
Bola.net - - 
Arsene Wenger tidak bermasalah di Arsenal. Dia tidak pernah dan tidak akan pernah. Manajer Arsenal ini salah satu dari sedikit orang di dalam permainan di negeri ini yang masih memiliki pemahaman tentang realitas.
Dia setia kepada klubnya, bahkan ketika seorang miliarder bodoh menggedor pintu ruang rapat tidak mengubah kebijaksanaannya. Wenger tetap setia kepada pemainnya meskipun banyak yang mengecewakannya.
Di atas segalanya Wenger setia pada prinsip dan keyakinannya. Dia mengabaikan rengekan dari penggemar yang tidak tahu berterima kasih dan juga kemarahan eksekutif badut gemuk yang berbicara tergagap sambil menggoyangkan dagu atas hengkangnya Robin van Persie ke dalam segelas Chablis.
'Tidak! Tidak! Bagaimana bisa kita kehilangan dia? Mereka menangis seperti penggemar artis remaja Justin Bieber yang menuntut "Wenger harus bertanggungjawab untuk ini - atau pergi!" Hal itu memperlihatkan semua kebodohan mereka dan memamerkannya itu di Twitter. Orang-orang ini idiot dan mereka harus diabaikan.
Bohong jika masalah di Arsenal dikaitkan dengan Wenger. Dia dikepung oleh pertengkaran di ruang rapat, binatang yang tidak tahu berterima kasih di ruang ganti dan komentar bodoh di chatroom.
Saat ini, Van Persie dengan percaya diri mencoba melakukan trik sangat jelas. Pemain Belanda yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Tahunan, setelah memberikan satu musim yang sempurna, telah mengumumkan Arsenal tidak cocok untuk memenuhi ambisinya.
Sungguh aneh. Mereka tampaknya cukup menginginkan dia ketika dia sedang berbaring di atas meja pengobatan untuk mengumpulkan uang tunai. Tapi sepertinya tidak lagi.
Seperti lirik lagu yang menyatakan bahwa ambisi dapat membuat anda terlihat cukup jelek. Seperti Van Persie sekarang.
Dia tidak punya hak untuk memberitahu Wenger bagaimana menjalankan klub. Manajer Arsenal memberinya kesempatan ketika dibuang dari Feyenoord pada daftar transfer karena cidera di bagian belakang.
Pemain Belanda ini telah membayar utangnya secara efektif dengan kualitas pemain rekrutan musim panas Wenger, seperti striker , Lukas Podolski. Striker 27 tahun tersebut bermain lebih dari 100 pertandingan, dan juga pemain tim nas dan pencetak gol terbanyak di Ligue 1, Olivier Giroud, dengan total 24 juta pondsterling.
Dengan langkah apa pun, itu sebuah bisnis yang besar. Perlu mengingatkan semua orang pada titik ini bahwa akuisisi ini sangat baik, dengan ditambahkannya mereka (Podolski dan Giroud) ke skuad yang finish ketiga dalam tabel musim lalu.
Benar, Arsenal miskin prestasi. Mereka selesai pada urutan ketiga di liga paling menguntungkan dan paling kompetitif di dunia, di bawah Manchester City yang menghabiskan banyak uang dari orang yang sangat kaya untuk meraih gelar juara.
Van Persie dapat melakukan apapun yang dia suka dengan karirnya sendiri. Dia bisa menolak untuk menandatangani kontrak baru, bermain untuk siapapun yang dia pilih, dan mendapatkan sebanyak yang ia bisa. Semoga dia sukses dalam semua itu.
Tapi untuk sikap dan bahasa tubuhnya, seolah-olah ia sedang dipaksa keluar dari klub dengan alasan untuk memenuhi ambisinya adalah omong kosong. Wenger telah merekrut yang terbaik musim panas ini dan mungkin ada lagi yang akan datang, tapi kedengarannya seolah-olah Van Persie membuat keputusan untuk membiarkan kontraknya berakhir jauh sebelum Podolski dan Giroud tiba.
"Soal keuangan bukan prioritas saya," kata kapten Arsenal, namun tampaknya ia mengejar kontrak yang lebih besar. Kita semua tahu karena ini pasti akan memberinya kesempatan lebih baik untuk memenangkan medali.
Hanya karena City memiliki uang lebih dari klub di dunia, tidak akan mengurangi ambisi Wenger. Mungkin dia hanya melihat realita yang ada. Jika Wenger memutuskan Van Persie kurang berpotensi, baik itu Manchester City, Real Madrid, atau siapa pun yang siap untuk menawar, maka siapa bilang dia salah?
Dilihat dari sudut pandang lain, bagaimana jika Van Persie menunjukkan ia bisa mendapatkan 240.000 poundsterling seminggu di tempat lain, kenaikan yang cukup besar dari saat ini 100.000 poundsterling. Wenger melihat jumlah yang diambil dan memutuskan dia tidak bisa memaksa dirinya untuk menyerahkan kenaikan tahunan sebesar 7,3 juta poundsterling per tahun 7.3? Menurut anda, apakah dia gila atau waras? Secara pribadi, saya memuji dia.
Memalukan, pemegang saham terbesar kedua klub Alisher Usmanov melompat pada kereta RvP dalam upaya untuk mendapatkan keuntungan dari kerusuhan tersebut. Dia mengambil kesempatan untuk memancing kemarahan di Arsenal dengan mengejek pemilik klub Stan Kroenke. Karena Usmanov belum diberi tempat di barisan Red & White meskipun memiliki 30 persen saham, kita bisa menebak apa motif yang paling mungkin.
Konflik yang terjadi di belakang layar menunjukkan bahwa manajer dapat melawan dengan satu tangan di belakang punggungnya. Tapi, dalam semua ini, ada satu orang yang bisa dipercaya, memiliki kepentingan terbaik klub di hatinya.
Bukan Van Persie. Bukan Kroenke. Bukan Usmanov. Melainkan Wenger.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 8 Juni 2026 09:32Piala Dunia 2026: Declan Rice Diangkat Jadi Wakil Kapten Inggris
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 20:31Guillermo Ochoa, Ikon Timnas Meksiko di Piala Dunia
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 19:45Daftar 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
editorial 4 Juni 2026 13:59Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
-
editorial 3 Juni 2026 16:194 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
-
editorial 3 Juni 2026 16:053 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 20:17Diisukan Gantikan Menkeu Purbaya, ini Jawaban Budi Gunadi
-
Liputan6 9 Juni 2026 20:02Usai Menghadap Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Kursi Menkeu
-
Liputan6 9 Juni 2026 19:15Bantuan Pangan Beras Diperpanjang Tiga Bulan
-
Liputan6 9 Juni 2026 19:14KPK Bongkar Skema Penyamaran Uang Korupsi Bupati Muara Enim
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8159681/original/005529400_1781014180-WhatsApp_Image_2026-06-09_at_20.21.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5485457/original/070806700_1769507349-bgs_jkn.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8147456/original/007172100_1781000534-IMG-20260609-WA0044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556450/original/037805800_1776247114-1000290308.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8153833/original/023177800_1781007731-WhatsApp_Image_2026-06-09_at_19.01.30.jpeg)

