La Furia Roja, Sang Penakluk Mitos

02-07-2012 17:30

 | Xabi Alonso

Bola.net -


Piala Eropa 2012 telah berakhir, sang matador Spanyol berhasil menjinakkan lawan-lawannya, sekaligus membalikkan segala tradisi dan mitos yang selalu menjadi pedoman para penikmat sepakbola.

Tidak tanggung-tanggung, mereka membinasakan ramalan dengan menciptakan empat gol tanpa balas. Mitos apa sajakah yang berhasil disangkal oleh tim berjuluk La Furia Roja ini?

1. Skandal = Italia Juara
Gli Azzurri dua kali mengangkat Piala Dunia 1982 dan 2006, dan semuanya diawali dengan rentetan skandal yang menggoyang sepakbola domestik Italia.

Paolo Rossi, yang diduga kuat terlibat dalam skandal judi Totonero, malah menjadi pahlawan bagi Italia saat menghancurkan Jerman Barat di Piala Dunia 1982.

Di Piala Dunia edisi 2006, skandal pengaturan skor, atau Calciopoli, yang menghantam Italia lebih berat lagi, bahkan menyeret klub sebesar Juventus yang akhirnya harus membuat La Vecchia Signora berlaga di Serie C. Namun, Italia malah melaju menjadi pemenang setelah mengalahkan Prancis di partai puncak.

Di Piala Eropa 2012 ini, Italia kembali harus mengawali perjalanan mereka dengan skandal pengaturan skor. Hasilnya, mereka tidak mampu memenangkan sang mitos.

Apakah mitos ini hanya berlaku untuk Piala Dunia saja?

2. Misteri Warna Kostum
Banyak yang menghubungkan bahwa warna kostum sang juara Liga Champions sama dengan pemegang Piala Eropa di tahun yang sama.

Di Liga Champions 2004, Jose Mourinho bersama FC Porto menjadi juara UCL. Warna kebesaran FC Porto adalah biru dengan kombinasi putih. Dan kebetulan pula, jawara Piala Eropa 2004 adalah Yunani, tim kuda hitam yang sebelumnya tidak pernah diperkirakan menjadi juara.

Pemenang Liga Champions tahun 2008 adalah Manchester United. Warna merah menjadi kebanggaan klub asal kota Manchester ini. Dan pemenang Piala Eropa 2008 itu adalah Spanyol, yang juga memiliki warna kostum dominan merah. Sama seperti Manchester United.

Dan Spanyol lagi-lagi mempermalukan mitos. Pemenang UCL 2012 adalah Chelsea. Klub dengan warna biru sebagai kebanggaan. Banyak anggapan bahwa Italia yang juga berkostum biru akan mempecundangi Spanyol.

Kenyataanya, yang menang malah La Furia Roja, Si Galak Berwarna Merah. Spanyol 2, mitos 0.

3. Rafael Nadal Menang Wimbledon, Spanyol Juga Menang
Sepakbola memang selalu dihubungkan dengan hal-hal lainnya. Baik itu yang masih berbau sepakbola atau sama sekali tidak ada hubungannya.

Rafael Nadal adalah petenis papan atas dari Spanyol, dan uniknya, setiap Rafael Nadal menjuarai Wimbledon maka timnas Spanyol juga memenangkan sebuah turnamen.

Kemenangan Spanyol di Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010 diawali dengan kemenangan Rafael Nadal di lapangan Wimbledon di tahun yang sama.

Tetapi tahun ini Nadal tersingkir dari persaingan tenis Wimbledon. Sedangkan Spanyol kembali sukses mencetak hattrick juara. Mitos tidak terulang lagi, Spanyol 3, mitos 0.

4. Juara Bertahan Akan Lengser
"Tidak ada yang bisa mempertahankan Piala Eropa dua kali berturut-turut," demikian kata mitos dan pengamat sepakbola.

Tetapi, Spanyol adalah spesial. Selalu ada pengecualian untuk mereka. Bahkan di turnamen besar seperti Piala Eropa. Dengan kekuatan mantera tiki-taka, mereka kembali berhasil mengubur dalam-dalam mitos tersebut.

Dan di tahun 2014 nanti, mungkin akan difavoritkan untuk menciptakan quattrick, menjuarai turnamen besar empat kali beruntun.

Prediksi yang mungkin bisa terjadi mengingat skuad Spanyol saat ini dihuni oleh mayoritas pemain muda. Problem terbesar mereka adalah, jika Xavi benar-benar mengundurkan diri dari timnas. Sebuah kerugian yang besar bagi Spanyol bila harus mencari sosok pengganti sehebat Xavi untuk meneruskan tradisi juara mereka.

Spanyol 4, mitos 0. (kpl/bola)

Tag euro 2012

XABI ALONSO: ARTIKEL TERKAIT



ARTIKEL LAINNYA