Bola.net - - Oleh: Ronny Wicaksono
Bursa transfer musim dingin sudah ditutup 31 Januari silam, dan semua klub Serie A memanfaatkannya untuk mengevaluasi kekuatan mereka jelang putaran kedua kompetisi.
Tak seperti di Inggris, lalu lintas kepindahan pemain di Italia tak banyak yang menghadirkan kejutan maupun rekor nilai transfer. Kebanyakan klub lebih memilih untuk memboyong pemain dengan status pinjaman disertai opsi pembelian permanen di akhir musim.
Bagaimana peta kekuatan di Serie A, terutama tim-tim papan atas yang bersaing merebut scudetto, usai bursa transfer musim dingin ini? Berikut ulasan BOLA.NET untuk Anda:
AC MILAN
Rossoneri termasuk salah satu klub yang cukup sibuk di bursa transfer Januari ini.
Mereka mendatangkan lima pemain baru untuk menambah kekuatan mereka menyongsong paruh kedua masing-masing Antonio Cassano (Sampdoria) Mark Van Bommel (Bayern Munich), Urby Emanuelson (Ajax), Didac Vila (Espanyol), Nicola Legrottaglie (Juventus).
Dari semua nama tersebut terlihat jelas jika Milan melakukan penambahan kekuatan di semua lini, terutama di lini belakang yang kerap rapuh akibat ditinggal sejumlah pilar yang cedera.

CASSANO: Sumber Kreativitas Baru Milan (c)GettyImages
Sedangkan di lini depan, kedatangan diharapkan mampu menghadirkan kreativitas di lini depan sepeninggal , mengingat barisan penyerang Milan sudah dihuni para tukang gedor yang mumpuni.
Melihat komposisi pemain yang mereka miliki, Milan punya peluang besar untuk mengarungi sisa kompetisi dengan baik - asalkan tidak lagi tergelincir dan bisa mempertahankan konsistensi, masih menjadi favorit kuat penggondol
scudetto musim ini.
INTER MILAN
Seteru AC Milan ini juga lumayan aktif di bursa transfer Januari ini.
Saat pasar jual beli pemain baru dibuka,
Nerazzurri sudah mendatangkan
Andrea Ranocchia dari Genoa demi menambal lini belakang yang ditinggalkan
Walter Samuel. Inter berkoar bahwa adalah pembelian terakhir mereka, namun nyatanya mereka mampu mendaratkan
Giampaolo Pazzini (Sampdoria),
Houssine Kharja (Genoa) dan
Yuto Nagatomo (Cesena) ke Giuseppe Meazza.

PAZZINI: Satu Pembelian Terbaik Inter Musim Ini (c)GettyImages
Strategi Inter di bursa transfer kali ini terbilang cukup bagus demi menambah kekuatan skuad mereka yang sejatinya sudah cukup lengkap. Namun dengan pelapis di lini depan sekualitas , juga di lini tengah macam serta yang terpenting di lini belakang dengan hadirnya serta , Inter kini merupakan tim yang cukup konsisten serta menjelma menjadi penantang paling serius bagi Milan dalam perburuan
scudetto.
Revolusi besar yang dicanangkan
Bianconeri di awal musim ternyata tak berjalan mulus. Meski sempat tampil bagus, performa Juve kembali tak konsisten, apalagi setelah
Fabio Quagliarella yang menjadi andalan di lini depan didera cedera serius dan harus absen hingga akhir musim.
Walhasil, Juve pun kalang kabut dan bergerak cepat di bursa transfer musim dingin. Manajemen kemudian sukses menggaet
Luca Toni dari Genoa serta
Alessandro Matri dari Cagliari, namun melepas ke Parma.

