Wigan, Wolves, Siapa Lagi Bakal Terdegradasi?

11-03-2011 16:43
Zona Merah: West Ham diprediksi mampu lolos degradasi musim ini. (GettyImages)
Zona Merah: West Ham diprediksi mampu lolos degradasi musim ini. (GettyImages)

Bola.net - Oleh: Amon Sulthan Kumbara
Ketika EPL hampir mendekati akhir musim, hampir semua tertuju pada puncak klasemen, persaingan Manchester United dan Arsenal dalam perebutan gelar juara.

Tapi bila kita mencoba ke bawah, kita akan melihat delapan tim yang berjuang mati-matian untuk bisa tetap bertahan di top flight division.

Aston Villa yang bertengger di posisi 13 hanya terpaut 6 poin dari penghuni dasar klasemen, Wigan Athletic. Dengan hanya 9 pertandingan tersisa, hanya butuh 3 kemenangan untuk berada dalam titik aman.

Angka aman 40 poin tak lagi jadi keharusan, berikut lima tim yang rawan terdegradasi musim ini.

1. Wigan Athletic

Kandidat pertama tentu saja penghuni dasar klasemen saat ini, Wigan Athletic.

The Latics berada dalam kesulitan karena kualitas yang tak memadai dalam skuadnya dan lini belakang yang buruk, seperti yang ditunjukkan kiper Al-Habsi ketika melawan Manchester City akhir pekan lalu. Dia membiarkan David Silva mengecohnya dengan mudah dan membiarkannya lewat begitu saja.

Hanya 5 kemenangan dan 27 gol merupakan jumlah kemenangan dan gol yang paling sedikit di EPL. Apapun keajaiban yang terjadi, tampaknya tak akan membuat Wigan tetap berada di EPL.

2. Wolverhampton Wanderers

Bagaimana bisa tim yang telah berhasil menjegal Manchester United, Liverpool, dan Manchester City berakhir di posisi 2 terbawah?

Wolves adalah tim yang tidak konsisten. Mereka menampilkan permainan terbaik mereka ketika melawan tim-tim besar, kemudian bermain seperti anak kecil ketika melawan tim setingkat mereka.

Mereka juga membuat rekor tandang terburuk dengan 11 kekalahan dan hanya sekali menang.

Dengan 5 laga tandang yang akan mereka jalani dari total 9 laga tersisa, hal ini tidak akan berakhir baik jika mereka tetap tidak konsisten.

3. West Bromwich Albion

Permainan West Brom yang menarik, cepat, dengan umpan-umpan silang awalnya benar-benar menyenangkan untuk ditonton. Arsenal, Man United dan Everton sempat lengah dan akhirnya dipermalukan The Baggies.

Mantan pelatih, Roberto Di Matteo mendapat pujian atas hasil kerjanya bersama tim, bahkan berhasil memenangkan gelar "Manager of the Month" pada bulan September.

Hal berganti buruk bagi the Bagies-julukan West Brom sejak Matteo dipecat dan digantikan Roy Hodgson.

Mereka mungkin masih terhindar dari garis degradasi sekarang, tapi dengan pertahanan yang sering kebobolan dan pertandingan melawan Arsenal, Liverpool, dan Chelsea belum mereka jalani, tampaknya Hodgson akan menghadapi mimpi terburuknya. West Brom harus siap-siap untuk bermain di Divisi Satu.

4. Blackpool

Musim ini Blackpool tampaknya akan berwarna, seperti yang Ian Holloway katakan. Permainan mereka yang berani, lugas dan gaya penyerangan mereka agresif berhasil mempermalukan Chelsea dan Liverpool .

The Seasiders -julukan Blackpool- mengagetkan EPL setelah penampilan gemilang mereka, The Kop memberikan applaus yang meriah setelah kekalahan Liverpool.

Tapi pertahanan mereka jauh dari kata layak, mereka membuat rekor pertahanan terburuk dengan kebobolan 58 gol.

Ian Holloway tidak akan mengganti taktiknya, tetap pada pola permainannya, tapi jika dia tidak melakukan apapun untuk mengatasi perbedaan ini, tampaknya Liga Inggris akan kehilangan tim kecil yang menarik ini musim depan.

5. West Ham United

West Ham merupakan tim yang terlalu bagus untuk masuk zona degradasi, tapi melihat posisi mereka yang sering berada di papan bawah sepanjang musim ini, banyak pengamat yang memprediksi The Hammers segera terdegradasi.

Avram Grant berada dalam ancaman pemecatan Januari lalu. Banyak petaruh yang kehilangan jutaan dollar karena menjagokan The Hammers.

West Ham pantas berterima kasih pada pemain-pemain baru mereka pada putaran kedua, seperti Demba Ba dan Thomas Hitzlsperger, selain Scott Parker yang bekerja keras mengalahkan Liverpool dan Stoke.

Musim ini akan benar-benar tergantung pada konsistensi mereka, jika mereka tetap meraih kemenangan dan mengurangi kesalahan-kesalahan yang tak perlu, mereka akan tetap berada di zona aman. (bola/bola)




ARTIKEL TERKAIT



ARTIKEL LAINNYA