
Bola.net - - Oleh: Indra Pramana

Setelah tuan rumah Polandia harus tertunduk lemas di rumah sendiri dan mengakhiri mimpi melangkah lebih jauh di Euro 2012 kali ini. Ukraina tak ingin bernasib sama dengan 'rekannya' tersebut saat giliran menghadapi Inggris di laga terakhir Grup D.
Ukraina adalah debutan dalam pagelaran Euro semenjak kompetisi ini dimulai, namun ternyata penampilan mereka bukan seperti penampilan seorang pemula yang pertama kali menginjakkan kaki di panggung terbesar yang disaksikan ribuan penonton.
Pertandingan pertama Ukraina ketika melawan Swedia perlu dijadikan cermin kembali, ketika mereka tertinggal 1 gol oleh Zlatan Ibrahimovic, dengan tenang Ukraina terus melancarkan serangan hingga akhirnya seorang Andriy Shevchenko berhasil menyarangkan 2 gol sekaligus memastikan kemenangan pertama di pertandingan pertama Ukraina.
Lawan kedua Ukraina adalah Les Bleus-. Jika kita bandingkan kekuatan negara ini dengan Swedia jelas jauh berbeda, Prancis memiliki komposisi pemain bintang di segala lini ditambah lagi barisan pemain cadangan yang memiliki predikat sama dengan peman inti, jelaslah jika Ukraina bukan lawan yang sepadan bagi keperkasaan Prancis.
Hasilnya? Ukraina kalah 0-2 dari Prancis, namun jangan kita hanya melihat hasil akhir sebagai patokan namun kita juga harus melihat bagaimana statistik pertandingan saat itu yang mencerminkan bagaimana kuatnya Ukraina menahan gempuran Prancis hingga babak pertama berakhir.
Meskipun harus menerima gelontoran 10 shoot on target dari para pemain Prancis. Ukraina mampu mengimbangi permainan Franck Ribery dkk dengan penguasaan bola 48% dan berhasil menciptakan beberapa peluang meski tidak ada satu pun gol yang tercipta dari kaki dan kepala para pemain Ukraina.
Hanya dengan kemenangan langkah Ukraina di gelaran Euro kali ini akan terus berlanjut sekaligus menjaga nama tuan rumah di babak selanjutnya.
Menghadapi Inggris, Ukraina dapat belajar dari Swedia yang berhasil merepotkan pertahanan 'galau' Inggris dengan set piece mematikan.
Inggris juga masih belum menemukan permainan terbaiknya hingga pertandingan kedua putaran final Euro 2012 grup D. Steven Gerrard dkk jelas terkesan memaksakan gaya kick and rush dalam dua laga pertamanya. Pola serangan tim Inggris monoton dan terlalu bergantung pada kecepatan dua sayap untuk memberikan umpan-umpan matang kepada striker. Jika Ukraina mampu memotong alur bola di lini tengah, bisa dipastikan jalannya pertandingan akan berbeda untuk skuad Inggris.
Jika kemenangan dapat diraih Ukraina maka negara ini secara otomatis akan menggugurkan harapan Inggris untuk kembali dapat bermain di fase knock-out, dan kemenangan nanti akan menjadi rekor tersendiri bagi negara ini sebagai debutan yang langsung merasakan sengitnya perjuangan di babak selanjutnya. Masih ingat di perhelatan Euro sebelumnya di mana Austria dan Swiss sebagai tuan rumah Euro 2008 tidak mampu lolos, maka Ukraina akan berusaha untuk memecahkan trend buruk itu.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 14:02Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
BERITA LAINNYA
-
editorial 4 Juni 2026 13:59Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
-
editorial 3 Juni 2026 16:194 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
-
editorial 3 Juni 2026 16:053 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
-
editorial 3 Juni 2026 15:476 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:50IHSG Sesi Kedua Melonjak 4,5%
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:16Wamenkum Ungkap Alasan RUU Polri Dibahas Singkat
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:40Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:37BGN Cari Dana di Luar APBN untuk MBG di Daerah 3T
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:32IHSG Sesi Pertama Melambung ke 5.599
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8133975/original/022875900_1780985815-IMG_2707.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8071711/original/001848000_1780916712-IMG_4123.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)

