
Bola.net - Arema sukses menjaga sejarah tak pernah kalah dari Persebaya di kandang. Menjamu Bajul Ijo, Sabtu (14/07), Arema berhasil menang 2-1.
Persebaya unggul ketika pertandingan belum genap berjalan semenit. Tendangan keras Taufiq, dari luar kotak penalti, meluncur deras ke gawang Arema. Kiper Arema, Dennis Romanovs yang berusaha menghalau bola, gagal melaksanakan tugasnya dengan baik.
Pertandingan sempat terhenti usai gol Taufiq. Pasalnya, Dennis Romanovs mengalami cedera. Beruntung, usai mendapat perawatan, Dennis mampu melanjutkan pertandingan.
Arema berusaha membalas gol ke gawang mereka. Melalui serangan dari sektor sayap, mereka berusaha mengurung pertahanan Persebaya. Namun, justru melalui serangan balik, tim tamu kerap membahayakan gawang Arema.
Menit 15, Arema sempat memiliki peluang emas. Namun, tendangan Roman Chmelo masih bisa dihalau pemain belakang Persebaya. Semenit kemudian, giliran tendangan Talaohu Abdul Musafri yang masih terlalu tinggi dari sasaran.
Roman Chmelo kembali memiliki peluang emas menit ke-20. Tendangan bebasnya di muka kotak penalti lawan mengarah tepat ke gawang Persebaya. Namun, Endra Prasetya masih sigap menepis bola.
Arema akhirnya bisa menyamakan kedudukan menit 25. Marko Krasic menendang bola dari jarak dekat, memanfaatkan bola liar di muka gawang Persebaya.
Lima menit kemudian, tendangan bebas Roman kembali mengancam gawang Persebaya. Namun, lagi-lagi, Endra Prasetya masih bisa mengantisipasinya.
Melalui skema tendangan bebas pula Persebaya sempat membahayakan gawang Arema. Tendangan bebas Taufiq hanya meleset tipis dari sisi kanan gawang Dennis Romanovs.
Arema sendiri tak mengendurkan serangan mereka. Mereka terus melancarkan serangan ke pertahanan Persebaya. Namun, hingga wasit Faulur Rossi meniup peluit, tanda babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan imbang.
Babak kedua, Persebaya berusaha menekan di awal pertandingan. Namun, para penggawa Arema enggan melakukan kesalahan lagi. Mereka berusaha melakukan pressing di lapangan tengah.
Menit 52, Arema balik unggul. Umpan matang Ahmad Amiruddin tak disia-siakan Roman Chmelo untuk membalikkan keadaan. Tendangan kerasnya membobol gawang Persebaya. Sementara, Endra Prasetya, yang sudah salah langkah, tak bisa melakukan apapun untuk mengantisipasinya.
Roman nyaris menggandakan torehan golnya di laga ini. Tendangan bebas pemain yang karib disapa Kicsi ini meleset tipis dari sudut kanan atas gawang Persebaya.
Menit 64, gawang Persebaya kembali terancam. Sundulan Musafri hasil umpan Roman masih bisa ditepis Endra. Sundulan Marko Krasic, memanfaatkan bola liar, masih lemah dan mampu dibuang pemain belakang Persebaya.
Lima menit kemudian, giliran Roman menebar ancaman. Namun, kali ini, tendangannya masih bisa ditepis keluar lapangan oleh Endra.
Enggan terus-terusan menjadi bulan-bulanan, menit 78, Persebaya memasukkan Fernando Soler. Usaha ini membuahkan hasil. Perlahan, Persebaya mulai mengontrol jalannya laga.
Namun, justru Arema yang memiliki peluang apik. Umpan silang Putut Waringin Jati, mengarah tepat ke Ahmad Amiruddin. Sayang, sundulan pemain bernomor punggung 11 ini masih meleset dari sasaran.
Pertandingan masih berjalan terbuka hingga akhir. Namun, tak ada lagi gol tercipta sampai wasit meniup peluit panjang. (den/row)
Persebaya unggul ketika pertandingan belum genap berjalan semenit. Tendangan keras Taufiq, dari luar kotak penalti, meluncur deras ke gawang Arema. Kiper Arema, Dennis Romanovs yang berusaha menghalau bola, gagal melaksanakan tugasnya dengan baik.
Pertandingan sempat terhenti usai gol Taufiq. Pasalnya, Dennis Romanovs mengalami cedera. Beruntung, usai mendapat perawatan, Dennis mampu melanjutkan pertandingan.
