
Bola.net - Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson tak merasa kegagalan timnya di Liga Champions pantas disejajarkan dengan wakil Inggris lainnya.
Setan Merah tersingkir secara kontroversial di babak 16 besar oleh Real Madrid. Itu membuat Inggris tak mengirim satu pun wakil di babak delapan besar setelah Manchester City dan Chelsea kandas di fase grup. Sementara kendati tampil berani, Arsenal pun terhenti di babak 16 besar.
Namun melihat penampilan berani anak asuhnya, Ferguson masih merasa mereka tak pantas mengepak koper lebih dini. Oleh karenanya, ia tak mau kegagalan mereka disamakan dengan para rivalnya - terutama City dan Chelsea yang tersingkir dengan cara lebih memalukan.
"Anda tak bisa menempatkan kami semua dalam satu keranjang dalam masalah kemunduran. Performa kami lawan Madrid begitu luar biasa dan kami harusnya ada di delapan besar, tapi sayangnya tak begitu," ujar pria Skotlandia itu.
Dan Ferguson hanya merasa terhentinya tren Inggris yang mengirim setidaknya satu finalis dalam tujuh dari delapan musim terakhir, hanyalah sebuah siklus buruk yang bakal segera berlalu. "Selama beberapa tahun, tim Inggris rutin masuk semifinal dan final. Saat ini tim Jerman yang melaju dan Spanyol sudah seperti itu beberapa tahun belakangan," pungkasnya. (fox/row)
Setan Merah tersingkir secara kontroversial di babak 16 besar oleh Real Madrid. Itu membuat Inggris tak mengirim satu pun wakil di babak delapan besar setelah Manchester City dan Chelsea kandas di fase grup. Sementara kendati tampil berani, Arsenal pun terhenti di babak 16 besar.
Namun melihat penampilan berani anak asuhnya, Ferguson masih merasa mereka tak pantas mengepak koper lebih dini. Oleh karenanya, ia tak mau kegagalan mereka disamakan dengan para rivalnya - terutama City dan Chelsea yang tersingkir dengan cara lebih memalukan.
"Anda tak bisa menempatkan kami semua dalam satu keranjang dalam masalah kemunduran. Performa kami lawan Madrid begitu luar biasa dan kami harusnya ada di delapan besar, tapi sayangnya tak begitu," ujar pria Skotlandia itu.
Dan Ferguson hanya merasa terhentinya tren Inggris yang mengirim setidaknya satu finalis dalam tujuh dari delapan musim terakhir, hanyalah sebuah siklus buruk yang bakal segera berlalu. "Selama beberapa tahun, tim Inggris rutin masuk semifinal dan final. Saat ini tim Jerman yang melaju dan Spanyol sudah seperti itu beberapa tahun belakangan," pungkasnya. (fox/row)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 01:10Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 23:51Chatib Basri: Pelemahan Rupiah Dapat Picu Kenaikan Harga
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:20Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Lampung Barat Besok
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:00KPK dan Polri Investigasi Bersama Kasus Korupsi, Ini Alasannya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8170070/original/040886200_1781025604-138792.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136481/original/050452400_1739862534-WhatsApp_Image_2025-02-18_at_12.19.46_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8163339/original/069222900_1781018082-1000927478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5095099/original/035419100_1736914807-Screenshot_20250115_094031_YouTube.jpg)
