
Bola.net - - Pertandingan antara tuan rumah FC Porto melawan tamunya Arsenal Kamis (18/02) dini hari tadi memperlihatkan sebuah kekonyolan yang menggelikan. Gol kedua FC Porto di pertandingan leg pertama babak 16 besar Piala Champion itu pastinya akan menambah koleksi cuplikan kesalahan-kesalahan menggelikan di football blooper DVD. Sebuah kejadian lucu lahirnya sebuah gol yang mungkin anak berusia 10 tahun pun bisa mencetaknya. Backpass Campbell ke Lukacz Fabianski. Ketika Campbell sedang berusaha mengamankan bola di wilayah kotak pinalti, ia mengirimkan bola ke arah Lukacz Fabianski. Entah karena tegang atau memang lupa cara bermain bola, Fabianski langsung mengamankan bola tersebut dengan tangannya. Tanpa perlu mendengar pembelaan, wasitpun langsung menghadiahkan tendangan bebas untuk FC Porto. Setelah peluit ditiup, Campbell linglung. Campbell langsung membungkuk dengan tangan memegang lutut, mungkin karena kelelahan karena usianya tidak muda lagi atau karena frustasi akan kesalahannya yang membuat peluit wasit dibunyikan. Apapun masalahnya, Campbell adalah pemain veteran yang kaya pengalaman dan semestinya bisa mengendalikan situasi. Namun yang terjadi adalah sebaliknya, saat drama sedang dimainkan, Campbell malah sibuk melakukan pemeriksaan yang menyeluruh pada kaos kaki dan sepatunya. Fabianski, The Good Boy. Fabianski dengan baiknya memegang bola dan kemudian menyerahkannya ke wasit seperti seorang anak kecil polos yang baru saja melakukan kesalahan dan mengakuinya. Fabianski semestinya segera membuang bola jauh-jauh dari tempatnya, menendangnya ke samping, atau melemparkannya ke depan, apa saja yang memungkinkan daripada hanya memegangnya sambil menunggu keputusan wasit. Saat pemain FC Porto memintanya dari wasit dan wasit membunyikan peluit, Fabianski hanya bisa melenggang dan tidak punya cukup waktu untuk kembali mempertahankan gawangnya. Proses tendangan bebas yang cepat. Tentu saja, wasit memperbolehkan pemain FC Porto untuk melakukan tendangan bebas yang cepat. Ini adalah kebijakan yang dimiliki oleh wasit untuk memperbolehkan pemain melakukan tendangan bebas langsung atau tidak tanpa perlu menunggu pemain lawan siap mengatur dinding penghalang. Mungkin Wenger lupa menjelaskan aturan ini kepada anak asuhannya. Halangan Wasit. Setelah wasit memberi ijin tendangan bebas diambil dengan cepat, ia juga membuat Campbell tidak bisa bergerak. Kejadiannya berlangsung begitu cepat sehingga wasit tidak punya waktu untuk mundur dan Campbell tidak sempat mencegah Falcao mencetak gol. Pelatih Arsenal, Arsene Wenger mengkritik keras kepemimpinan wasit setelah pertandingan berakhir untuk membela anak asuhannya. Namun itu tidak akan terjadi saat pasukan Arsenal berada di ruang ganti, amarah Wenger pasti akan jadi santapan mereka sebelum pulang ke London.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 14:02Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
BERITA LAINNYA
-
editorial 4 Juni 2026 13:59Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
-
editorial 3 Juni 2026 16:194 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
-
editorial 3 Juni 2026 16:053 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
-
editorial 3 Juni 2026 15:476 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:50IHSG Sesi Kedua Melonjak 4,5%
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:16Wamenkum Ungkap Alasan RUU Polri Dibahas Singkat
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:40Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:37BGN Cari Dana di Luar APBN untuk MBG di Daerah 3T
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:32IHSG Sesi Pertama Melambung ke 5.599
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8133975/original/022875900_1780985815-IMG_2707.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8071711/original/001848000_1780916712-IMG_4123.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)

