
Bola.net - Persija Jakarta seolah tidak berdaya melawan kondisi yang ada. Mereka kembali gagal menggelar laga lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013 di Jakarta.
Menjamu Persiba Balikpapan, Sabtu (11/5), Persija harus menghelatnya di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah. Hal tersebut membuat Persija tidak bisa mendapatkan dukungan penuh dari The Jakmania. Tidak cukup sampai disitu, klub yang pimpinan Ferry Paulus tersebut juga harus rela main pada malam hari.
Penyebabnya adalah kegiatan kampanye Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub) pada Mei 2013. Ketua Panitia Pelaksana asal stadion tersebut, Mahendra Wiseno, mengungkapkan bahwa pertandingan Persija tergusur menjadi malam hari.
"Sangat tidak mungkin bertanding petang, sebab bisa mengganggu kegiatan Pilgub. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian dan pihak-pihak terkait lainnya," katanya.
Dirinya cukup yakin jika pertandingan tersebut bisa berlangsung tertib. Pasalnya, yang bertanding bukanlah klub lokal, sehingga jumlah penonton yang hadir kemungkinan tidak terlalu banyak. Dikatakannya lagi, usai menjamu Persiba, Persija juga menghadapi Barito Putra di tempat yang sama, Rabu (15/5).
Sementara itu, Wakil Ketua Umum The Jakmania Richard Achmad Supriyanto menilai jika PT Liga Indonesia (PT LI) selaku operator ISL tidak serius dalam membantu Persija mengatasi izin pertandingan kandang. Buktinya, Persija kembali terusir dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Karena itu, Richard meminta supaya PT LI segera menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut. Sebab, dalam pandangannya, jika persoalan tersebut tidak ditangani secara serius, kejadian serupa akan terus terulang.
"Dalam mengarungi kompetisi putaran kedua, Persija sudah dikorbankan dalam situasi yang tidak menentu. Ini persoalan serius, sebab Persija masih terusir dari Jakarta," tutur Direktur Lembaga Kajian dan Pengembangan Olahraga Indonesia (Lemkapoin) tersebut.
"Seharusnya, ada nota MoU dengan Mabes Polri supaya perizinan tersebut dapat dikordinasikan sampai tingkat Polda. Sehingga, klub-klub sangat terbantu dan tidak dirugikan," pungkasnya. (esa/gia)
Menjamu Persiba Balikpapan, Sabtu (11/5), Persija harus menghelatnya di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah. Hal tersebut membuat Persija tidak bisa mendapatkan dukungan penuh dari The Jakmania. Tidak cukup sampai disitu, klub yang pimpinan Ferry Paulus tersebut juga harus rela main pada malam hari.
Penyebabnya adalah kegiatan kampanye Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub) pada Mei 2013. Ketua Panitia Pelaksana asal stadion tersebut, Mahendra Wiseno, mengungkapkan bahwa pertandingan Persija tergusur menjadi malam hari.
"Sangat tidak mungkin bertanding petang, sebab bisa mengganggu kegiatan Pilgub. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian dan pihak-pihak terkait lainnya," katanya.
Dirinya cukup yakin jika pertandingan tersebut bisa berlangsung tertib. Pasalnya, yang bertanding bukanlah klub lokal, sehingga jumlah penonton yang hadir kemungkinan tidak terlalu banyak. Dikatakannya lagi, usai menjamu Persiba, Persija juga menghadapi Barito Putra di tempat yang sama, Rabu (15/5).
Sementara itu, Wakil Ketua Umum The Jakmania Richard Achmad Supriyanto menilai jika PT Liga Indonesia (PT LI) selaku operator ISL tidak serius dalam membantu Persija mengatasi izin pertandingan kandang. Buktinya, Persija kembali terusir dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Karena itu, Richard meminta supaya PT LI segera menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut. Sebab, dalam pandangannya, jika persoalan tersebut tidak ditangani secara serius, kejadian serupa akan terus terulang.
"Dalam mengarungi kompetisi putaran kedua, Persija sudah dikorbankan dalam situasi yang tidak menentu. Ini persoalan serius, sebab Persija masih terusir dari Jakarta," tutur Direktur Lembaga Kajian dan Pengembangan Olahraga Indonesia (Lemkapoin) tersebut.
"Seharusnya, ada nota MoU dengan Mabes Polri supaya perizinan tersebut dapat dikordinasikan sampai tingkat Polda. Sehingga, klub-klub sangat terbantu dan tidak dirugikan," pungkasnya. (esa/gia)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 04:57Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 01:10Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 23:51Chatib Basri: Pelemahan Rupiah Dapat Picu Kenaikan Harga
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:20Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Lampung Barat Besok
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:00KPK dan Polri Investigasi Bersama Kasus Korupsi, Ini Alasannya
MOST VIEWED
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Cinta Indonesia, Shin Tae-yong Tolak Sejumlah Tawaran demi Melatih Persija Jakarta
Shin Tae-yong Akui Punya Niat Datangkan Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, hingga Ragnar Oratmangoen ke Persija
Sebelum Shin Tae-yong, Ini 3 Pelatih Timnas Indonesia yang juga Pernah Menukangi Persija Jakarta
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8170070/original/040886200_1781025604-138792.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136481/original/050452400_1739862534-WhatsApp_Image_2025-02-18_at_12.19.46_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8163339/original/069222900_1781018082-1000927478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5095099/original/035419100_1736914807-Screenshot_20250115_094031_YouTube.jpg)
