Zlatan Bawa Dimensi Baru ke PSG

Bola.net -


Dengan memboyong Zlatan Ibrahimovic, Paris Saint-Germain akhirnya mengamankan perekrutan besar yang telah mereka kejar sejak Qatar Investments Group membeli klub ini setahun silam.

Dengan harga sekitar 20 juta euro, penyerang Swedia tersebut hanya bernilai setengah dari yang dibayarkan PSG untuk mendatangkan rekan-rekan setimnya, Javier Pastore dan Thiago Silva, namun namanya akan bergema lebih besar.

Surat kabar Prancis L'Equipe menyebut dirinya sebagai "bintang yang dinantikan (PSG)," sedangkan direkrut olahraga PSG, Leonardo, tidak ragu-ragu menyebut pembelian Ibrahimovic sebagai "transfer terbesar dalam sejarah klub."

Dengfan mendatangkan salah satu penyerang terbaik di dunia - pencetak gol terbanyak di Liga Italia musim lalu dengan 28 gol untuk AC Milan - PSG telah membuktikan kualitas mereka untuk menarik pemain-pemain papan atas untuk bergabung di Parc des Princes.

PSG telah menghabiskan lebih dari 100 juta euro untuk mendatangkan pemain-pemain baru sebelum bursa transfer musim panas ini dibuka, namun mereka masih mengincar nama-nama besar dalam jagat sepak bola.

Terobosan itu terjadi pada pekan lalu, ketika PSG memastikan transfer kapten Brazil, Thiago Silva, sebesar 42 juta euro, terwujud.

Pada akhirnya, PSG memiliki pemain-pemain berkualitas dunia dengan status kebintangan yang tidak terbantahkan, dan mantan rekan setimnya di Milan, Ibrahimovic, pun cepat menyusul Silva.

Setelah gagal mendatangkan David Beckham, Alexandre Pato, dan Carlos Tevez sejak pergantian tahun, PSG akhirnya mendapatkan pemain idaman mereka, dan Ibrahimovic tidak mengecewakan saat perkenalan resminya pada Rabu.

Saat mengikuti konferensi pers, pria 30 tahun itu tampil penuh percaya diri dan tersenyum kepada para penggemar yang histeris karena bertemu dengannya, pada pertemuan publik di Champs-Elysees dan selanjutnya ke Menara Eiffel.

Memperkenalkan Ibahimovic di depan tempat populer di Paris merupakan strategi pemasaran, menjamin besarnya liputan media di jantung kota, di mana Paris sering dianggap kurang menghargai sepak bola.

Pada istilah sepak bola, Ibrahimovic termasuk sosok yang sulit dicari.

Sejak bergabung dengan Juventus dari Ajax pada 2004, ia telah mencetak 138 gol di liga pada delapan musim, dan meski pernah menjalani fase mengecewakan, seperti saat ia bergabung dengan Barcelona pada 2009-2010, ia tetap mampu mengakhiri musim dengan medali juara liga.

Pemain bertubuh raksasa ini, secara teknis memenangi gelar juara liga pada setiap musim antara 2004 sampai 2011, meski mahkota jura pada 2005 dan 2006 yang ia menangi bersama Juventus terpaksa dicabut karena skandal pengaturan pertandingan Calciopoli.

Kemampuan menghadirkan trofi itulah yang dicari oleh pelatih PSG, Carlo Ancelotti, di saat dirinya berupaya memimpin klub ibukota Prancis tersebut untuk meraih gelar kesuksesan di liga domestik perdana sejak 1994.

Dengan terbatasnya keuangan Marseille dan Lyon, sulitnya Montpellier mengulang prestasi musim lalu, sedangkan Lille harus menata ulang kemampuan mereka setelah ditinggal Eden Hazard, maka PSG akan memulai musim 2012-2013 sebagai favorit juara Liga Prancis.

Sekarang di saat PSG memiliki kekuatan yang sungguh hebat, L'Equipe bertanya apakah klub itu siap untuk bersaing di Liga Champions, namun kapten Marseille, Steve Mandanda, mengatakan bahwa PSG tidak akan melaju sendirian di liga domestik.

"Di atas kertas, PSG merupakan favorit dan mestinya mendominasi kejuaraan," ucapnya.

"Tetapi tahun lalu, hal itu diharapkan pada awal musim, dan justru Montpellier yang menang."

"Ibra" akan menjadi pusat perhatian ke manapun PSG pergi pada musim ini, dan ia mengakui bahwa dirinya akan memberikan setumpuk pekerjaan rumah pada lawan-lawannya di masa yang akan datang.

"Saya akan mempelejari mereka," ucapnya. "Namun, tentu saja, mereka telah mengetahui diriku."

Dengan pemain paling berbakat, paling berwarna, dan berharga di dunia pada ujung tombak serangan mereka, akan sulit untuk menggeser PSG dari judul-judul surat kabar pada musim depan. (afp/bola)

©2013 Bola.net