Pantaskah Rooney Diskors Karena Mengumpat?

Pantaskah Rooney Diskors Karena Mengumpat?
Wayne Rooney (c)getty

Bola.net - - Oleh: Chandra Wijaya Meski kejadian di mana Wayne Rooney mengumpat di depan kamera televisi sudah terjadi seminggu yang lalu, tetapi kasus ini sampai sekarang tetap hangat dibicarakan oleh banyak orang. Hal ini disebabkan terutama karena efek domino yang ditimbulkannya. Akibat mengumpat sesaat seusai berhasil mencetak hattrick ke gawang West Ham minggu lalu, FA langsung mengambil tindakan tegas dengan menskorsingnya 2 pertandingan. Hasilnya, striker andalan Manchester United itu pun harus absen dalam laga semifinal Piala FA lawan Manchester City. Bukan itu Coca-Cola pun memutuskan untuk tidak melanjutkan kontraknya dengan penyerang utama timnas Inggris itu. Meski memang tidak dikatakan kalau hal itu berefek langsung pada kontrak iklan itu. Rooney pun marah dan tidak terima mendapatkan skorsing atas tindakannya itu, yang menurutnya hanya merupakan luapan emosi saja. Apalagi setelah kejadian itu dia juga sudah langsung meminta maaf. Klubnya pun langsung mengajukan banding, tapi FA tetap bergeming dan sudah bulat dengan keputusannya menjatuhkan skorsing 2 pertandingan. Yang menjadi bahan pembicaraan sekarang adalah pantaskah Rooney mendapatkan hukuman seberat itu karena mengucapkan "f****** what!" di depan kamera? Apalagi menurut Rooney, dia menyumpah seperti itu karena merasa selama ini sering mendapat kritikan publik Inggris. Dia pun juga langsung meminta maaf di depan publik atas kesalahannya. Penentangan dijatuhinya hukuman itu tentunya pertama kali muncul dari Rooney sendiri. "Saya bukan pemain pertama yang mengumpat di depan TV dan saya tak akan jadi yang terakhir. Tak seperti pemain lain yang tertangkap mengumpat di depan kamera, saya langsung meminta maaf. Namun saya satu-satunya yang dikenai sanksi, ini sepertinya tak adil," katanya. Tak hanya Rooney yang kecewa dengan keputusan itu, kubu United pun merasakan hal yang sama. "Manchester United jelas amat kecewa dengan keputusan itu. Klub telah mengajukan kasus yang amat kuat untuk membuat hukuman itu dikurangi, namun tak berhasil," bunyi pernyataan di situs resmi klub. Manajernya, Alex Ferguson, juga menyatakan kekecewaannya, "Kami sudah melakukan banding dan Rooney juga sudah mengungkapkan permohonan maafnya karena mengumpat. Tapi saya tidak berpikir kami mendapatkan hasil seperti ini, jujur saja. Kami kecewa," papar Fergie. Ryan Giggs malah kaget dengan sanksi yang diterima Rooney, "Sanksi skorsing dua laga? Saya terkejut dengan hal itu. Hal semacam ini belum pernah terjadi sebelumnya. Karena itulah kami terkejut dengan sanksi skorsing dua laga karena menyumpah." Sementara Gary Neville mengecam FA karena hal ini, "FA sangat reaktif dan tidak konsisten dengan reaksinya." "Tidak ada aturan yang mengatakan menyumpah di depan kamera akan membuat Anda terkena skorsing 2 pertandingan. Minggu ini, mereka telah membuatnya," keluhnya. Di lain pihak ada juga yang menganggap hukuman skorsing itu sudah tepat. Pelatih Tottenham, Harry Redknapp, mengaku tak bisa mengerti sikap yang dilakukan striker tersebut. "Saya tak paham apa yang sesungguhnya dia lakukan. Saya tak ingat Bobby Charlton pernah melakukan hal seperti itu meski ia sanggup mencetak gol dari jarak 35 yard ke sudut gawang lawan." "Saya sendiri heran kenapa striker muda ini bisa begitu marah kepada dunia. Saya menghormatinya sebagai seorang pemain, namun ia jelas dungu dengan hal yang dia lakukan itu. Semestinya dia tidak berbuat seperti itu," tutup Harry. Manajer , Arsene Wenger, ketika ditanya tentang hal ini pun memberikan pendapatnya. "Harus diakui, dia adalah yang terbaik. Tapi, dia harus tahu kapan menggunakan agresivitasnya dan kapan tidak. Banyak pemain yang bereaksi berlebihan dan dalam kesempatan itu dia melakukannya," jelas manajer asal Perancis ini. "Memang tepat bila FA harus mengambil tindakan (dengan memberikan hukuman). Bahkan United harus menerimanya. Anda berharap pemain Anda berperilaku baik. Tapi bila pemain Anda tidak mematuhinya, Anda harus menerima bila mendapat hukuman," katanya lagi. Tidak hanya praktisi sepak bola, polisi pun tidak ketinggalan ikut mengecam ulah Rooney. Inspektur Polisi Mark Payne, anggota kepolisian Wolverhampton, mengancam akan menangkap dan menjebloskan Rooney ke penjara bila mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas di wilayah hukumnya. "Jika Rooney bersikap seperti itu di Wolverhampton, saya ingin bawahan saya untuk segera menjebloskannya ke penjara," katanya. "Orang yang bisa memberikan pengaruh ke khalayak luas memiliki kewajiban untuk bersikap sebagai manusia sejati. Jadi bagaimana menurut Anda, setujukah Anda dengan skorsing yang dijatuhkan pada Rooney?

Berita Terkait