Analisa Masa Depan Gylfi Sigurosson Bersama Spurs

06-07-2012 07:08

 | Luka Modric

Bola.net - Oleh: Dimas Ardi


Gylfi Sigurdsson telah memutuskan untuk hijrah ke Tottenham Hotspurs ketimbang memilih Liverpool. Penampilannya musim lalu cukup menawan bersama Swansea. Liverpool pun tertarik untuk mendapatkan pemain asal Islandia itu, terutama setelah berlabuhnya Brendan Rodgers di kubu klub berjuluk The Reds tersebut. Entah apa yang mendasari Sigurosson berlabuh di klub London tersebut.

Berikut ini akan kami tampilkan ulasan mengenai masa depan Sigurdsson di klub yang baru saja menunjuk Andre Villas-Boas sebagai pelatihnya tersebut:

Kualitas Seorang Gylfi Sigurdsson

Tak ada yang akan meragukan kualitas yang dimilikinya setelah menyaksikan penampilannya bersama Swansea musim lalu. Tendangan jarak jauhnya cukup mumpuni. Umpan-umpannya terukur dan kemampuannya dalam mengeksekusi bola-bola mati cukup yahud.

Musim lalu dia memang hanya bermain 18 kali bagi Swansea, namun hal itu cukup baginya untuk menunjukkan kemampuannya. 50 umpannya berhasil membuka kesempatan bagi rekan-rekannya untuk menembakkan bola ke arah gawang. 3 diantaranya berhasil menjadi gol. Jika saja rekan-rekannya lebih tenang di depan gawang, Sigurdsson mungkin akan berhasil mancatatkan 10 assist.

Jika AVB mampu memaksimalkan perannya, maka Spurs akan menjadi ancaman serius bagi tim-tim premier leagu lainnya.

Dimanakah Posisi Yang Akan Ditempatinya Dalam Pola 4-3-3 Ala AVB?

Saat menukangi Porto, pola favorit AVB adalah 4-3-3. Formasi tersebut tidak membutuhkan seorang gelandang serang seperti Gylfi Sigurosson maupun Van Der Vaart.

Tiga gelandang yang digunakan AVB adalah gelandang-gelandang pekerja keras yang memiliki keseimbangan dalam menyerang maupun bertahan. Dengan formasi tiga gelandang yang kuat bertarung di lini tengah, para winger dan striker dapat leluasa untuk menyerbu area pertahanan lawan tanpa harus memikirkan lini pertahanan. Scott Parker, Luka Modric dan Sandro dirasa cocok untuk menempati posisi tengah tersebut. Lalu, dimanakah tempat bagi Sigurdsson dan Rafael Van Der Vaart?

Bisakah Gylfi Sigurdsson Bermain Sebagai Gelandang Tengah?

Sepertinya pemain ini tak akan efektif jika dimainkan sebagai gelandang tengah. Dia tak memiliki kemampuan untuk merebut bola seperti Scott Parker, fisiknya tak setangguh Sandro dan dia bukan tipe pemain yang mampu mengatur permainan seperti Luka Modric.

Dia akan sangat efektif jika dimainkan sebagai gelandang serang. Jadi pertanyaannya adalah, maukah seorang AVB mengubah pola favoritnya demi mengakomodasi seorang Sigurdsson?

Sigurdsson Bukan Pemain yang Benar-benar Dibutuhkan Spurs

Sigurdsson memang pemain yang berkualitas, namun, dia bukan pemain yang sebenarnya diperlukan oleh kubu Spurs. Spurs lebih memerlukan seorang penyerang, pengganti Luka Modric, seorang bek tengah dan seorang kiper.

Steve Caulker pantas diberikan kepercayaan untuk mengawal lini belakang Spurs. Tetapi jika AVB kurang mempercayainya, maka nama Jan Vertonghen dapat menjadi pilihan yang pas. Di lini tengah, jika Luka Modric memang meninggalkan Spurs, maka Joao Moutinho bisa menjadi pengganti yang sepadan. Untuk lini depan, striker timnas Belanda, Klaas-Jan Huntelaar adalah pilihan yang sempurna.

(kpl/bola)

LUKA MODRIC: ARTIKEL TERKAIT



ARTIKEL LAINNYA