Kepolisian Perketat Keamanan Derby Borneo

Kepolisian Perketat Keamanan Derby Borneo
Spanduk perdamaian Balistik dan Pusamania (c) suporterindo
- Polresta Samarinda Kalimantan Timur akan memperketat pengamanan saat berlangsung laga "Derby Borneo" antara kesebelasan Persisam Putra Samarinda melawan Persiba Balikpapan.

Laga dua tim satu provinsi yang akan berlangsung di Stadion Segiri Samarinda pada Minggu, 8 Mei 2011 itu, diperkirakan rawan bentrok antar kedua suporter.

"Dari informasi yang kami peroleh, pertandingan antara Persisam dan Persiba rentan menimbulkan bentrok antarsuporter," kata Kepala Bagian Operasional Polresta Samarinda, Komisaris I Nyoman Mertha Dana, Jumat.

Mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas sebelum dan saat pertandingan berlangsung, kata dia, polisi akan menyiagakan 350 personil Polresta Samarinda ditambah satu kompi Brimob Polda Kaltim.

"Kami juga menyiagakan seluruh Polsekta untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi anarkis suporter. Sementara, pengamanan di Stadion Segiri, tempat berlangsungnya laga Indonesia Super Liga, pengamanan kami gandakan dari pengamanan pertandingan ISL seperti biasanya yakni dari 250 menjadi 350 personil ditambah satu kompi atau 105 personil Brimob," katanya.

"Semua pintu masuk ke stadion akan dijaga dan kami akan memeriksa setiap penonton. Semua benda-benda seperti botol air mineral, senjata tajam, minyak tanah yang biasa digunakan suporter melakukan atraksi, kembang api serta benda-benda yang bisa digunakan melakukan tindakan anarkis akan kami sita," kata I Nyoman Mertha Dana.

Polresta Samarinda, kata dia, juga telah melakukan pendekatan kepada ofisial Persiba Balikpapan agar tidak mengerahkan suporter dalam jumlah besar ke Samarinda.

"Kami tidak bisa melarang atau menghalau suporter kesebelasan yang akan menyaksikan timnya bertanding namun kami hanya berupaya meminta pengurus Persiba untuk tidak mengerahkan suporter dalam jumlah besar," kata I Nyoman Mertha Dana.

Polisi, katanya, tidak akan segan-segan bertindak tegas kepada suporter anarkis.

"Kami telah meminta para pengurus Pusamania agar dapat mengontrol suporter Persisam untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu kamtibmas di Samarinda. Jadi, kami meminta, para suporter agar menjadi tuan rumah yang baik dengan memperlihatkan sikap sportif dan tidak mencoba-coba bertindak anarkis apalagi mengganggu ketertiban umum," ungkap Kabag Ops Polresta Samarinda itu. (ant/end)

Berita Terkait