Kisruh, Kongres PSSI Dihentikan
20-05-2011 21:07
Agum Gumelar © Bola/Esa
Bola.net - Kongres PSSI untuk memilih Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan Komite Eksekutif di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (20/5) terpaksa dihentikan oleh pimpinan sidang yang juga Ketua Komite Normalisasi, Agum Gumelar.
Sejak dibukanya kongres, anggota sidang sering melakukan interupsi dan menuntut Komite Banding ikut berbicara menjelaskan alasan mereka tentang penolakan pencalonan George Toisutta dan Arifin Panigoro.
Hujan interupsi terus mengalir sebelum kesepakatan tentang Agenda Sidang dibacakan dan diputuskan. Dan, itu membuat Agum selaku pimpinan sidang terpaksa menghentikannya.
Selain itu, beberapa peserta kongres juga terang-terangan mengancam akan memberikan mosi tidak percaya kepada ketua KN, Agum Gumelar.
Tidak berhenti di situ, hujan interupsi yang terjadi juga diiringi oleh saling adu ancam antar pemilik suara di Kongres juga muncul.
"Jangan berbicara macam-macam. Kalau Anda masih asal bicara, saya akan memanggil anak buah saya," ungkap peserta yang mengaku dari Nganjuk.
Kontan saja, sikap arogan peserta ini nyaris memicu keributan di ruang sidang.
"Karena suasana yang tidak kondusif dan tidak memungkinkan tercapainya kata sepakat, maka dengan mengucapkan Alhamdulillah dan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia, kongres ini saya hentikan," ujar Agum Gumelar seraya mengetok palu tiga kali.
Dengan demikian, Kongres PSSI, mengalami Dead Lock, alias dihentikan dan peserta meninggalkan lokasi kongres tanpa hasil apapun.
Salah satu anggota KN, FX Hadi Rudiyatmo, juga mengisyaratkan untuk mundur dari keanggotaannya di KN. (bola/fjr)
Sejak dibukanya kongres, anggota sidang sering melakukan interupsi dan menuntut Komite Banding ikut berbicara menjelaskan alasan mereka tentang penolakan pencalonan George Toisutta dan Arifin Panigoro.
Hujan interupsi terus mengalir sebelum kesepakatan tentang Agenda Sidang dibacakan dan diputuskan. Dan, itu membuat Agum selaku pimpinan sidang terpaksa menghentikannya.
Selain itu, beberapa peserta kongres juga terang-terangan mengancam akan memberikan mosi tidak percaya kepada ketua KN, Agum Gumelar.
Tidak berhenti di situ, hujan interupsi yang terjadi juga diiringi oleh saling adu ancam antar pemilik suara di Kongres juga muncul.
"Jangan berbicara macam-macam. Kalau Anda masih asal bicara, saya akan memanggil anak buah saya," ungkap peserta yang mengaku dari Nganjuk.
Kontan saja, sikap arogan peserta ini nyaris memicu keributan di ruang sidang.
"Karena suasana yang tidak kondusif dan tidak memungkinkan tercapainya kata sepakat, maka dengan mengucapkan Alhamdulillah dan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia, kongres ini saya hentikan," ujar Agum Gumelar seraya mengetok palu tiga kali.
Dengan demikian, Kongres PSSI, mengalami Dead Lock, alias dihentikan dan peserta meninggalkan lokasi kongres tanpa hasil apapun.
Salah satu anggota KN, FX Hadi Rudiyatmo, juga mengisyaratkan untuk mundur dari keanggotaannya di KN. (bola/fjr)
Follow twitter @bolanet dan gabung komunitas bola.net di facebook.
Akses Bola.net melalui http://m.bola.net pada browser ponsel Anda.
Akses Bola.net melalui http://m.bola.net pada browser ponsel Anda.
Komentar Pembaca (39 komentar)
Cinta bola indo, Jombang
23:37 26 Mei 2011
23:37 26 Mei 2011
Ya Allah, berilah jalan terang buat bola Indonesiaaa...
Eko Triyono, Jakarta
06:48 25 Mei 2011
06:48 25 Mei 2011
Hai yang menamakan Kelompok 78 sadarlah anda jangan jadi penjilat pa***t AP, jilatan anda menghacurkan PSSI dan Indonesia dibayar berapa anda sampai ngotot gt. Rakyat Indonesia akan mencari anda sampai di ujung langit sekailipun bila FIFA menjahtuhkan PSSI. Tobat, sadar jgn mentang2 byk duit bisa ngatur Indonesia seenaknya aja
ade rohima
16:27 21 Mei 2011
16:27 21 Mei 2011
bagaimana mau maju sepak bola bangsa ini,kalo anggota2 kongtesnya seperti preman pasar..
umar, indonesia
12:37 21 Mei 2011
12:37 21 Mei 2011
usir kelompok 78 dari kepengurusan PSSI karena dialah biang keroknya dia adalah antek nurdin, dia ngusung jos hanya simbolnya aja agar PSSI kisruh
kiki, jakarta
10:31 21 Mei 2011
10:31 21 Mei 2011
kalo indonesia sampai kena sanksi yg bertanggung jawab peserta kongres dta itu bukan intuk memajukan sepak bola indonesia tapi memperebutkan kekuasaan dan politk ,,
seharus nya dia respek n punya perasaan buat sepak bola kita ..
masih banyak kho pemimpin yang layak selain george n aripin ,,
seharus nya dia respek n punya perasaan buat sepak bola kita ..
masih banyak kho pemimpin yang layak selain george n aripin ,,



