Revolusi Meristokrasi Gli Azzurri Ala Prandelli

Revolusi Meristokrasi Gli Azzurri Ala Prandelli
Gli Azzurri Italia (c) Wikipedia

Bola.net - - Oleh: Alexander Wibowo Sebuah angin segar berhembus untuk tifosi Gli Azzurri, hari kemarin Cesare Prandelli resmi menjabat sebagai allenatore La Nazionale yang baru, dalam sambutan di konferensi pers perdananya ia menjanjikan revolusi meritokrasi untuk Azzurri eranya. Setelah kegagalan Marcello Lippi yang hancur lebur di Piala Dunia 2010 jelas harapan tinggi membumbung menyertai pelantikan Cesare Prandelli sosok yang menjanjikan darah segar bagi Calcio yang sedang lesu. Yang menarik Prandelli menjanjikan revolusi meritokrasi untuk Gli Azzuri yang bakal ia jalankan selama empat tahun ke depan kontraknya berjalan, sekedar menjelaskan bagi yang belum tahu meristokrasi adalah sebuah paham yang lazim diterapkan dalam dunia politik. Berasal dari kata merit atau manfaat, suatu paham yang memberikan penghargaan lebih kepada mereka yang berprestasi atau berkemampuan.


Cesare Prandelli mengusung tema meristokrasi untuk Gli Azzurri era miliknya (c) AFP
Kerap dianggap sebagai suatu bentuk sistem masyarakat yang sangat adil dengan memberikan tempat kepada mereka yang berprestasi untuk duduk sebagai pemimpin, tetapi tetap dikritik sebagai bentuk ketidakadilan yang kurang memberi tempat bagi mereka yang kurang memiliki kemampuan untuk tampil memimpin. Paham yang dianggap sebagai penantang utama paham nepotisme yang kerap diselipi unsur KKN di dalamnya. Kemudian tindakan pertamanya menunjuk Daniele De Rossi sebagai kapten baru menggantikan Fabio Cannavaro. "De Rossi memiliki semua karakteristik untuk mengambil peran pemimpin. Dia memiliki banyak pengalaman dan dapat menjadi acuan bagi semua orang. Hal yang sama berlaku untuk Andrea Pirlo, "kata Pelatih baru itu.

De Rossi disiapkan sebagai kapten terbaru (c) AP
"Meritokrasi akan menjadi kunci untuk La Nazionale saya. Meritokrasi berbanding terbalik dengan perilaku, sebagai individu saya menghormati mereka yang bisa memberi Anda lebih dari yang mereka pikirkan selagi hal itu mungkin. "Rencananya saya juga akan menetapkan sebuah pendekatan jangka panjang, jadi saya harus mengerti pemain mana yang siap untuk memulai lagi semua ini, dengan mentalitas yang tepat tentunya." Antonio Cassano yang sempat dibekukan dari Squadra Azzurra mendapatkan angin segar, setelah Prandelli bertutur, "Saya melihat Cassano bisa begitu rileks sekarang, ia telah dewasa dan pertemuannya dengan sang istri telah mampu mengubah hidupnya,"

Cassano akan diberikan kesempatan yang sama dengan pemain lain (c) Getty Images
Salah satu kritikan selama Azzurri era Lippi adalah terlalu banyaknya pemain senior yang terpanggil, dan kurang memberdayakan pemain muda di skuad timnas, hal yang juga menjadi perhatian mantan pelatih Fiorentina tersebut. "Saya semakin yakin bahwa masa depan sepak bola berada di akademi-akademi pemain muda mereka. Klub harus berinvestasi di beberapa area karena ada begitu banyak kualitas di sana dan kita perlu kekuatan untuk bekerja dengan mereka." "Di Fiorentina kami menginvestasikan banyak hal di sektor pemain muda dan saya yakin bahwa mereka akan segera menuai hasil." "Saya tahu bahwa untuk klub hasil cepat adalah hal yang paling penting, sehingga mereka fokus pada pemain yang lebih berpengalaman, tetapi dalam jangka panjang saya yakin klub besar juga akan kembali berpaling pada sektor akademi mereka."

Kegagalan Italia di Piala Dunia 2010 masih membekas di hati tifosi setia Azzurri (c) AFP
Ada juga ide untuk membawa sejumlah Oriundi (pemain naturalisasi) baru ke tubuh Azzurri seperti kasus Mauro Camoranesi yang pernah sukses, Prandelli pun menanggapinya dengan komentar yang bijak. "Jika mereka memiliki kewarganegaraan Italia dan bermain dengan baik, saya tidak melihat mengapa saya tidak harus menelepon mereka. Kita bangsa Italia memiliki kebanggaan besar dan ingin membuktikan bahwa Afrika Selatan hanyalah sebuah kegagalan yang sepintas." "Saya yakin negara ini memiliki pemain berkualitas dan saya ingin membawa kembali pada tempatnya, di antara empat timnas papan atas di dunia," janjinya. Prandelli yang terbilang sukses di level klub memang ibarat angin segar bagi Italia, harapan baru di kondisi yang sedang sulit, selama di dan ia selalu bermodalkan pas-pasan dan banyak mengorbitkan bintang-bintang muda, namun mampu mengembalikan mereka ke martabatnya sebagai anggota Il Sette Magnifico, mari berharap saja sentuhannya akan bertuah juga bagi Gli Azzuri!

Berita Terkait