
Bola.net - Djohar Arifin Husin semakin santer disebut akan lengser dari jabatannya sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Itu seiring rencana digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) yang diusung Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI), pada 24 September 2012.
KPSI atau yang kini disebut PSSI pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti tersebut, hanya berkeyakinan jika konflik sepak bola nasional, baru bisa teratasi setelah adanya KLB yang melengserkan Djohar dari jabatannya.
"Ini merupakan isu yang sangat kuat menjadi kenyataan, persentasinya pun mencapai 98 persen. Pasalnya, KPSI sudah mendapatkan dukungan penuh dari anggota resmi PSSI, atau sebanyak 2/3 anggota dan dipastikan jumlahnya akan bertambah saat KLB. Alhasil, PSSI akan mengalami perombakan total," ujar pengamat sepak bola, Lumba Ubaya Rajasa.
KLB 24 September 2012, diterangkannya lagi, merupakan jalan untuk menentukan Ketua Umum PSSI yang baru. Yakni, merupakan peleburan antara Djohar dan La Nyalla. Apalagi, hal tersebut juga sudah diketahui Satuan Tugas AFC.
Menurutnya, pelaksanaan KLB tetap akan sama seperti KLB di Solo, Jawa Tengah pada 9 Juni 2011 dan pada KLB di Ancol, Jakarta, 18 Maret 2012.
Dikatakannya lagi, KLB juga diikuti 101 pemilik suara sah PSSI, yakni sesuai keputusan Kongres Tahunan PSSI, di Bali, 20-21 Januari 2011.
"Misalnya saja, pesertanya merupakan para Pengurus Provinsi (Pengprov), klub Indonesia Super League (ISL) Divisi Utama, Divisi I, II dan III," imbuhnya.
Nantinya, lebih jauh dikatakan Ubaya Rajasa, kalau memenuhi persyaratan, akan terdapat 14 Komite Eksekutif (Exco) yang terdiri dari sembilan perwakilan KPSI dan lima versi PSSI.
Anggota Exco versi KPSI di antaranya Robertho Rouw, Tonny Aprilani, Erwin Dwi Budiawan, Djamal Aziz, Zulfadli, Ahmed Zaki Iskandar, La Siya dan Diza Rasyid Ali.
Sedangkan dari pihak PSSI, terdapat Widodo Santoso, Tuty Dau, Sihar Sitorus, Mawardi Nurdin dan Bob Hippy. Jumlah Exco tersebut, dikatakannya, sesuai dengan statuta FIFA.
"Sebab, jumlah maksimal Exco sebanyak 25 orang," tuturnya.
"Namun yang tidak kalah penting, La Nyalla akan mengusung kepengurusan dengan persyaratan usia. Yakni, pengurus PSSI harus berusia maksimal 45 tahun. Itu supaya ada regenerasi. Apalagi, banyak pihak muda yang diyakini La Nyalla mampu berkarya," tukasnya. (bola/esa/lex)
KPSI atau yang kini disebut PSSI pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti tersebut, hanya berkeyakinan jika konflik sepak bola nasional, baru bisa teratasi setelah adanya KLB yang melengserkan Djohar dari jabatannya.
"Ini merupakan isu yang sangat kuat menjadi kenyataan, persentasinya pun mencapai 98 persen. Pasalnya, KPSI sudah mendapatkan dukungan penuh dari anggota resmi PSSI, atau sebanyak 2/3 anggota dan dipastikan jumlahnya akan bertambah saat KLB. Alhasil, PSSI akan mengalami perombakan total," ujar pengamat sepak bola, Lumba Ubaya Rajasa.
KLB 24 September 2012, diterangkannya lagi, merupakan jalan untuk menentukan Ketua Umum PSSI yang baru. Yakni, merupakan peleburan antara Djohar dan La Nyalla. Apalagi, hal tersebut juga sudah diketahui Satuan Tugas AFC.
Menurutnya, pelaksanaan KLB tetap akan sama seperti KLB di Solo, Jawa Tengah pada 9 Juni 2011 dan pada KLB di Ancol, Jakarta, 18 Maret 2012.
Dikatakannya lagi, KLB juga diikuti 101 pemilik suara sah PSSI, yakni sesuai keputusan Kongres Tahunan PSSI, di Bali, 20-21 Januari 2011.
"Misalnya saja, pesertanya merupakan para Pengurus Provinsi (Pengprov), klub Indonesia Super League (ISL) Divisi Utama, Divisi I, II dan III," imbuhnya.
Nantinya, lebih jauh dikatakan Ubaya Rajasa, kalau memenuhi persyaratan, akan terdapat 14 Komite Eksekutif (Exco) yang terdiri dari sembilan perwakilan KPSI dan lima versi PSSI.
Anggota Exco versi KPSI di antaranya Robertho Rouw, Tonny Aprilani, Erwin Dwi Budiawan, Djamal Aziz, Zulfadli, Ahmed Zaki Iskandar, La Siya dan Diza Rasyid Ali.
Sedangkan dari pihak PSSI, terdapat Widodo Santoso, Tuty Dau, Sihar Sitorus, Mawardi Nurdin dan Bob Hippy. Jumlah Exco tersebut, dikatakannya, sesuai dengan statuta FIFA.
"Sebab, jumlah maksimal Exco sebanyak 25 orang," tuturnya.
"Namun yang tidak kalah penting, La Nyalla akan mengusung kepengurusan dengan persyaratan usia. Yakni, pengurus PSSI harus berusia maksimal 45 tahun. Itu supaya ada regenerasi. Apalagi, banyak pihak muda yang diyakini La Nyalla mampu berkarya," tukasnya. (bola/esa/lex)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 15:16Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 15:14Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 14:52Korban Curanmor Bisa Ambil Motor Gratis, Cukup Bawa 2 Dokumen ini
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:50IHSG Sesi Kedua Melonjak 4,5%
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:16Wamenkum Ungkap Alasan RUU Polri Dibahas Singkat
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:40Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:37BGN Cari Dana di Luar APBN untuk MBG di Daerah 3T
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:32IHSG Sesi Pertama Melambung ke 5.599
MOST VIEWED
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Cinta Indonesia, Shin Tae-yong Tolak Sejumlah Tawaran demi Melatih Persija Jakarta
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Sebelum Shin Tae-yong, Ini 3 Pelatih Timnas Indonesia yang juga Pernah Menukangi Persija Jakarta
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8139323/original/059171500_1780991574-WhatsApp_Image_2026-06-09_at_14.35.50.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8133975/original/022875900_1780985815-IMG_2707.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8071711/original/001848000_1780916712-IMG_4123.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
