
Bola.net - - Oleh: Jeffrie Liem
Selamat datang kembali musim sepak bola Eropa. Genderang awal telah ditabuh menandai perang klub-klub Inggris pada pertandingan Community Shield antara Manchester City melawan Chelsea. Sejarah-sejarah baru menanti.
Hari Minggu di Villa Park, Birmingham, menjadi saksi awal panasnya persaingan EPL musim ini, di mana sang juara bertahan Manchester City berhadapan dengan pemenang Piala FA Chelsea dalam pertandingan Community Shield FA yang menarik.
Kali ini Manchester City berhasil memetik kemenangan 3-2 atas Chelsea. Yaya Toure, Carlos Tevez dan Samir Nasri berhasil membalikkan kedudukan di babak kedua setelah Chelsea memimpin 1-0 sebelum turun minum.
Fernando Torres berhasil membuka skor bagi Chelsea, melanjutkan bentuk terbaiknya di Euro 2012 silam. Pemain yang baru dipromosikan Ryan Bertrand mengawali debutnya dengan mencetak gol untuk memberi peluang. Namun dengan bermain dengan hanya sepuluh pemain, setelah Branislav Ivanovic dikeluarkan di babak pertama, membuat permainan Chelsea menjadi tidak bisa maksimal.
Berikut adalah enam hal menarik yang bisa kita dapatkan pada pertandingan tersebut.
City Kembali Cetak Sejarah Baru

Manchester City berhasil memenangkan gelar Community Shield keempat mereka. Kemenangan itu mengangkat City ke peringkat enam sebagai peraih Community Shield terbanyak sepanjang masa, yang secara kebetulan di posisi yang sama dengan Chelsea.
Penantian City untuk gelar keempat tersebut terbilang sangat lama. Mereka harus menunggu sampai empat dekade sejak merebut gelar ketiga di tahun 1972.
Sebelumnya City memenangkan gelar liga musim lalu berkat kemenangan terakhir yang dramatis atas Queens Park Rangers. Itu adalah gelar pertama mereka sejak 1968.
Sejarah baru juga tercipta Di tahun 2011, saat Roberto Mancini memenangkan Piala FA yang pertama bagi City sejak tahun 1969.
Era saat ini jelas merupakan masa keemasan bagi City, klub yang telah memetik keuntungan dari investasi besar-besaran dari kepemilikan barunya.
Memenangkan Community Shield memang tidak memenuhi syarat sebagai sebuah prestasi penting, meskipun penantiannya sangat panjang. Pertandingan ini sedari dulu hanyalah sekedar pertandingan persahabatan. Namun tetap bergengsi karena mempertemukan dua juara.
Meski menang, pertandingan hari Minggu kemarin bukanlah hari yang benar-benar indah bagi City. Pertahanan mereka kebobolan dua kali bahkan saat lawan hanya bermain dengan 10 orang. Costel Pantilimon mengingatkan City bahwa belum ada ada pengganti yang tepat sebagai cadangan Joe Hart di mistar gawang.
Pertahanan Chelsea Perlu Dibenahi

Chelsea lolos ke Community Shield dengan memenangkan Piala FA Mei lalu. The Blues juga berhasil merebut trofi Liga Champions setelah melalui pertandingan-pertandingan hebat di fase knock out.
Pada jendela transfer musim panas, Chelsea melakukan investasi besar untuk membangun tim baru. Dengan biaya yang signifikan, Chelsea memboyong pemain tengah Jerman Marko Marin, pemain sayap asal Belgia Eden Hazard dan playmaker Brasil Oscar. Sementara itu, Roberto Di Matteo telah diberi kepercayaan penuh sebagai pelatih.
Akan tetapi untuk semua pengeluaran besar itu, Chelsea masih menemui kesulitan pada pertandingan-pertandingan pra-musim ini.
Kekalahan dari City hari Minggu kemarin merupakan lanjutan dari kekalahan memalukan mereka dari Brighton, sebuah klub papan tengah Championship musim lalu.
Chelsea memang belum memainkan Oscar dan Marko Marin, namun permasalahan Chelsea bukan pada lini tengahnya.
Seperti pada pertandingan-pertandingan sebelumnya, pertahanan Chelsea tampak sangat rapuh. City berhasil mencetak tiga gol dalam rentang waktu 20 menit di babak kedua, dan dalam sepertinya, mereka bisa saja mencetak lebih.
Branislav Ivanovic yang terkena kartu merah jelas merusak komposisi, namun Chelsea tidak bisa menjadikannya sebagai satu-satunya alasan.
Fernando Torres bermain bagus di depan, dan gol Ryan Bertrand memberikan optimisme bagi pendukung Chelsea.
David Luiz dan Mikel bermain buruk, tetapi tim harus bertanggung jawab bersama-sama. Lubang pada pertahanan Chelsea seharusnya menjadi perhatian serius menjelang musim baru.
Eksperimen Mancini

