
Bola.net - Persik Kediri ditahan imbang tim tamu PSS Sleman dengan skor 2-2 dalam pertandingan Divisi Utama PSSI di Stadion Brawijaya, Kediri.
Persik tampil kurang maksimal sejak babak pertama dimulai. Beberapa kali kesempatan yang harusnya mampu menjebol pertahanan lawan, gagal dimanfaatkan oleh Persik.
Lemahnya lini pertahanan Persik dimanfaatkan oleh anak asuh Widiantoro tersebut. Umpan lambung Marwan berhasil dimanfaatkan oleh Anang Hadi dengan menempatkan bola di sisi kanan gawang M Syahbani di menit ke-16.
Tertinggal satu gol, membuat anak-anak Persik semakin panas, hingga melancarkan aksi balas dendam untuk menyamakan kedudukan. Oliver Makor berhasil memanfaatkan kesempatan dengan tendangan kerasnya memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti PSS kedudukan berubah menjadi 1-1. Skor itu bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo permainan dari anak-anak Persik semakin naik. Dengan dukungan lebih dari 6.000 penonton, mereka bersemangat untuk menambah pundi gol.
Hal itu berimbas positif, di mana Faris Aditama berhasil merobek gawang lawan, memanfaatkan umpan lambung dari Elvis yang saat itu berdiri di dalam kotak penalti di menit ke-80. Dengan gol itu, skor berubah menjadi 2-1.
PSS Sleman berhasil menambah satu gol lagi, lima menit kemudian, lewat tendangan bebas oleh Facrikin yang memanfaatkan kelemahan lini belakang Persik.
Hingga peluit panjang ditiup oleh wasit, kedudukan tetap imbang 2-2.
Sementara itu, pelatih PSS Sleman, Widiantoro mengaku cukup beruntung bisa menahan tim tuan rumah dengan skor imbang. Ia menilai, Persik cukup tangguh, namun beberapa kali pertahanan di lini belakangnya rapuh.
"Kami berusaha sekuat tenaga untuk menahan Persik. Walaupun ada sebagian pemain muda, kami bisa memanfaatkan kesempatan," katanya.
Pelatih Persik Kediri, Joko Malis mengaku anak-anak memang terbebani dengan mental untuk menang, hingga mereka kurang bisa bermain dengan maksimal.
"Memang anak-anak terbebani, namun kami berusaha untuk bangkit dan ternyata di babak kedua, kami berhasil, walaupun hasilnya imbang," kata Joko. (ant/end)
Persik tampil kurang maksimal sejak babak pertama dimulai. Beberapa kali kesempatan yang harusnya mampu menjebol pertahanan lawan, gagal dimanfaatkan oleh Persik.
Lemahnya lini pertahanan Persik dimanfaatkan oleh anak asuh Widiantoro tersebut. Umpan lambung Marwan berhasil dimanfaatkan oleh Anang Hadi dengan menempatkan bola di sisi kanan gawang M Syahbani di menit ke-16.
Tertinggal satu gol, membuat anak-anak Persik semakin panas, hingga melancarkan aksi balas dendam untuk menyamakan kedudukan. Oliver Makor berhasil memanfaatkan kesempatan dengan tendangan kerasnya memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti PSS kedudukan berubah menjadi 1-1. Skor itu bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo permainan dari anak-anak Persik semakin naik. Dengan dukungan lebih dari 6.000 penonton, mereka bersemangat untuk menambah pundi gol.
Hal itu berimbas positif, di mana Faris Aditama berhasil merobek gawang lawan, memanfaatkan umpan lambung dari Elvis yang saat itu berdiri di dalam kotak penalti di menit ke-80. Dengan gol itu, skor berubah menjadi 2-1.
PSS Sleman berhasil menambah satu gol lagi, lima menit kemudian, lewat tendangan bebas oleh Facrikin yang memanfaatkan kelemahan lini belakang Persik.
Hingga peluit panjang ditiup oleh wasit, kedudukan tetap imbang 2-2.
Sementara itu, pelatih PSS Sleman, Widiantoro mengaku cukup beruntung bisa menahan tim tuan rumah dengan skor imbang. Ia menilai, Persik cukup tangguh, namun beberapa kali pertahanan di lini belakangnya rapuh.
"Kami berusaha sekuat tenaga untuk menahan Persik. Walaupun ada sebagian pemain muda, kami bisa memanfaatkan kesempatan," katanya.
Pelatih Persik Kediri, Joko Malis mengaku anak-anak memang terbebani dengan mental untuk menang, hingga mereka kurang bisa bermain dengan maksimal.
"Memang anak-anak terbebani, namun kami berusaha untuk bangkit dan ternyata di babak kedua, kami berhasil, walaupun hasilnya imbang," kata Joko. (ant/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 14:02Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:50IHSG Sesi Kedua Melonjak 4,5%
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:16Wamenkum Ungkap Alasan RUU Polri Dibahas Singkat
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:40Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:37BGN Cari Dana di Luar APBN untuk MBG di Daerah 3T
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:32IHSG Sesi Pertama Melambung ke 5.599
MOST VIEWED
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Cinta Indonesia, Shin Tae-yong Tolak Sejumlah Tawaran demi Melatih Persija Jakarta
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Sebelum Shin Tae-yong, Ini 3 Pelatih Timnas Indonesia yang juga Pernah Menukangi Persija Jakarta
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...









:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8133975/original/022875900_1780985815-IMG_2707.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8071711/original/001848000_1780916712-IMG_4123.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
