
Bola.net - Ketua Umum PSSI versi KPSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti, semakin yakin bahwa kepengurusannya mendapat pengakuan dari AFC dan juga badan sepak bola dunia, FIFA.
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh La Nyalla seusai memimpin rapat Exco PSSI-KPSI di Hotel Kempinski beberapa waktu lalu.
Menurutnya, penundaan keputusan FIFA terkait konflik di Indonesia tersebut karena ingin lebih dalam mempelajari masalah yang ada di Indonesia.
"Dengan penundaan ini, secara psikologis kita diakui. FIFA menunda keputusan karena ingin mempelajari berkas-berkas yang kami berikan," ujar La Nyalla.
Ditambahkan La Nyalla, pihaknya sangat yakin bahwa FIFA juga memperhitungkan dan menganggap kepemimpinannya dan juga keberadaan PSSI yang dipimpinnya.
"Nanti, tanggal 15 Juni mereka akan menyatakan bahwa hasil Kongres Luar Biasa (KLB) itu legimited," tegasnya.
"FIFA melihat ini konflik internal, jadi mereka tak bisa memberi legitimasi secara sepihak," tambahnya.
Sementara itu, untuk semakin memuluskan langkahnya, La Nyalla mengaku bakal terus melakukan komunikasi lebih lanjut, baik dengan AFC maupun dengan FIFA.
"Saya akan berkomunikasi dan menjelaskan situasi terkini di Indonesia kepada FIFA dan AFC. Saya yakin mereka memahami dan mengerti situasi yang sesungguhnya terjadi," pungkas La Nyalla.
Seperti diketahui sebelumnya, FIFA akhirnya menunda pengambilan keputusan terkait masalah dualisme dalam sepak bola Indonesia yang telah masuk dalam rapat Exco FIFA, 29-30 Maret 2012.
"Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) diberi waktu hingga 15 Juni 2012 untuk menyelesaikan masalah, terutama mengendalikan liga yang memisahkan diri," kata FIFA dalam sebuah pernyataan.
Apabila gagal, maka menurut FIFA, masalah tersebut akan diserahkan pada Komite Darurat FIFA untuk memutuskan sanksi. FIFA meminta PSSI untuk menyelesaikan masalah yang dipicu oleh dualisme liga tersebut. (bola/end)
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh La Nyalla seusai memimpin rapat Exco PSSI-KPSI di Hotel Kempinski beberapa waktu lalu.
Menurutnya, penundaan keputusan FIFA terkait konflik di Indonesia tersebut karena ingin lebih dalam mempelajari masalah yang ada di Indonesia.
"Dengan penundaan ini, secara psikologis kita diakui. FIFA menunda keputusan karena ingin mempelajari berkas-berkas yang kami berikan," ujar La Nyalla.
Ditambahkan La Nyalla, pihaknya sangat yakin bahwa FIFA juga memperhitungkan dan menganggap kepemimpinannya dan juga keberadaan PSSI yang dipimpinnya.
"Nanti, tanggal 15 Juni mereka akan menyatakan bahwa hasil Kongres Luar Biasa (KLB) itu legimited," tegasnya.
"FIFA melihat ini konflik internal, jadi mereka tak bisa memberi legitimasi secara sepihak," tambahnya.
Sementara itu, untuk semakin memuluskan langkahnya, La Nyalla mengaku bakal terus melakukan komunikasi lebih lanjut, baik dengan AFC maupun dengan FIFA.
"Saya akan berkomunikasi dan menjelaskan situasi terkini di Indonesia kepada FIFA dan AFC. Saya yakin mereka memahami dan mengerti situasi yang sesungguhnya terjadi," pungkas La Nyalla.
Seperti diketahui sebelumnya, FIFA akhirnya menunda pengambilan keputusan terkait masalah dualisme dalam sepak bola Indonesia yang telah masuk dalam rapat Exco FIFA, 29-30 Maret 2012.
"Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) diberi waktu hingga 15 Juni 2012 untuk menyelesaikan masalah, terutama mengendalikan liga yang memisahkan diri," kata FIFA dalam sebuah pernyataan.
Apabila gagal, maka menurut FIFA, masalah tersebut akan diserahkan pada Komite Darurat FIFA untuk memutuskan sanksi. FIFA meminta PSSI untuk menyelesaikan masalah yang dipicu oleh dualisme liga tersebut. (bola/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 27 Juni 2026 05:48Tempat Menonton Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026, 27 Juni 2026
-
Piala Dunia 27 Juni 2026 04:45Link Streaming Piala Dunia 2026: Uruguay vs Spanyol, 27 Juni 2026
-
Piala Dunia 27 Juni 2026 04:44Man of the Match Senegal vs Irak: Pape Gueye
-
Piala Dunia 27 Juni 2026 04:34Man of the Match Norwegia vs Prancis: Ousmane Dembele
BERITA LAINNYA
-
indonesia 26 Juni 2026 13:42RESMI: Persib Bandung Sudah Lepas 4 Pemain Asing
-
indonesia 22 Juni 2026 15:34Persib Bandung Dikaitkan dengan Aymen Hussein dan Mike van der Hoorn
SOROT
-
Liputan6 26 Juni 2026 20:16Prabowo: Saya Libatkan Profesor di Setiap Bidang Pemerintahan
-
Liputan6 26 Juni 2026 19:38Tak Perlu Lagi ke ATM, Semua Transaksi dalam Genggaman
-
Liputan6 26 Juni 2026 19:34Prabowo: Kemajuan Bangsa Selalu Berasal dari Pemikir-Pemikir Terbaik
-
Liputan6 26 Juni 2026 18:38Prabowo: Kenapa Indonesia Sudah 81 Tahun Tak Bisa Bikin Mobil Sendiri?
-
Liputan6 26 Juni 2026 18:22Daftar 4 Nama Peserta SPPI Meninggal saat Latihan Militer
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8541099/original/093711400_1782478511-Jepretan_Layar_2026-06-23_pukul_19.52.31.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8540535/original/035193100_1782477533-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_19.36.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8540352/original/073465000_1782477289-Prabss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5080101/original/064595300_1736158589-20250106-Dapur_MBG-MER_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5592383/original/095089200_1778149812-IMG-20260507-WA0029.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261884/original/074420100_1781761634-IMG-20260220-WA0039.jpg)