Arema berusaha membalas gol ke gawang mereka. Melalui serangan dari sektor sayap, mereka berusaha mengurung pertahanan Persebaya. Namun, justru melalui serangan balik, tim tamu kerap membahayakan gawang Arema.
Menit 15, Arema sempat memiliki peluang emas. Namun, tendangan Roman Chmelo masih bisa dihalau pemain belakang Persebaya. Semenit kemudian, giliran tendangan Talaohu Abdul Musafri yang masih terlalu tinggi dari sasaran.
Roman Chmelo kembali memiliki peluang emas menit ke-20. Tendangan bebasnya di muka kotak penalti lawan mengarah tepat ke gawang Persebaya. Namun, Endra Prasetya masih sigap menepis bola.
Arema akhirnya bisa menyamakan kedudukan menit 25. Marko Krasic menendang bola dari jarak dekat, memanfaatkan bola liar di muka gawang Persebaya.
Lima menit kemudian, tendangan bebas Roman kembali mengancam gawang Persebaya. Namun, lagi-lagi, Endra Prasetya masih bisa mengantisipasinya.
Melalui skema tendangan bebas pula Persebaya sempat membahayakan gawang Arema. Tendangan bebas Taufiq hanya meleset tipis dari sisi kanan gawang Dennis Romanovs.
Arema sendiri tak mengendurkan serangan mereka. Mereka terus melancarkan serangan ke pertahanan Persebaya. Namun, hingga wasit Faulur Rossi meniup peluit, tanda babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan imbang.
Babak kedua, Persebaya berusaha menekan di awal pertandingan. Namun, para penggawa Arema enggan melakukan kesalahan lagi. Mereka berusaha melakukan pressing di lapangan tengah.
Menit 52, Arema balik unggul. Umpan matang Ahmad Amiruddin tak disia-siakan Roman Chmelo untuk membalikkan keadaan. Tendangan kerasnya membobol gawang Persebaya. Sementara, Endra Prasetya, yang sudah salah langkah, tak bisa melakukan apapun untuk mengantisipasinya.
Roman nyaris menggandakan torehan golnya di laga ini. Tendangan bebas pemain yang karib disapa Kicsi ini meleset tipis dari sudut kanan atas gawang Persebaya.
Menit 64, gawang Persebaya kembali terancam. Sundulan Musafri hasil umpan Roman masih bisa ditepis Endra. Sundulan Marko Krasic, memanfaatkan bola liar, masih lemah dan mampu dibuang pemain belakang Persebaya.
Lima menit kemudian, giliran Roman menebar ancaman. Namun, kali ini, tendangannya masih bisa ditepis keluar lapangan oleh Endra.
Enggan terus-terusan menjadi bulan-bulanan, menit 78, Persebaya memasukkan Fernando Soler. Usaha ini membuahkan hasil. Perlahan, Persebaya mulai mengontrol jalannya laga.
Namun, justru Arema yang memiliki peluang apik. Umpan silang Putut Waringin Jati, mengarah tepat ke Ahmad Amiruddin. Sayang, sundulan pemain bernomor punggung 11 ini masih meleset dari sasaran.
Pertandingan masih berjalan terbuka hingga akhir. Namun, tak ada lagi gol tercipta sampai wasit meniup peluit panjang. (den/row)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 17 November 2014 15:15Arema Indonesia Tegaskan Hanya Gugat Logo Arema Cronus
-
Bola Indonesia 30 September 2013 20:51Terkait Nasib IPL, Arema Indonesia Ingatkan PSSI
-
Bola Indonesia 24 September 2013 10:55Arema Kesulitan Jamu Pro Duta di Stadion Gajayana
-
Bola Indonesia 11 Juli 2013 09:15Demi Efisiensi, Arema IPL Diliburkan 1,5 Bulan
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 9 Juni 2026 14:41Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 14:02Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:50IHSG Sesi Kedua Melonjak 4,5%
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:16Wamenkum Ungkap Alasan RUU Polri Dibahas Singkat
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:40Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:37BGN Cari Dana di Luar APBN untuk MBG di Daerah 3T
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:32IHSG Sesi Pertama Melambung ke 5.599
MOST VIEWED
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Cinta Indonesia, Shin Tae-yong Tolak Sejumlah Tawaran demi Melatih Persija Jakarta
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Sebelum Shin Tae-yong, Ini 3 Pelatih Timnas Indonesia yang juga Pernah Menukangi Persija Jakarta
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8133975/original/022875900_1780985815-IMG_2707.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8071711/original/001848000_1780916712-IMG_4123.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
