Analisa Taktik Bayern Menghancurkan Barcelona

24-04-2013 11:52
2. Pola Permainan
   
Pola Permainan

Barca mengawali laga dengan penguasaan bola seperti yang menjadi pola permainan mereka. Mengalirkan bola hingga ke lini belakang untuk memancing pemain Bayern maju meninggalkan pos mereka masing-masing.

Sementara Bayern membiarkan dua bek Barca, Gerard Pique dan Marc Bartra untuk menguasai bola. Tetapi pemain Bayern tidak terpancing untuk maju, melainkan menjaga ketat trio penyerang Barca di lini depan. Sementara Thomas Mueller yang biasanya menjaga ketat pemain lawan di lini tengah dibiarkan bebas bergerak untuk maju ke area lawan.

Barcelona menempatkan Sergio Busquets untuk menjaga ketat Mario Gomez. Ketika Gomez turun terlalu dalam, Busquets melepas penjagaannya, tetapi begitu Gomez memasuki area Barca, Busquets menempel ketat sang striker bagaikan perangko. Hal ini yang membuat Mueller leluasa bergerak. Sementara Arjen Robben dan Franck Ribery menahan serangan kedua full-backs Barca.

Taktik yang digunakan Bayern ini dikenal dengan fake pressing. Mereka menjaga ketat pemain lawan yang akan menjadi target bola, dan membiarkan beberapa rekannya untuk bebas bergerak. Dengan cara ini Bayern sukses meredam agresivitas Barca, menghemat tenaga dengan bermain efektif dan tetap berbahaya melancarkan serangan.

Taktik Bayern ini sebenarnya beresiko tinggi karena memerlukan konsentrasi tinggi. Bek Bayern tidak boleh lengah sedikitpun mengingat kecepatan yang dimiliki trio lini depan Barca. Tetapi Bayern sukses mengkarantina trio lini depan Barca dari aliran bola. Sedangkan lini tengah Bayern juga sukses mematikan lini tengah Barca sebelum melancarkan serangan cepat.


ARTIKEL TERKAIT



ARTIKEL LAINNYA