Bayern Munich Balik Serang Ferguson

Bayern Munich Balik Serang Ferguson
Presiden Bayern Munich, Uli Hoeness (c)daylife
- Ketegangan antara Bayern Munich dan Manchester United usai laga perempat final Liga Champions kemarin rupanya masih belum sirna ketika Presiden Munich, Uli Hoeness balik menyerang pelatih United, Sir Alex Ferguson atas komentar pedasnya usai laga di Old Trafford tersebut.

Setelah United disingkirkan oleh Bayern atas keunggulan gol tandang kemarin, menuduh kalau kekalahan timnya disebabkan para pemain Bayern melakukan tekanan pada wasit untuk mengeluarkan di awal babak kedua dan menyebut aksi itu sebagai 'tipikal Jerman'.

balik mengatakan pada untuk belajar menerima kekalahan.

"Kami kalah di final Liga Champions 1999 namun kami kalah layaknya gentleman. Sekarang United harus melakukan hal yang sama. Itu merupakan reaksi yang berlebihan di pihaknya, mungkin karena ia kecewa telah mengalami kekalahan," seru .

"Secara normal ia pria yang baik namun saya pikir apa yang dikatakannya tidaklah benar. Kami jujur dan tenang di Barcelona kala itu dan mereka harusnya melakukan hal yang sama."

juga menyebut bahwa minimnya prestasi tim Inggris tahun ini, di mana untuk kali pertama dalam tujuh tahun mereka tak menempatkan satu pun wakilnya di semifinal, masih bakal berlanjut.

"Saya pikir tim Inggris sekarang menemukan kesulitan lebih besar untuk meraih sukses di Liga Champions karena krisis finansial mereka akan berujung pada situasi di mana sepak bola Inggris tak lagi memainkan peran seperti masa-masa sebelumnya," lanjut .

"Jika Anda membangun semua kesuksesan di atas utang, saya pikir itu tidaklah baik. Di Jerman, Anda takkan mendapat ijin beroperasi jika Anda kehilangan banyak uang di liga domestik."

"Saya tak membicarakan Manchester United secara khusus namun banyak klub Inggris telah membangun diri mereka di atas utang dan hal itu, menurut saya, tidak bisa dibenarkan."

Kritikan senada juga dilontarkan winger Bayern, Arjen Robben yang mencetak gol penentu dalam pertandingan yang berkesudahan 3-2 untuk keunggulan United tersebut.

"Saya bisa memahami reaksi namun ia salah. Kami tak memberikan tekanan pada wasit atas pengusiran , itu memang keputusan yang tepat untuknya," ucap pada The Sun.

"Saya rasa lebih banyak pemain United harusnya menerima kartu. Dalam sepak bola Anda tak selalu mendapatkan apa yang layak Anda dapatkan, namun dalam pertandingan itu kami menunjukkan ketangguhan yang mengagumkan."

"Tak mudah untuk bangkit dari ketinggalan 3-0 melawan United namun dalam 180 menit kami layak atas hasil ini," tutup . (espn/row)

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Berita Terkait