Head to Head 16 Besar UCL: Shakhtar vs Dortmund

Head to Head 16 Besar UCL: Shakhtar vs Dortmund

Bola.net - - Dua tim yang sama-sama kurang diperhitungkan di awal Liga Champions musim ini, Shakhtar Donetsk dan Borussia Dortmund akan saling bentrok mengadu ketajaman di babak 16 besar.

Dortmund tampil mengejutkan di fase grup dengan tampil sebagai pemuncak grup neraka. Permainan impresif mereka memaksa Real Madrid harus puas lolos sebagai runner-up sementara juara Inggris, Manchester City dan juara Belanda, malah harus mengepak koper lebih dini.

Tak kalah mengejutkan adalah kiprah Shakhtar. Mereka memaksa mencatat rekor buruk sebagai juara bertahan pertama yang tersingkir di fase grup. Kekalahan atas di laga terakhir grup saja yang menggagalkan ambisi mereka lolos sebagai juara grup.

Duel dua tim dengan gaya permainan memikat ini pun menjanjikan laga bakal seru dalam dua leg. Bagaimana kekuatan dan perjalanan keduanya? Berikut kami bedah untuk Anda.

Kisah Sejauh Ini: Shakhtar

Kisah Sejauh Ini: Shakhtar

Shakhtar memulai turnamen edisi tahun ini dengan gemilang di tiga matchday awal - mengalahkan Nordsjaeland di kandang, imbang namun layak menang di rumah Juventus serta pantas menang lebih besar dari sekedar 2-1 atas Chelsea di Donbass Arena.

Pada pertemuan di Stamford Bridge, Shakhtar kalah dramatis 2-3 oleh gol Victor Moses di menit akhir. Namun tiga poin di Denmark menjadikan mereka tim pertama yang lolos dari grup. Kekalahan dari Bianconeri 0-1 di laga terakhir cuma menggagalkan laju mereka menjadi pemuncak grup, namun ini pun cuma kali kelima mereka mengakhiri laga tanpa clean sheet.

Kisah Sejauh Ini : Dortmund

Kisah Sejauh Ini : Dortmund

Setelah berjuang keras mengalahkan Ajax pada laga pertama grup di kandang sendiri, Dortmund mulai menunjukkan penampilan menyerang khas mereka saat melawan Manchester City dua pekan kemudian. Mencatat segudang peluang, kemenangan mereka dibuyarkan oleh penampilan brilian kiper City, Joe Hart dan penalti Mario Balotelli di menit akhir.

Kemenangan 2-1 di kandang sendiri serta hasil imbang 2-2 saat menantang Real Madrid menunjukkan jika mereka bukan tim sembarangan. Kemenangan berikutnya lawan Ajax dan City pun kian mengukuhkan reputasi yang sudah sepantasnya mereka dapatkan.

 

Momen Krusial: Shakhtar

Momen Krusial: Shakhtar

Di kandang sendiri lawan Chelsea, Shakhtar begitu dominan sehingga sang juara bertahan turnamen tampak seperti tim gurem yang biasa mereka permak di liga domestik - saat itu mereka memenangi 15 laga pertama musim. Penampilan gemilang Petr Cech membuat The Blues tak dipermalukan sepenuhnya, namun performa tersebut - di luar skor yang cuma 2-1, sudah membangkitkan konfidensi pasukan Mircea Lucescu.

Momen Krusial: Dortmund

Momen Krusial: Dortmund

Kemenangan Dortmund atas Madrid di matchday tiga  membuktikan jika juara Jerman ini sudah menyingkirkan kenaifan yang membuat mereka gagal di musim sebelumnya. Banyak tim bakal melempem saat Cristiano Ronaldo menyamakan kedudukan dari gol cepat Robert Lewandowski dalam tempo singkat. Namun mereka tetap tak gentar dengan kekuatan tim tamu dan membuat publik kandang mereka gembira lewat gol voli Marcel Schmelzer di babak kedua yang mengunci kemenangan 2-1. Setelah laga, keyakinan pun terpancar dari para pemain Dortmund jika mereka bisa berbicara banyak.

