
Bola.net - Kegagalan tim-tim Inggris di Liga Champions musim ini mendapat perhatian khusus dari mantan pelatih Leeds United, David O'Leary.
Inggris terancam tak meloloskan satu pun wakilnya ke perempat final Liga Champions, musim terburuk sejak tahun 1996, ketika Inggris diwakili Blackburn Rovers.
Arsenal dan Chelsea, dua wakil tersisa Inggris di Liga Champions, mengalami kekalahan dari wakil Italia pada leg pertama. Arsenal kalah empat gol tanpa balas dari Milan, sementara Chelsea butuh kemenangan dengan selisih dua gol untuk bisa melewati hadangan Napoli.
Hasil ini sangat kontras bila dibandingkan dengan periode 2007 hingga 2009, ketika tiga dari empat semifinalis bergantian ditempati Manchester United, Chelsea, Arsenal dan Liverpool.
David O'Leary yang pernah membawa Leeds United ke semifinal Liga Champions tahun 2001, menilai alasan terpuruknya tim-tim Inggris di Liga Champions sangat sederhana, yakni karena kualitas tim papan atas Premier League yang menurun drastis.
"Kualitas Premier League tak berubah, tapi justru mundur ke belakang. Chelsea mengalami kemunduran. Arsenal mundur. Liverpool tak lagi kompetitif," kata O'Leary seperti dilansir Mirror Football.
"Menurut saya, Sir Alex [Ferguson] musim lalu meraih hasil fantastis dengan lolos ke final Liga Champions, tapi tim yang sekarang beda,"
"Manchester City punya kekuatan uang yang luar biasa untuk belanja pemain, tapi mereka masih dalam tahap membangun tim,"
"Chelsea saat masih dilatih Jose Mourinho punya John Terry dan Frank Lampard yang masih muda, juga dengan Arsenal beberapa tahun lalu yang sangat kuat, atau dengan Manchester United ketika masih ada Cristiano Ronaldo. Tapi sekarang? Tidak sama sekali," (mir/zul)
Inggris terancam tak meloloskan satu pun wakilnya ke perempat final Liga Champions, musim terburuk sejak tahun 1996, ketika Inggris diwakili Blackburn Rovers.
Arsenal dan Chelsea, dua wakil tersisa Inggris di Liga Champions, mengalami kekalahan dari wakil Italia pada leg pertama. Arsenal kalah empat gol tanpa balas dari Milan, sementara Chelsea butuh kemenangan dengan selisih dua gol untuk bisa melewati hadangan Napoli.
Hasil ini sangat kontras bila dibandingkan dengan periode 2007 hingga 2009, ketika tiga dari empat semifinalis bergantian ditempati Manchester United, Chelsea, Arsenal dan Liverpool.
David O'Leary yang pernah membawa Leeds United ke semifinal Liga Champions tahun 2001, menilai alasan terpuruknya tim-tim Inggris di Liga Champions sangat sederhana, yakni karena kualitas tim papan atas Premier League yang menurun drastis.
"Kualitas Premier League tak berubah, tapi justru mundur ke belakang. Chelsea mengalami kemunduran. Arsenal mundur. Liverpool tak lagi kompetitif," kata O'Leary seperti dilansir Mirror Football.
"Menurut saya, Sir Alex [Ferguson] musim lalu meraih hasil fantastis dengan lolos ke final Liga Champions, tapi tim yang sekarang beda,"
"Manchester City punya kekuatan uang yang luar biasa untuk belanja pemain, tapi mereka masih dalam tahap membangun tim,"
"Chelsea saat masih dilatih Jose Mourinho punya John Terry dan Frank Lampard yang masih muda, juga dengan Arsenal beberapa tahun lalu yang sangat kuat, atau dengan Manchester United ketika masih ada Cristiano Ronaldo. Tapi sekarang? Tidak sama sekali," (mir/zul)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 15:52IHSG Terbang 7% dan Rupiah Sentuh 18.000 terhadap Dolar AS
-
Liputan6 9 Juni 2026 15:34Korban Penipuan Umrah Hanania Group Tembus 687 Orang
-
Liputan6 9 Juni 2026 14:52Korban Curanmor Bisa Ambil Motor Gratis, Cukup Bawa 2 Dokumen ini
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:50IHSG Sesi Kedua Melonjak 4,5%
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:16Wamenkum Ungkap Alasan RUU Polri Dibahas Singkat
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:40Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497595/original/070518800_1770638545-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7180592/original/049571200_1779975633-IMG_9839.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8139323/original/059171500_1780991574-WhatsApp_Image_2026-06-09_at_14.35.50.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8133975/original/022875900_1780985815-IMG_2707.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
