Kejutan Tak Terduga di Euro 2012

Kejutan Tak Terduga di Euro 2012

Bola.net - - Oleh: Bayu Yulianto

Setiap turnamen sepakbola selalu diwarnai oleh kejutan. Sebuah tim, seorang striker muda, bahkan pemain yang memasuki masa pensiun pun kadang menyajikan momen luar biasa yang hanya bisa dilakukan oleh sedikit manusia saja. Termasuk dalam perhelatan Euro 2012 ini.

Ketika di turnamen-turnamen lain berjalan tanpa kesan, pesta sepakbola Eropa ini memberikan banyak kejutan, baik itu yang menyenangkan, ataupun yang mengundang kontroversi. Momen apakah yang paling mengejutkan?

1. Fernando Torres Tidak Mandul Lagi
Lawan Spanyol memang hanya Irlandia, yang bermain sangat buruk pada turnamen ini, dan Torres kurang impresif saat melawan Italia. Namun, dua gol striker Chelsea ke gawang Irlandia tadi malam sangat mengejutkan.

Gol yang bukan sembarang gol. Proses terjadinya gol tersebut pasti menghenyak para fans. Gol yang sepertinya mengakhiri kutukan mandul penguasa Liga Inggris tahun 2007 dan 2010 ini.

Torres tampak lebih percaya diri dan tampil dengan performa luar biasa. Dan bila sihirnya itu benar-benar kembali, adalah wajib untuk melihat aksi Torres di pertandingan-pertandingan berikutnya.

2. Kroasia Kembali Bersinar
Orang-orang melihat Kroasia sebagai tim solid, imbang di semua lini, yang akan menjadi lawan yang sama kuat, bukan sebagai tim yang mengandalkan skill.

Kenyataannya, Kroasia bisa mengimbangi permainan Spanyol dan Italia. Tim dari Balkan ini menggunakan strategi serangan yang ampuh dan pertahanan yang seperti tembok tebal, yang membawa mereka sebagai runner-up sementara Grup C.

Dipimpin oleh striker, Mario Mandzukic, Kroasia memiliki serangan-serangan tajam yang mengoyak pertahanan Irlandia, dan memporakporandakan lini belakang Italia.

Kroasia memang harus membuktikan lebih banyak dengan menantang pimpinan Grup C, Spanyol, di pertandingan berikutnya. Hanya sedikit pengamat yang mengatakan bahwa Kroasia akan melenggang ke babak selanjutnya.

3. Belanda Remuk Redam
Belanda datang sebagai favorit juara Piala Eropa. Mereka memiliki barisan penyerang hebat dan Maarten Stekelenburg yang tangguh di bawah mistar.

Dan mereka juga tampil menjanjikan di turnamen sebelumnya, Piala Dunia di Afrika Selatan, sehingga banyak pihak menganggap Belanda akan memberikan lebih pada Piala Eropa tahun ini.

Sayangnya, tim Oranje bermain jauh dari harapan. Lini belakang mereka banyak disorot karena terlalu lemah dan mereka kalah beruntun dari Denmark dan Jerman.

Kelemahan di jantung pertahanan ini tidak akan fatal bila ditutupi dengan permainan menyerang. Tapi, bisa kita lihat selama pertandingan Grup B, Belanda tumpul!

Bintang lapangan Robin van Persie sering gagal memanfaatkan peluang, sementara Arjen Robben yang mulai dimakan usia dihujani kritikan karena bermain terlalu egois dan bingung sendiri ketika menentukan saat yang tepat untuk passing atau berusaha mencetak gol.

Lebih buruk lagi, top skor selama babak kualifikasi Euro 2012, Klaas-Jan Huntelaar, belum sekalipun dipercaya sebagai pemain inti. Ia kesulitan menuntaskan tugasnya untuk mencetak gol ketika dimasukkan sebagai pengganti saat melawan Denmark.

Puncak dari masalah di tim Belanda adalah strategi Bert van Marwijk. Pelatih konservatif ini tidak bisa memanfaatkan kemampuan serangan Belanda yang eksplosif.

Dia seperti menemui jalan buntu karena tidak bisa meracik strategi terbaik untuk skuad Belanda. Suatu kejutan, tim sekuat Belanda yang tampil solid di Afrika Selatan harus berada di di dasar klasemen dan kemungkinan besar angkat koper lebih awal.