
Bola.net - Raksasa Catalan, Barcelona sudah menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sepak bola di Indonesia dengan membangun akademi senilai Rp 1,2 triliun di daerah Sentul, Jawa Barat yang diyakini bakal lebih baik dari akademi La Masia yang sudah kondang itu.
Akademi yang dinamai Fc Barcelona Escola Indonesia ini dibangun di lahan seluas 12 hektar dan akan menjadi akademi sepak bola pertama milik Barcelona, di luar Spanyol, yang mengadaptasi sistem asrama penuh ala La Masia.
La Masia sendiri sudah melahirkan para legenda sepak bola dunia macam Xavi, Andres Iniesta, Lionel Messi dan juga pelatih yang membawa Los Azulgrana menjadi salah satu tim terbaik dunia saat ini, Pep Guardiola.
"Tepat di lokasi ini kami akan membangun fasilitas sekolah sepak bola yang serupa dengan La Masia di Barcelona," kata Arif Wicaksono, direktur Threesixty Sport Marketing, grup yang memfasilitasi pembangunan akademi Barca di Indonesia.
"Dalam prosesnya, akademi Barca di Sentul ini bahkan akan lebih baik dari La Masia karena kami sudah mempelajari kelemahan akademi yang berbasis di Barcelona."
"Kami mengharapkan Barcelona Escola Indonesia untuk menjadi yang terbaik di dunia. Memang ini investasi yang amat besar, namun kami sungguh ingin anak-anak Indonesia bisa bermain untuk Barcelona, atau tim lain di Eropa."
Dengan proyek senilai Rp 1,2 triliun, maka calon siswa di akademi ini sudah barang tentu diharuskan mengeluarkan biaya yang tak sedikit demi bisa mengecap pendidikan sepak bola yang pernah dirasakan Lionel Messi dan kawan-kawan, yakni sekitar Rp 20 juta per bulan untuk setiap kepala.
"Kami menargetkan 250 anak berusia 8 hingga 18 tahun setiap tahunnya. Sepuluh persen dari mereka akan menerima beasiswa," terang Arif.
Arif juga menyatakan jika mereka butuh empat tahun untuk mendapatkan restu dari kubu Barcelona.
"Kami sedikit agresif dalam menarik Barcelona untuk melirik Indonesia. Pada awalnya, Barca mengatakan jika Indonesia tak pernah masuk radar mereka. Namun dengan banyaknya proposal dari negara lain, Barca menjadi tertarik dengan konsep bisnis kami," pungkasnya. (jktp/row)
Akademi yang dinamai Fc Barcelona Escola Indonesia ini dibangun di lahan seluas 12 hektar dan akan menjadi akademi sepak bola pertama milik Barcelona, di luar Spanyol, yang mengadaptasi sistem asrama penuh ala La Masia.
La Masia sendiri sudah melahirkan para legenda sepak bola dunia macam Xavi, Andres Iniesta, Lionel Messi dan juga pelatih yang membawa Los Azulgrana menjadi salah satu tim terbaik dunia saat ini, Pep Guardiola.
"Tepat di lokasi ini kami akan membangun fasilitas sekolah sepak bola yang serupa dengan La Masia di Barcelona," kata Arif Wicaksono, direktur Threesixty Sport Marketing, grup yang memfasilitasi pembangunan akademi Barca di Indonesia.
"Dalam prosesnya, akademi Barca di Sentul ini bahkan akan lebih baik dari La Masia karena kami sudah mempelajari kelemahan akademi yang berbasis di Barcelona."
"Kami mengharapkan Barcelona Escola Indonesia untuk menjadi yang terbaik di dunia. Memang ini investasi yang amat besar, namun kami sungguh ingin anak-anak Indonesia bisa bermain untuk Barcelona, atau tim lain di Eropa."
Dengan proyek senilai Rp 1,2 triliun, maka calon siswa di akademi ini sudah barang tentu diharuskan mengeluarkan biaya yang tak sedikit demi bisa mengecap pendidikan sepak bola yang pernah dirasakan Lionel Messi dan kawan-kawan, yakni sekitar Rp 20 juta per bulan untuk setiap kepala.
"Kami menargetkan 250 anak berusia 8 hingga 18 tahun setiap tahunnya. Sepuluh persen dari mereka akan menerima beasiswa," terang Arif.
Arif juga menyatakan jika mereka butuh empat tahun untuk mendapatkan restu dari kubu Barcelona.
"Kami sedikit agresif dalam menarik Barcelona untuk melirik Indonesia. Pada awalnya, Barca mengatakan jika Indonesia tak pernah masuk radar mereka. Namun dengan banyaknya proposal dari negara lain, Barca menjadi tertarik dengan konsep bisnis kami," pungkasnya. (jktp/row)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 19 Agustus 2026 22:17Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
-
Liga Inggris 19 Agustus 2026 21:01Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
-
Liga Inggris 19 Agustus 2026 20:06Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
BERITA LAINNYA
-
indonesia 19 Agustus 2026 16:47Mentalitas Comeback Persib Bandung yang Terus Terjaga
-
indonesia 19 Agustus 2026 16:01Debut Jay Herdman di Bali United: Tampil Menjanjikan, Blunder Berujung Gol Persib
-
indonesia 18 Agustus 2026 21:29Comeback Lawan Bali United, Persib Bandung Juara Dewata Challenge Series 2026
-
indonesia 18 Agustus 2026 17:21Jalan Terjal Persib Menuju ACL Two 2026/2027: Hadapi Manila Digger dan Sanksi AFC
SOROT
-
Liputan6 19 Agustus 2026 21:25
BMKG: Hujan di Jakarta saat Kemarau Bukan Hasil Modifikasi Cuaca
-
Liputan6 19 Agustus 2026 21:11Pemerintah Usulkan Biaya Haji 2027 Rp 107 Juta, Jemaah Bayar Rp 42,9 Juta
-
Liputan6 19 Agustus 2026 20:59KPK Tahan Mantan Pejabat Pajak Jakarta Terkait Gratifikasi Rp 20,7 M
-
Liputan6 19 Agustus 2026 20:45Pramono Ungkap 2 Layanan Prioritas yang Tak Boleh Terganggu
-
Liputan6 19 Agustus 2026 20:04Kemenkes: Stok Obat Korban Gempa NTT Aman untuk 5 Hari
-
Liputan6 19 Agustus 2026 19:49Pramono Pastikan Pendidikan Jadi Prioritas, Ini Sederet Programnya
MOST VIEWED
Bali United Datangkan Putra John Herdman, Jay Herdman Jadi Puzzle Terakhir Kuota Pemain Asing
Hasil Undian AFC Champions League Two 2026/2027: Persib Masuk Grup Sulit, Ada FC Seoul dan Melbourne Victory!
Persib Menang 3-0 atas Sabah FC, Marc Klok Ungkap Hal yang Lebih Penting
Comeback Lawan Bali United, Persib Bandung Juara Dewata Challenge Series 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4463448/original/027796500_1686608129-20230607_073052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328239/original/018837500_1787148293-IMG_20260819_201450_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315376/original/025934300_1785836354-181415.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326201/original/003720900_1786965126-gem3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327697/original/096687000_1787120313-email-attachment_2026_08_19_deviraprastiwi-at-klyid_pramono-ungkap-sulitnya-modifikasi-cuaca-di-jakarta-saat-musim-kemarau_IMG_3192.jpeg)

