The Clarets Terbang Tinggi

The Clarets Terbang Tinggi
Wade Elliott (kiri), pencetak gol tunggal Burnley ke gawang Everton. (c)AP

Bola.net - -
Oleh: Zulfikar Aleksandri

, klub promosi yang butuh 33 tahun untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris, kembali membuat kejutan dengan meraih kemenangan 1-0 atas finalis Piala FA musim lalu, (23/8). Gol tunggal Wade Elliott membawa Burnley meraih kemenangan kandang kedua beturut-turut setelah sebelumnya mengalahkan juara bertahan Manchester United dengan skor yang sama di Turf Moor. Burnley yang promosi ke Premiership melalui tiket play-off, di awal musim disebut sebagai tim terlemah dan kandidat kuat degradasi dibandingkan sesama tim promosi lainnya, Birmingham City dan . Tidak ada pemain bintang yang didatangkan pelatih , Owen Coyle. Pelatih asal Skotlandia itu masih mengandalkan pemain-pemain lama yang membawa The Clarets promosi, termasuk dua pencetak gol pada dua pertandingan terakhir, Robbie Blake dan Wade Elliott. Yang unik, ada dua kejadian identik saat memetik enam poin dari dua tim papan atas Premiership tersebut, yakni gagalnya Michael Carrick dan Louis Saha mengeksekusi penalti ke gawang Burnley. Tendangan mampu diblok kiper , Brian Jensen, sedangkan eksekusi melebar tipis di kiri gawang kiper asal Denmark itu. "Sebagai tim, kami bermain lebih baik sepanjang pertandingan. Tentu saja ada dua momen besar ketika kami mendapat hukuman penalti. Wasit sudah tepat memberi penalti saat melawan Manchester United, tapi saya ragu saat lawan ," jelas Coyle menanggapi dua "deja vu" penalti yang dialami timnya. Deja Vu Hull City Sepanjang putaran pertama Premiership musim lalu, Hull City memberi kejutan dengan bertengger di papan atas, termasuk mengalahkan 1-2 di Emirates Stadium. Namun memasuki bulan Desember, yang menjadi masa-masa krusial di Premiership dengan padatnya jadwal dan tanpa jeda kompetisi layaknya liga-liga lain di Eropa, Hull City terjun bebas. yang tidak lagi meraih kemenangan sejak akhir tahun 2007 akhirnya terseret di zona degradasi dan mengadu nasib dengan , Sunderland, dan Newcastle United di pekan terakhir untuk memastikan diri tidak terdegradasi. Sama seperti , juga promosi ke Premiership melalui via tiket playoff. Perjalanan Burnley selama tiga pekan awal musim ini pun kerap dianggap "deja vu" Hull City musim lalu. Akankah The Clarets terbang tinggi di awal musim dan menukik tajam di akhir kompetisi? "Kami memiliki pekan yang hebat, tapi itu sudah selesai. Kami harus kembali bekerja keras dan hal itu adalah kehebatan tim ini. Pemain sangat menikmati datang ke tempat latihan dan bekerja keras dan semua orang dapat melihatnya," ujar Coyle. " dan adalah lawan kami berikutnya, pertandingan itu tidak akan lebih mudah," "Semua tergantung usaha kami untuk terus mencoba dan tetap membuktikan bahwa mereka salah (meremehkan Burnley)," tegas pelatih yang menghabiskan hampir seluruh karir bermainnya di Liga Skotlandia itu. Menarik ditunggu apakah bakal kembali membuat kejutan dan mengubah peta kekuatan Premiership dengan menahan imbang atau bahkan mengalahkan dan , sebagaimana mereka mempermalukan Manchester United dan .

Berita Terkait