TONI: Digaet Sebagai Pengganti Quagliarella (c)GettyImages
Namun, seperti dikritik
Luciano Moggi, Juve lupa menambal lini belakang mereka - sektor yang menjadi titik lemah Juve sepeninggal
Fabio Cannavaro. Di lini tersebut mereka hanya mendatangkan
Andrea Barzagli dari Wolfsburg, dan melepas
Nicola Legrottaglie ke Milan.
Lini tengah dan depan
Si Nyonya Tua boleh saja bersaing dengan Inter dan Milan, tetapi jika lini belakang mereka yang tak punya cukup pelapis, mengalami masalah, maka perjalanan Juve bisa jadi bakal kembali tersendat musim ini.
AS ROMA
Berbekal skuad yang diyakini banyak pengamat di Italia sebagai tim terkuat Roma dalam beberapa tahun terakhir, tak serta merta menjadikan mereka kandidat kuat dalam perebutan
scudetto. Sempat terseok di awal musim,
Giallorossi mulai menemukan performa mereka kembali dan kini mulai merangsek ke papan atas.

BORRIELLO: Masih Jadi Andalan Para Serigala (c)AP
Pelatih Roma,
Claudio Ranieri berulang kali menyatakan jika ia sudah puas dengan skuad yang ia miliki dan itu ia buktikan dengan tak adanya aktivitas Roma di bursa transfer kali ini selain melepas stok penyerangnya yang cukup melimpah, seperti
Julio Baptista ke Malaga dan
Stefano Okaka ke Bari.
Lini belakang yang mulai padu serta lini tengah yang agresif merupakan andalan untuk mengarungi sisa kompetisi. Namun masalah bisa muncul dari lini depan yang dihuni banyak penyerang berkualitas macam
Francesco Totti,
Mirko Vucinic, ,
Marco Borriello, serta
Jeremy Menez. Jika mampu memberikan strategi rotasi yang baik demi meredam gejolak di ruang ganti, maka skuad Roma boleh dipandang sebagai salah satu kekuatan yang bakal menjadi kuda hitam di akhir musim.
Skuad
Biancoceleste tampil mengejutkan di awal musim dengan sempat menguasai puncak klasemen Serie A, namun memasuki pertengahan kompetisi mereka mulai menemukan ganjalan. Kolektivitas yang menjadi andalan pelatih
Edy Reja mulai menemui batu sandungan seiring minimnya pelapis dengan kualitas yang sepadan.

SCULLI: Menambah Daya Gedor Lini Depan Lazio (c)GettyImages
Namun merasa puas dengan lini belakang dan depannya, merasa hanya perlu menambahkan satu penyerang lagi di bursa transfer musim dingin kali ini. Pilihannya jatuh pada
Giuseppe Sculli. Penyerang Genoa itu diharapkan menjadi salah satu kartu as andai lini depan Lazio mulai mengalami kebuntuan.
Dengan skuad yang mereka miliki saat ini, Lazio berpotensi merepotkan para tim yang bersaing menggondol
scudetto, tapi untuk menjadi jawara Serie A? Tampaknya masih berat musim ini.
Satu lagi kuda hitam di Serie A musim ini. Berbekal skuad yang sama musim lalu, para penggawa
Partenopei tentu makin padu dan paham satu sama lain. Satu faktor kunci yang melambungkan kekuatan mereka musim ini tentunya adalah kedatangan
Edinson Cavani dari Palermo. menjelma menjadi penyerang yang ganas berkat dukungan pemain kreatif macam
Ezequiel Lavezzi dan
Marek Hamsik.

CAVANI: Makin Tajam di Napoli (c)AP
Namun tak cukup sampai di situ, Napoli pun masih merasa perlu menambah amunisi di lini lainnya. Hasilnya, mereka berhasil memboyong gelandang berbahaya Catania,
Giuseppe Mascara serta bek berpengalaman
David Ruiz dari Espanyol.
Bukan tak mungkin, Napoli masih akan menghadirkan kejutan hingga akhir musim Serie A dengan kekuatan kolektif yang mereka miliki. Dan meski pelatih
Walter Mazzarri enggan jemawa,
toh para fans Napoli sudah cukup yakin tim mereka bakal berbuat banyak musim ini. Setidaknya, tiket ke pentas Eropa bukan lagi sesuatu yang mustahil untuk mereka genggam.