BTN: Pelatnas Butuh Konsentrasi Penuh

BTN: Pelatnas Butuh Konsentrasi Penuh
PSSI
- Para pemain tim nasional U-23 yang dipersiapkan ke SEA Games Laos pada Desember mendatang membutuhkan konsentrasi penuh dan tidak diganggu oleh kepentingan klub.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Rahim Soekasah di Jakarta, Rabu mengatakan, selama menjalani Pelatnas para pemain nasional akan menjadi tanggungan PSSI, termasuk gaji pemain.

"BTN PSSI akan memberikan gaji kepada para pemain nasional selama di Pelatnas dan tampil di SEA Games, sehingga klub tidak merasa dirugikan secara finansial," ujar Rahim Soekasah.

Rahim mengungkapkan besaran gaji pemain nasional selama berada di Pelatnas itu dalam kisaran Rp 20 juta hingga Rp 25 juta. Para pemain sementara tak boleh memperkuat klub di kompetisi nasional Liga Super Indonesia dan Copa Indonesia hingga event SEA Games usai pada Desember mendatang.

Ketentuan itu berlaku pula bagi tim nasional senior yang sedang dipersiapkan ke Piala Asia.

Mengenai kerugian materi pemain yang dialami klub, Rahim mengatakan semua klub yang pemainnya direkrut ke Timnas harus menerima risiko itu.

"Kalau bicara kerugian masalah itu, tim saya (Pelita Jaya) juga rugi. Pemain klub saya ada tiga sampai empat orang ditarik ke timnas," ungkapnya.

Tetapi untuk mengatasi kesulitan materi pemain tersebut, lanjutnya, klub sendiri harus merekrut pemain lain sebagai pengganti jika pemain yang direkrut ke timnas dianggap sebagai pemain inti.

"Untuk pemain tim nasional senior yang akan bertanding di Piala Asia, paling-paling hanya selama satu setengah bulan sampai pertengahan November nanti. Itu artinya, paling hanya ada dua-tiga pertandingan saja yang tak bisa diikuti oleh pemain di kompetisi nasional," jelas Rahim. (kpl/zul)

Berita Terkait