonton yang hadir dan menyemangati. Ini menjadi salah satu faktor kami bisa berhasil menang di game ketiga,” ujar Liliyana kepada Bola.net.
Tontowi pun menyebutkan bahwa dukungan penonton justru menambah motivasinya untuk bertanding dan bermain sebaik mungkin.
“Saat tertinggal itu, saya malah termotivasi. Saya tidak ingin mengecewakan banyak orang,” katanya.
Tontowi/Liliyana memang tengah berada di performa terbaiknya. Dalam tiga kejuaraan terakhir, mereka berhasil menjadi juara. Yakni, All England, Swiss Grand Prix Gold dan India Super Series 2012.
“Dengan berhasil menjadi juara di tiga turnamen tersebut, memang menambah rasa percaya diri kami. Mungkin, itu pula yang membuat lawan sedikit gentar. Kami harus mampu menjaga trend permainan yang sedang menanjak. Jangan sampai permainan dan performa kami menurun,” sambung Liliyana.
Di babak final, Tontowi/Liliyana akan menantang Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam yang menang 21-14 dan 21-15 atas Ko Sung Hyun/Eom Hye Won dari Korea.
“Di India kami berhasil mengalahkan mereka, tapi tetap kami harus waspada,” tutup Liliyana.
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir memang memiliki catatan baik jika melawan ganda Thailand itu. Mereka berhasil memenangkan ketiga pertemuan terakhir. Tontowi/Liliyana menang 21-16, 12-21 dan 21-14 di final India Super Series. (esa/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bulu Tangkis 9 Juni 2026 14:41Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 01:10Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
BERITA LAINNYA
-
bulutangkis 9 Juni 2026 14:41Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 23:51Chatib Basri: Pelemahan Rupiah Dapat Picu Kenaikan Harga
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:20Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Lampung Barat Besok
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:00KPK dan Polri Investigasi Bersama Kasus Korupsi, Ini Alasannya
MOST VIEWED
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Nonton Live Streaming Pertandingan Babak Semifinal Indonesia Open 2026 Hari Ini, 6 Juni 2026
Gelar Juara Indonesia Open 2026 Lepas dari Genggaman, Raymond/Joaquin Dapat Pelajaran Berharga
Nonton Live Streaming Pertandingan Babak Final Indonesia Open 2026 Hari Ini, 7 Juni 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8170070/original/040886200_1781025604-138792.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136481/original/050452400_1739862534-WhatsApp_Image_2025-02-18_at_12.19.46_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8163339/original/069222900_1781018082-1000927478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5095099/original/035419100_1736914807-Screenshot_20250115_094031_YouTube.jpg)

