Juventus vs Milan, Derby d'Italia Versi Galliani

09-01-2010 22:59
Juventus, semakin tertinggal bila kembali kalah saat lawan AC Milan. (c)Zimbio
Juventus, semakin tertinggal bila kembali kalah saat lawan AC Milan. (c)Zimbio

Bola.net - Oleh : Zulfikar Aleksandri

Bukan tanpa alasan Adriano Galliani menyebut laga Juventus kontra AC Milan sebagai Clasico of Serie A atau Derby d'Italia yang sesungguhnya, menggambarkan panasnya persaingan antara dua tim pengoleksi gelar terbanyak di Italia yang akan berhadapan di stadion Olimpico, Turin, Minggu (10/1).

Dengan 27 gelar scudetto, sembilan Coppa Italia, dan dua Liga Champions, Juventus menjadi yang terbaik di Italia, diikuti AC Milan dengan koleksi 17 scudetto, lima Coppa Italia, dan tujuh Liga Champions.

Namun dalam beberapa musim terakhir, terutama pasca kasus calciopolli yang melempar Juventus ke Serie B, Inter Milan mulai menjadi penguasa tunggal Serie A.

Musim ini, baik Juventus dan AC Milan masih berpeluang mengejar perolehan poin Inter Milan di posisi capolista. Rossoneri lebih unggul dari Juventus dengan meraih 34 angka dari 17 pertandingan. Bila mampu mengalahkan Juventus, AC Milan bakal unggul empat poin dan masih menyimpan satu pertandingan.

Meski AC Milan dan Juventus kini berada di bawah Inter Milan, posisi di klasemen tampaknya tidak akan mengurangi seru dan ketatnya laga di stadion Olimpico. Mampukah Juventus memperbaiki rekor tiga kekalahan dalam lima laga kandang terakhirnya?

Pada pertandingan sebelumnya -laga perdana di tahun 2010- kedua tim sama-sama meraih kemenangan. Juventus mengalahkan tuan rumah Parma 1-2, sedangkan Milan berpesta lima gol ke gawang Genoa.


Ciro Ferrara, dalam tekanan untuk memberi kemenangan atau karirnya terancam

Laga melawan AC Milan juga menjadi pertaruhan karir Ciro Ferrara di Juventus. Bila gagal meraih kemenangan, posisi mantan bek legendaris Bianconeri itu bakal semakin rawan pemecatan.

Milan datang ke Turin tanpa beban, meski sejumlah pemain masih belum fit, seperti Andrea Pirlo, Alessandro Nesta, dan Gennaro Gattuso. Namun kehadiran David Beckham membuat Leonardo dan pasukannya makin pe-de menghadapi Clasico of Seri A ini.

Head to Head Pemain Kunci

Alex Manninger vs Dida
Cedera yang dialami Buffon membuat kiper nomor satu Azurri itu kemungkinan bakal absen menghadapi Milan. Alex Manninger bakal menggantikan peran Buffon di bawah mistar Bianconeri. Mantan kiper Arsenal itu kerap cukup bagus setiap menjadi deputi Buffon. Sementara AC Milan akan tetap mengandalkan kiper veteran asal Brazil, Nelson Dida. Kesalahan fatal berupa blunder masih menjadi trauma bagi Dida, terutama pada laga-laga besar.

Cannavaro vs Borriello
Dengan usia yang tidak lagi muda, Fabio Cannavaro sebagai kapten Juventus dan juga timnas Italia kerap dikritik karena mulai kewalahan setiap menghadapi striker lawan yang memiliki kecepatan. Sebuah warning bagi Ciro Ferrara mengingat Milan memiliki striker cepat dengan naluri "membunuh" pada diri Marco Boriello yang akan dimanja dengan umpan-umpan Ronaldinho dan David Beckham. Milan juga masih memiliki Alexandre Pato, Klaas-Jan Huntelaar dan Filippo Inzaghi.


Pato dan David Beckham, kembali menjadi ancaman setiap lawan Rossoneri

Diego vs Andrea Pirlo
Kesempatan bagi Diego menunjukkan kualitasnya setelah mengalami periode buruk sepanjang akhir 2009 lalu. Nama Diego sempat melambung pada awal musim dengan mencetak dua gol ke gawang AS Roma. Kreativitas Diego dalam membangun serangan Juventus bakal diimbangi dengan kepintaran dan pengalaman Andrea Pirlo sebagai maestro lini tengah Milan. Bila Diego bakal dibantu oleh dua gelandang sentral, Felipe Melo dan Claudio Marchisio, maka Andrea Pirlo akan ditopang oleh dua gelandang pekerja keras Gennaro Gattuso dan Massimo Ambrosini. Jangan lupakan pula peran David Beckham dari lini kedua Rossoneri.

Amauri vs Nesta
Hampir sama dengan Cannavaro, usia Nesta yang tak lagi muda membuat mantan bek Lazio itu kerap kewalahan setiap menghadapi striker lawan, apalagi Nesta memiliki riwayat cedera yang cukup mengkhawatirkan. Namun Nesta bakal dibantuoleh bek asal Brazil, Thiago Silva, untuk meredam serangan Juventus yang akan kembali mengandalkan Amauri. Absennya David Trezeguet dan Vincenzo Iaquinta membuat pelatih Ciro Ferrara tidak memiliki banyak opsi di lini depan Juve. Hanya Alessandro Del Piero stop striker senior yang ada.

Prakiraan susunan pemain
Juventus
: Alex Manninger, Fabio Cannavaro, Giorgio Chiellini, Zdanek Grygera, Fabio Grosso, Felipe Melo, Christian Poulsen, Claudio Marchisio, Hasan Salihamidzic, Diego, Amauri

AC Milan: Dida, Abate, Alessandro Nesta, Thiago Silva, Antonini, Gennaro Gattuso, Massimo Ambrosini, Andrea Pirlo, David Beckham, Ronaldinho, Marco Borriello

Empat pertemuan terakhir
10 Mei 2009: Milan 1-1 Juventus
14 Desember 2008: Juventus 4-2 Milan
12 April 2008: Juventus 3-2 Milan
1 Desember 2007: Milan 0-0 Juventus (bola/zul)



Komentar Pembaca (27 komentar)
joko klaten, jakarta
14:12 25 Februari 2010
maju terus ac milan .......................
raih SCUDETO dan LIGA CHAMPIONS..........
sekaligus.......
firman, jakarta
11:07 02 Februari 2010
kurang seru menyimak seri A lewat berita tanpa melihat langsung di layar kaca TV. kapan Liga seri A disiarkan langsung dan rutin di stasiun TV....?...... BRAVOMILANO.
aldo, jambbeee
16:07 27 Januari 2010
milan pasti scudeto....juve..???? ke seri B aja loe.....!!!!!!!!!!
yasir piero, jambi
16:04 27 Januari 2010
juve tak akan mau kalah.......bravo juve.......!!!!!!!!
sandhy, bogor
20:23 25 Januari 2010
wlwpun milan kalah lg ttp yakin scudetto dlm genggaman milan.forza milan km trz mendukungmu.

ARTIKEL TERKAIT



ARTIKEL LAINNYA