Kapolda Jatim Tertibkan Konflik Antar Suporter

11-02-2011 20:04


Konvoi Suporter
Konvoi Suporter

Bola.net - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Badrodin Haiti akan menginterogasi para koordinator suporter sepak bola di daerahnya terkait makin banyaknya peristiwa kerusuhan antarsuporter.

"Mereka akan kami kumpulkan, kami tanya (interogasi), kenapa mereka saling bermusuhan?," katanya saat ditemui ANTARA di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat.

Menurut dia, rencana pengumpulan para koordinator suporter sepak bola itu akan dilakukan di Mapolda Jatim pada 22 Februari 2011.

Kapolda berupaya mendamaikan para suporter sepak bola, meliputi Bonekmania (Persebaya Surabaya), Aremania (Arema Malang), LA-Mania (Persela Lamongan), Deltamannia (Deltras Sidoarjo) dan beberapa kelompok suporter lainnya di Jatim dalam pertemuan tersebut.

"Kalau mereka tidak mau didamaikan, kami adu sekalian. Biar mereka berantem sendiri di Mapolda," katanya saat memberikan paparan mengenai kondisi keamanan di Jatim dalam acara temu investor yang dihadiri Gubernur Jatim Soekarwo dan Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko PT PLN Murtaqi Syamsuddin itu.

Mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu mengaku heran dengan ulah suporter sepak bola di Jatim. "Apa dengan permusuhan seperti itu, timnya bisa menang?," kata Badrodin yang mengaku telah berhasil mendamaikan pihak yang bertikai di Poso, Kalteng, itu.

Oleh sebab itu, dia tidak ingin situasi keamanan di Jatim yang kondusif itu dirusuhi oleh ulah suporter.

"Saya empat kali jadi Kapolda, yakni di Banten, Kalteng, Sumut, dan Jatim. Dari empat daerah itu, Jatim yang kami anggap paling aman. Makanya, saya tidak ingin situasi keamanan ini dirusuhi suporter sepak bola," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Persebaya 1927, Saleh Ismail Mukadar, menyambut positif inisiatif Kapolda yang mendapat dukungan penuh dari Gubernur Jatim Soekarwo itu.

"Kalau bisa, semua pemimpin suporter di Jatim, baik di LPI maupun LSI dan Divisi Utama diajak dalam pertemuan tersebut," kata anggota Komisi E DPRD Jatim itu mengusulkan.

Ia optimistis pertemuan yang digagas Kapolda itu akan mampu mendamaikan para suporter sepak bola yang selama ini berseteru.

"Kami (Bonekmania) saja bisa damai dengan Pasoepati dan Ultras (keduanya di Solo) yang dulu sempat ribut-ribut, kenapa sesama Jatim sendiri tidak bisa?," kata Saleh yang juga ikut dalam pertemuan dengan para investor di Grahadi itu.

Ia berharap pertemuan tersebut juga menghasilkan rekomendasi berupa larangan bagi suporter untuk meneriakkan yel-yel yang mengandung unsur rasisme.

"Hal ini harus menjadi perhatian, mengingat yel-yel berbau rasisme seperti itu selalu memicu terjadinya konflik antarsuporter," katanya.

Belum lama ini terjadi konflik antara Bonekmania dan LA-Mania. Konflik itu dipicu oleh tewasnya seorang LA-Mania di tangan Bonekmania yang hendak melakukan perjalanan menuju Jakarta dengan menggunakan kereta api.

Seorang LA-Mania ditemukan kritis di pinggir rel kereta api ruas Lamongan-Bojonegoro. (ant/mac)

Akses Bola.net melalui http://m.bola.net pada browser ponsel Anda.


Komentar Pembaca (7 komentar)
liong
09:20 13 Februari 2011
Mungkin pernyataan tuan saleh mukadar ttg damai nya bonek d pasoepati perlu d ralat (info by pasoepati saetama), d tuan saleh urusin tuch suporter anda sendiri yg senang nyanyi rasis jg. jgn sll nuding suporter lain aja tuan saleh....
benny, banjarmasin
12:51 12 Februari 2011
BHINEKA TUNGGAL IKA bosssssssssssssss
Arnold, bogor
11:08 12 Februari 2011
Makanya bikin sasana tinju jangan klub bola melulu biar berantemnya bisa sampai puas!
bonek militan, suroboyo
04:20 12 Februari 2011
hee... 123 gak usa kmu jelek2in bonek,,suporter lain juga banyak kok yg nyanyiin yel2 rasis,,bonek lek gak diganggu yo gak bakalan ganggu,,karna motto bonek salam satu nyali '' W.A.N.I ''
koko, hadiningrat
22:57 11 Februari 2011
benar, kenapa kita bermusuhan, mending energi kita gunakan utk menduduki pssi menurunkan nurdin serta antek2nya seperti waktu menurunkan suharto 98, waktu itu bisa apalg cuma nurdin



Lihat Berita Bola Indonesia

- - -