Manajer Manchester City Roberto Mancini melakukan eksperimen yang menyerupai formasi 3-4-1-2 saat menghadapi Chelsea. Fitur yang paling menarik adalah tiga pemain Vincent Kompany, Pablo Zabaleta dan Stefan Savic yang ditempatkan sebagai pemain bertahan.
Strategi ini membuat City kebobolan dua gol, tetapi percobaan ini belum tantu akan menjadi startegi yang akan dipakai secara reguler untuk City musim ini.
Sebelum pertandingan Minggu kemarin, City belum melakukan penandatanganan pemain bintang pada musim panas. Tepat sebelum pertandingan dimulai, tersiar kabar City telah mendapatkan gelandang Everton Jack Rodwell.
Rodwell harus membuktikan diri sebagai pemain tambahan yang berharga di tim utama City, Eksperimen taktik kemarin tentu akan memberi banyak saran bagi Mancini untuk meracik komposisi pemainnya.
Savic tentu bukanlah jawaban dalam pertahanan. Aleksandar Kolarov dan James Milner bermain bagus sebagai gelandang sayap. Saat kedua pemain tersebut bermain menyisir sisi lapangan, Samir Nasri, Yaya Toure dan Nigel De Jong bisa bekerja maksimal di tengah.
David Silva tidak diturunkan sejak awal, tapi bisa dipastikan posisi pemain ini tidak akan tergantikan pada lini tengah Mancini. Dengan potensi pertahanan tiga orang, Mancini telah menyiapkan banyak slot untuk memainkan pemain bintangnya tersebut musim ini.
Tevez Telah Kembali

Carlos Tevez mencetak gol luar biasa untuk Manchester City pada Minggu kemarin. Tevez membuktikan dirinya telah kembali ke bentuk terbaiknya saat membantu City menjuarai Piala FA tahun 2011.
Usai ketidakpastian musim 2011-12 silam, Tevez kini tampak tajam, fit dan benar-benar memiliki komitmen. Jika dia terus menjaga performanya, dengan tidak terlibat percecokkan dengan Mancini lagi tentunya, dia akan menjadi salah satu striker top di Liga Inggris musim ini.
City akan memiliki barisan penyerang terbaik dunia. Kembalinya Tevez akan menambah garangnya duet Mario Balotelli dan Sergio Aguero.
Masih butuh Robin van Persie, Mancini?
Pentingnya Ramires

Fernando Torres mencetak gol pertama Chelsea. Pemain Spanyol tersebut tampak akan bersinar bagi The Blues di depan musim ini.
Tetapi bukanlah Torres yang menjadi pemain penting Chelsea pada Minggu kemarin.
Penghargaan tersebut adalah milik Ramires, gelandang Brasil yang menjadi poros antara pertahanan dan serangan Chelsea.
Kinerja Ramires secara keseluruhan sangat baik. Sepanjang pertandingan Ramires berhasil mengacak-acak pertahanan City. Ramires berhasil menerobos pertahanan City yang digawangi oleh Kompany dan mengirimkan Umpan manis yang dimanfaatkan Torres dengan maksimal.
Permainan apik Ramires melahirkan beberapa spekulasi tentang hal-hal besar di masa depannya. John Brewin dari ESPN menuliskan tentang kemungkinan Ramires akan menjadi pemain terbaik musim ini.
Adaptasi Eden Hazard

Proses adaptasi untuk sepak bola Inggris membutuhkan waktu bagi banyak pemain baru. Termasuk pemain sayap baru Chelsea asal Belgia Eden Hazard.
Pemain muda 21 tahun ini, disebut-sebut akan sebagai superstar Premiership. Permainannya di Perancis jelas menunjukkan dia memiliki bakat itu.
Tapi permainannya hari Minggu kemarin jauh dari kelas pemain bintang. Ia gagal memberikan pengaruh pada permainan Chelsea yang diinginkan penggemar.
Namun demikian Hazard masih ada waktu untuk segera menjadi pemain yang diidamkan oleh segenap fans The Blues Chelsea musim ini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 11 Agustus 2025 16:22Borok Pertahanan Liverpool Terbongkar, Tapi Ada Harapan di Lini Depan
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 01:10Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
BERITA LAINNYA
-
editorial 4 Juni 2026 13:59Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
-
editorial 3 Juni 2026 16:194 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
-
editorial 3 Juni 2026 16:053 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 23:51Chatib Basri: Pelemahan Rupiah Dapat Picu Kenaikan Harga
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:20Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Lampung Barat Besok
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:00KPK dan Polri Investigasi Bersama Kasus Korupsi, Ini Alasannya
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8170070/original/040886200_1781025604-138792.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136481/original/050452400_1739862534-WhatsApp_Image_2025-02-18_at_12.19.46_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8163339/original/069222900_1781018082-1000927478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5095099/original/035419100_1736914807-Screenshot_20250115_094031_YouTube.jpg)

