
Bola.net - Pelatih Arema Indonesia, Dejan Antonic mengakui ia merasa dikerjai oleh Panitia Pelaksana (Panpel) dan wasit di pertandingan melawan Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (04/3).
Pria berkebangsaan Serbia ini mengaku merasa dikerjai wasit Syarifudin yang menghadiahi penalti pada Persebaya Surabaya dan memberi kartu kuning kedua bagi Purwanto di menit ke-65. "Kartu kuning kedua itu lucu, karena bolanya sudah jalan," tegas Dejan dalam konferensi pers pasca pertandingan.
"Kalau penalti, jujur saya tidak tahu benar karena cukup jauh. Tapi saya sudah bosan dengan ulah wasit di sini. Itu seperti sudah biasa di Indonesia. Kalau memang sepak bola di Indonesia ingin maju, seharusnya pilih wasit yang lebih profesional dan jujur," ketusnya dalam bahasa Indonesia yang cukup lancar.
Upaya Panpel untuk mengamankan pemain Arema dengan mengangkut mereka menggunakan mobil taktis dan Baracuda ke stadion pun ikut kena semprot pelatih berusia 43 tahun itu. Ia melanjutkan, "Bayangkan, kita satu jam 20 menit duduk di dalam mobil Baracuda dan kita hanya diberi 10 menit untuk pemanasan pemain. Saya pikir itu tidak profesional."
Walau demikian, mantan pemain Persebaya ini mengaku kalau kekalahan ini bukan lah faktor wasit saja. "Tapi saya tegaskan di sini, kami kalah bukan karena wasit atau pun yang tadi itu. Persebaya main lebih bagus dari kami," pungkasnya. (bola/fjr)
Pria berkebangsaan Serbia ini mengaku merasa dikerjai wasit Syarifudin yang menghadiahi penalti pada Persebaya Surabaya dan memberi kartu kuning kedua bagi Purwanto di menit ke-65. "Kartu kuning kedua itu lucu, karena bolanya sudah jalan," tegas Dejan dalam konferensi pers pasca pertandingan.
"Kalau penalti, jujur saya tidak tahu benar karena cukup jauh. Tapi saya sudah bosan dengan ulah wasit di sini. Itu seperti sudah biasa di Indonesia. Kalau memang sepak bola di Indonesia ingin maju, seharusnya pilih wasit yang lebih profesional dan jujur," ketusnya dalam bahasa Indonesia yang cukup lancar.
Upaya Panpel untuk mengamankan pemain Arema dengan mengangkut mereka menggunakan mobil taktis dan Baracuda ke stadion pun ikut kena semprot pelatih berusia 43 tahun itu. Ia melanjutkan, "Bayangkan, kita satu jam 20 menit duduk di dalam mobil Baracuda dan kita hanya diberi 10 menit untuk pemanasan pemain. Saya pikir itu tidak profesional."
Walau demikian, mantan pemain Persebaya ini mengaku kalau kekalahan ini bukan lah faktor wasit saja. "Tapi saya tegaskan di sini, kami kalah bukan karena wasit atau pun yang tadi itu. Persebaya main lebih bagus dari kami," pungkasnya. (bola/fjr)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 11 Juni 2026 15:41Cara Nonton Piala Dunia 2026 di TVRI, Bisa Pakai TV Analog dengan STB
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
-
indonesia 10 Juni 2026 19:15Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
SOROT
-
Liputan6 11 Juni 2026 15:30Seskab Teddy: Jusuf Kalla Minta Bertemu Prabowo
-
Liputan6 11 Juni 2026 15:00Nanik Menghadap Prabowo, Bawa Kabar Gembira soal MBG
-
Liputan6 11 Juni 2026 14:16Pramono Ancam Cabut KJP Pelaku Perundungan Bocah hingga Koma
MOST VIEWED
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Cinta Indonesia, Shin Tae-yong Tolak Sejumlah Tawaran demi Melatih Persija Jakarta
Shin Tae-yong Akui Punya Niat Datangkan Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, hingga Ragnar Oratmangoen ke Persija
7 Mantan Anak Asuh Menanti Shin Tae-yong di Persija Jakarta, 5 Pernah Debut Berkat STY
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4412836/original/032049900_1683028991-IMG-20230502-WA0092.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256722/original/068199400_1781165563-IMG_8769.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256275/original/043072300_1781151920-Pram.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7581226/original/012178200_1780362218-063_2278220749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542603/original/063095800_1774947762-Pramono_Pelindo.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256125/original/004638000_1781148117-foto_resized_650x366.jpg)

