
Bola.net - Bertambahnya jumlah peserta kompetisi Indonesian Premier League (IPL) membuat anggaran beberapa klub pesertanya dipastikan membengkak. Begitu juga dengan yang dialami Persebaya Surabaya.
"Awalnya, kami memperkirakan butuh dana 15-16 miliar. Tapi, setelah kami hitung-hitung lagi, setidaknya kami butuh sekitar 18 miliar," beber Media Officer Persebaya, Ram Surrahman, Minggu (6/01).
Pembengkakan itu menurut Ram tak lepas dari perubahan jumlah kontestan IPL musim ini. Dari yang semula hanya 12 tim menjadi 16 tim. Lebih-lebih ada beberapa tim yang letaknya cukup jauh dan menyedot akomodasi yang cukup besar untuk sampai ke sana. Di antaranya Perseman Manokwari dan PSLS Lhokseumawe.
Membengkaknya anggaran tersebut membuat Persebaya juga mulai berhitung. Sebab, dengan banyaknya pertandingan, diperkirakan tidak membuat Persebaya mendapatkan pemasukan yang signifikan. "Terus terang, ada beberapa pertandingan yang tidak layak jual dan tidak sebanding dengan cost yang kami keluarkan untuk menggelarnya," lanjut pria yang kini juga menjabat sebagai Corporate Secretary PT Pengelola Persebaya Indonesia ini.
Menyikapi hal itu, menurut Ram, ada beberapa strategi dan terobosan baru yang akan ditempuh manajemen. Namun sayang, ia belum mau membeberkan terobosan apa saja yang akan dilakukan manajemen klub berjuluk Bajul Ijo tersebut. "Tapi, kami bakal mematangkan strategi dan terobosan baru ini dan akan kami bahas dengan manajemen untuk disetujui," pungkasnya. (fjr/dzi)
"Awalnya, kami memperkirakan butuh dana 15-16 miliar. Tapi, setelah kami hitung-hitung lagi, setidaknya kami butuh sekitar 18 miliar," beber Media Officer Persebaya, Ram Surrahman, Minggu (6/01).
Pembengkakan itu menurut Ram tak lepas dari perubahan jumlah kontestan IPL musim ini. Dari yang semula hanya 12 tim menjadi 16 tim. Lebih-lebih ada beberapa tim yang letaknya cukup jauh dan menyedot akomodasi yang cukup besar untuk sampai ke sana. Di antaranya Perseman Manokwari dan PSLS Lhokseumawe.
Membengkaknya anggaran tersebut membuat Persebaya juga mulai berhitung. Sebab, dengan banyaknya pertandingan, diperkirakan tidak membuat Persebaya mendapatkan pemasukan yang signifikan. "Terus terang, ada beberapa pertandingan yang tidak layak jual dan tidak sebanding dengan cost yang kami keluarkan untuk menggelarnya," lanjut pria yang kini juga menjabat sebagai Corporate Secretary PT Pengelola Persebaya Indonesia ini.
Menyikapi hal itu, menurut Ram, ada beberapa strategi dan terobosan baru yang akan ditempuh manajemen. Namun sayang, ia belum mau membeberkan terobosan apa saja yang akan dilakukan manajemen klub berjuluk Bajul Ijo tersebut. "Tapi, kami bakal mematangkan strategi dan terobosan baru ini dan akan kami bahas dengan manajemen untuk disetujui," pungkasnya.

Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 18:40Pembagian Grup Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 18:18Dasco Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Luhut dan Chatib Basri
-
Liputan6 9 Juni 2026 18:13Jaksa Sebut Program Chromebook Nadiem Salah Sasaran, Ini Alasannya
-
Liputan6 9 Juni 2026 18:00Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri Dipanggil Prabowo
-
Liputan6 9 Juni 2026 17:13Total 17 Dubes Negara Sahabat Serahkan Surat Kepercayaan ke Prabowo
-
Liputan6 9 Juni 2026 17:06Diam Seribu Bahasa, Bupati Muara Enim Dijebloskan ke Tahanan KPK
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:24Menkes Dukung 4 Langkah BGN Tata Ulang Program MBG
MOST VIEWED
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Cinta Indonesia, Shin Tae-yong Tolak Sejumlah Tawaran demi Melatih Persija Jakarta
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Sebelum Shin Tae-yong, Ini 3 Pelatih Timnas Indonesia yang juga Pernah Menukangi Persija Jakarta
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...









:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562060/original/009001600_1776775002-IMG_2194.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5763398/original/043311900_1778666345-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5123354/original/056083200_1738810137-ASY_9717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8147456/original/007172100_1781000534-IMG-20260609-WA0044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8146662/original/076035800_1780999594-35836.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7592122/original/028029900_1780374636-budi_gunadi__3_.jpeg)
