Jaya Syukuri Debut Bersama Dewa Laut
07-06-2012 19:00
Pelatih Persiram, Jaya Hartono © Bola-Fajar
Bola.net - Pelatih Jaya Hartono mengaku puas dengan hasil seri yang didapat Persiram Raja Ampat. Baginya, mampu menahan 2-2 Deltras Sidoarjo di kandangnya adalah hal yang layak disyukuri.
Jaya terlihat langsung sujud syukur begitu wasit Adi Riyanto meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Meski timnya sempat unggul 2 kali terlebih dahulu, Jaya tetap bernafas lega karena tim Dewa Laut sebenarnya sedang dilanda kelelahan.
"Alhamdulillah kami bisa curi poin. Anak-anak sebenarnya kelelahan usai lawan Persiba lalu, lihat sendiri usai pertandingan banyak yang tergeletak," ujarnya usai pertandingan.
"Kelelahan ini memang mempengaruhi finishing dan konsentrasi. Banyak peluang yang terbuang karena kelelahan ini."
Pelatih yang juga pernah menangani Deltras ini menegaskan, "Tapi mereka kerja sudah sangat maksimal. Ini layak disyukuri." (fjr/dzi)
Jaya terlihat langsung sujud syukur begitu wasit Adi Riyanto meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Meski timnya sempat unggul 2 kali terlebih dahulu, Jaya tetap bernafas lega karena tim Dewa Laut sebenarnya sedang dilanda kelelahan.
"Alhamdulillah kami bisa curi poin. Anak-anak sebenarnya kelelahan usai lawan Persiba lalu, lihat sendiri usai pertandingan banyak yang tergeletak," ujarnya usai pertandingan.
"Kelelahan ini memang mempengaruhi finishing dan konsentrasi. Banyak peluang yang terbuang karena kelelahan ini."
Pelatih yang juga pernah menangani Deltras ini menegaskan, "Tapi mereka kerja sudah sangat maksimal. Ini layak disyukuri." (fjr/dzi)
Akses Bola.net melalui
http://m.bola.net
pada browser ponsel Anda.

PERISTIWA | DUNIA
- Sehari, tiga orang ditembak di Papua
- Tas diduga isi bom ditemukan di Gedung DPR Papua
- Massa padati Lapangan Tahrir kecam hukuman Mubarak
- Kisah Bung Karno ngamuk di depan penghulu
- 111 Tahun Bung Karno, Blitar gelar wayangan
- Shabra-Shatilla: Kisah tembok berlubang di panti Abu Yassir
- Kegigihan dan kesederhanaan Wamen AR Baswedan
- Mengintip sisa Observatorium Mohr di Petak Sembilan
- Perang Libanon, pelanduk mati di tengah-tengah
- Pemerintah: Wakil menteri demisioner itu keliru