Pemain Kunci: Shakhtar

Pemain Kunci: Shakhtar

Tak dipungkiri lagi jika figur kunci sukses Shakhtar adalah penggawa Brasil mereka - Fernandinho dan Willian. Dan kecemasan Lucescu jika bintangnya bakal dibajak klub lain pun akhirnya jadi kenyataan. Willian memutuskan hengkang ke Rusia membela Anzhi Makhachkala para bursa transfer musim dingin kemarin, meninggalkan beban mengangkat tim di pundak Fernandinho seorang.

Pemain Kunci: Dortmund

Pemain Kunci: Dortmund

Sebagian besar pemain baru butuh waktu untuk nyetel dengan tim namun Marco Reus tidak demikian. Ia mampu meneruskan penampilan garangnya bersama VfL Borussia Moenchengladbach - tim yang ia tingggalkan di musim panas. Adaptasi instan pemain berusia 23 tahun kemungkinan ada hubungannya dengan fakta bahwa dia lahir dan dibesarkan di Dortmund, juga kehadiran rekan setimnya di timnas Jerman - Mario Gotze and Kevin Grosskreutz. Tiga gol pada musim debutnya di turnamen elit Eropa, termasuk gol krusial ke gawang City dan Madrid menjadikan kepergian Shinji Kagawa ke Manchester United pun tak lagi dirasakan tim.

Calon Bintang: Shakhtar

Calon Bintang: Shakhtar

Penyerang asal Armenia, Henrikh Mkhitaryan melesakkan gol pertama Shakhtar di fase grup dan performa pemain berusia 23 tahun ini kian meningkat setelahnya. Namun peluangnya bertahan di tim inti bisa saja terbatasi oleh kebijakan Lucescu yang jarang menerapkan rotasi - total hanya 16 pemain ia turunkan dalam enam laga grup.

Calon Bintang: Dortmund

Calon Bintang: Dortmund

Saat timnya sudah memastikan diri lolos sebagai juara grup, pelatih Jurgen Klopp memilih memberi kesempatan pada sejumlah pemain muda di laga terakhir lawan City. Dan bek Oliver Kirch, pencetak gol Julian Schieber serta pemain muda Leonardo Bittencourt semua mendapat pengalaman berharga yang pasti bakal berharga di masa depan. Namun dari semuanya, gelandang Moritz Leitner yang didatangkan dari TSV 1860 Munchen mungkin yang paling bersinar mengingat usianya yang baru 20 tahun.

Fakta Penting: Shakhtar

Fakta Penting: Shakhtar

Shakhtar lolos ke babak knockout  baru untuk kali keduanya musim ini. Namun di kesempatan terakhir, tepatnya musim 2010-2011, mereka berhasil melaju hingga perempat final. Bisakah mereka meraih pencapaian baru musim ini?

Fakta Penting: Dortmund

Fakta Penting: Dortmund

Dengan usia rata-rata baru 24 tahun, Dortmund adalah salah satu skuad termuda di turnamen musim ini. Jika melihat hal itu, rangkaian rekor tak terkalahkan di fase grup pun menjadi kian impresif. Dari starting eleven mereka lawan City di matchday dua, enam di antaranya berangkat dari sistem akademi Jerman - sistem yang diterapkan setelah Jerman tersingkir dini dari Euro 2000 silam.

Memorable Quote: Shakhtar

Memorable Quote: Shakhtar

"Saat tim dipersiapkan dengan baik dan siap melakukan segalanya di lapangan, tak perlu menyesuaikan diri dengan lawan manapun. Kami memasang tujuan baru dan mencapainya tergantung hanya pada diri kami sendiri. Kami mengandalkan pengalaman kami semata. Pengalaman ini juga bisa jadi negatif namun masih bermanfaat bisa melaluinya," kata pelatih Mircea Lucescu soal filosofi timnya.

Memorable Quote: Dortmund

Memorable Quote: Dortmund

"Apa yang bisa saya katakan? Ini adalah hal yang Anda impikan sejak kanak-kanak. Jelas sebelum laga jika kami menghadapi salah satu tim terbaik dunia, dan kami ingin menunjukkan kami bisa bermain setara mereka - dan itulah yang berhasil kami lakukan. Mendapat kemenangan macam ini melawan tim macam Madrid, di depan fans Anda sendiri - ini sesuatu yang akan terus menetap dalam ingatan," ucap bek Neven Subotic usai kemenangan krusial atas Madrid di matchday 3.

Berita Terkait