8 Hal Menarik di Pertandingan AC Milan vs Manchester United

8 Hal Menarik di Pertandingan AC Milan vs Manchester United
Dua gol Rooney membenamkan Milan (c)reuters

Bola.net - - Rabu (17/02) dini hari tadi tersaji sebuah pertandingan klasik Eropa antara AC Milan dan Manchester United di San Siro. Sebuah duel yang menghangatkan kembali semangat sepak bola Eropa, dimana beberapa pekan terakhir sempat lesu dengan berita transfer Januari yang paling tidak produktif sepanjang sejarah sepak bola Eropa. Keluhan-keluhan tentang dominasi The Big Four Inggris, dimana cemoohan dan kutukan terhadap transfer-transfer pemain muda menjanjikan yang dilakukan klub-klub besar menjadi suatu hal yang membuat sepakbola Eropa semakin beku di musim dingin terburuknya. Bahkan berita perselingkuhan Terry semakin menjauhkan perhatian pecinta sepakbola terhadap teriakan-teriakan pembangkit semangat di lapangan. Pertandingan semalam berhasil menghadirkan kembali panasnya semangat sebuah pertandingan sepakbola, sebelum mengalami puncaknya di Piala Dunia Afrika Selatan musim panas nanti. AC Milan, wakil Italia, berkesempatan menjadi tuan rumah menjamu Manchester United, wakil Inggris, dua tim yang selama ini kita kenal sebagai raksasa Eropa, dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Lima buah Gol yang tercipta pada pertandingan tersebut menggambarkan betapa seru dan terbukanya permainan kedua tim tersebut, walau akhirnya pendukung tuan rumah harus pulang dengan kepala tertunduk lesu karena kekalahan sementara timnya. 8 Hal Menarik Ada 8 hal yang menarik bagi kami saat menyaksikan pertandingan semalam: 1. Ronaldinho is back! Kebangkitan kembali adalah benar adanya. Bagi beberapa orang yang tidak mengikuti Serie A musim ini tentu bertanya bagaimana kah bentuk permainan Ronaldinho kini setelah desas desus kebangkitannya mendominasi pemberitaan mengenai dirinya ketimbang perilaku buruknya yang gemar berpesta. Kecepatan dan kemampuannya mengolah bola membuat sedikit masalah bagi Manchester United. , bek muda United yang baru berusia 19 tahun perlu waktu lebih untuk mengenal gaya permainan Dinho dan berusaha menyusun lagi permainannya dengan baik di babak kedua. 2. Pertahanan yang buruk Bukan hal yang baru bagi kita, pertandingan ini memberikan bukti lebih bahwa pertahanan Manchester United memang berantakan. Komunikasi antar pemain sangat buruk, kurang melakukan takling, tidak ada sapu bersih untuk mengamankan pertahanan, penjagaan kurang ketat, dan para pemain sering lupa menutup pos yang ditinggalkan. Dampak ketidakhadiran Nemanja Vidic sangat mencolok. Patrice Evra tampak seperti tertembak dari belakang saat mencoba menghalau tendangan bebas yang akhirnya bisa dimanfaatkan Ronaldinho untuk mencetak gol. Babak pertama otomatis dikuasai oleh Milan yang bermain layaknya pasukan muda, meski rata-rata usia mereka sudah uzur, dan United sangat beruntung bisa menyamakan kedudukan lewat gol yang tidak disengaja dari kaki kiri Paul Scholes, yang sebenarnya menendang memakai kaki kanan. 3. Rio Ferdinand telah pulih Pertahanan Manchester United mungkin saja mengerikan, tetapi Rio Ferdinand menunjukkan kemajuan dari proses pemulihan cederanya dengan begitu tangguh menghentikan pergerakan Ronaldinho di menit ke 19. Satu persatu manuver Ronaldinho berhasil dipatahkan hingga membuatnya tersungkur ke rumput beberapa saat kemudian. 4. Nani, Nani, Nani Mungkin akan terdengar seperti no, no, no yang artinya tidak. Permainannya sungguh buruk hingga teman-temannya ingin memuntahkannya keluar, terutama Rooney yang dari mimik wajahnya tidak bisa menutupi kekecewaan itu.


Rooney dan Scholes, dua pahlawan kemenangan United
5. Wayne Rooney sangat luar biasa Rooney memiliki begitu banyak ruang seperti saat ia mencetak gol keduanya. Daniele Bonera dan Alessandro Nesta bermain seperti patung yang cocok untuk dipajang di Museum Castello Sforzesco Milan. 6. Kostum baru United? Kostum ketiga Manchester United kemarin tampil beda dari biasanya dengan atasan berwarna putih polos dipadukan dengan celana pendek biru dan kaus kaki putih. Strip Chevron yang biasanya menonjol menghiasi kostum kandang dan tandang United tidak tampak pada kostum ini. 7. Guru = Murid Pertandingan ini memiliki perbedaan cukup besar bila ditilik dari pengalaman kedua pelatih tim. Alex Ferguson dengan pengalaman 36 tahun sebagai pelatih sukses bisa digambarkan seperti seorang guru yang memberi pelajaran kepada muridnya, , yang baru memiliki pengalaman melatih selama 9 bulan. Namun dalam pertandingan semalam mereka sama-sama jeli dalam melakukan pergantian pemain. Masuknya Antonio Valencia menggantikan Nani yang tampil buruk di menit ke 64 berdampak positif bagi Manchester United. Dalam waktu 2 menit ia berhasil melakukan umpan silang yang sempurna untuk Rooney. Leonardo juga tidak tinggal diam menyaksikan timnya kehilangan daya dobrak. Clarence Seedorf dimasukkan untuk menggantikan David Beckham di menit ke 72. Dan hasilnya sungguh menakjubkan, dengan tumitnya Seedorf berhasil mengecoh Van Der Sar menyambut umpan sempurna Ronaldinho di menit ke 85. Gol tersebut memberikan harapan bagi Milan untuk bertandang ke Old Trafford pada pertandingan leg kedua. 8. Jarak leg kedua begitu jauh Leg kedua nanti akan dilakukan pada 10 Maret. Jarak waktu pertandingan antar leg yang lumayan panjang baru pertama kali diterapkan musim ini, memungkinkan kita untuk menonton lebih banyak pertandingan babak 16 besar ini secara langsung. Manchester United boleh saja berbangga diri memenangkan leg pertama, namun AC Milan masih memiliki segala peluang untuk membalikkan keadaan di leg kedua. Yang pasti kedua tim harus bekerja keras untuk memperbaiki sektor pertahanan masing-masing sebagai persiapan pertandingan leg kedua nanti yang pasti akan lebih panas lagi.

Berita Terkait